Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Tajuk

Pak Presiden, Dengarkanlah Kata Ulama!

Ahmad
Terakhir diupdate: 2 November 2016 09:44 9:44 am
Ahmad
Dipublikasikan 2 November 2016 09:27
Bagikan
ilustrasi: Presiden Joko Widodo dan ulama
Bagikan

Pak Presiden, pernahkah sampai kepadamu kisah tentang Khalifah Harun al-Rasyid? Ia adalah raja diraja yang bertahta di masa Bani Abasyah. Wilayah kekuasaannya amat luas. Jauh lebih luas dibanding Bumi Pertiwi ini.

Ia juga penguasa yang kuat, yang mampu membawa kekhalifahan Islam berada pada masa keemasan. Ia mampu membangun Baghdad sebagai salah satu pusat ilmi pengetahuan dunia pada saat itu.

Tapi tahukah Pak Presiden, pemimpin perkasa seperti beliau amat menghormati ulama? Dalam sebuah kisah yang masyhur diceritakan bahwa beliau mendatangi Imam Malik dan duduk dengan takzim di hadapannya untuk mendengarkan pembacaan kitab al-Muwattha’, kitab yang ditulis oleh Imam Malik.

Tak sekadar itu, Pak Presiden, sang khalifah sempat ditegur oleh Imam Malik karena kedapatan bersandar saat sang imam membacakan kitabnya. Menurut Imam Malik, bersandar dalam majelis ilmu bukanlah adab yang baik. Sang khalifah pun patuh kepadanya.

Di akhir pekan ini Pak Presiden, ada ulama yang akan menemui bapak. Bukan satu orang, melainkan puluhan bahkan ratusan orang. Mereka dikenal sebagai ulama yang baik dan santun. Dan kedatangan mereka dikawal oleh ratusan ribu kaum Muslim.

Baca Juga

“Jangan Curigai Sumbangan Kami!”
Hormati Orang yang Sedang Berpuasa!
Jurnalisme Takwa
Bijak di Kabinet Baru
Pemimpin Biasa, Di Tengah Masyarakat yang Anomali

Bapak tak perlu lagi mendatangi mereka untuk bertanya apa yang pantas dilakukan kepada seorang penista al-Qur’an? Bapak tak perlu duduk takzim sebagaimana Khalifah Harun al-Rasyid duduk bersimpuh di hadapan Imam Malik.

 Keharaman Pemimpin Kafir Derajatnya Mutawattir, Tak Ada Khilafiyah

Bapak cukup menunggu di dalam istana dan mendengarkan apa nasehat  mereka, lalu lakukan nasehat itu! Jangan Bapak pergi ke luar kota, apalagi ke luar negeri pada hari itu! Sebab itu akan membuat para ulama terpaksa menunggu, sehari, dua hari, bahkan mungkin sepekan.

Pak Presiden, contohlah Harun al-Rasyid, raja perkasa yang begitu memuliakan ulama. Sebab, kata Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wassallam dalam Hadits yang diriwayatkan oleh Tirmidzi, ulama adalah pewaris Nabi. Barang siapa menyakiti ulama, berarti dia telah menyakiti Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wassallam.

Jadi Pak Presiden, jangan bapak melindungi sang penista al-Qur’an itu dengan cara menyakiti Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wassallam. Perlakukanlah sang penista al-Qur’an itu sebagaimana perlakuan yang semestinya telah berlaku di negara ini. Bapak punya kuasa melakukannya! []

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:JokowiKhalifah Harun al-RasyidPresiden Joko Widodo
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Suara Emas Gaza di Masjid Jum’atu Na’im Malaysia
Tulisan selanjutnya Muhammadiyah Sayangkan Lambatnya Aparat Proses Kasus Ahok

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sembunyikan Pisau di Kaos Kaki Pria Indonesia Terancam Hukuman Cambuk di Singapura

Berita
30 Agustus 2026 10:37
Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
Nyamuk Datang Naik Pesawat Dua Pekerja Bandara Jerman Meninggal Karena Malaria
Buka Muktamar NU ke-35, Presiden Prabowo: Jangan Sekali-Kali Lupakan Jasa Ulama
UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Tajuk

Aria dan Perang Opini Media AS

1 Oktober 2014 01:39
Tajuk

10 Tahun Catatan Akhir Pekan [CAP] Adian Husaini

9 April 2013 23:44
Tajuk

Kekerasan Atas Nama Agama, Don’t Worry

20 September 2012 16:50
Tajuk

Ke Manakah Media Islam?

18 Desember 2011 10:19
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?