Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Ragam

Pompeii: Kota “Kaum LGBT” yang Hilang [2]

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 4 April 2016 12:47 12:47 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 4 April 2016 13:37
Bagikan
Korban Pompeii jadi tontonan pengunjung
Bagikan

Sambungan artikel PERTAMA: Tentang musibah melandanya pada tanggal 24 Agustus, 79 M ketika gunung berapi Vesuvius meletus dan menyelimuti Kota Pompeii dengan debu dan abu.

***

Pemusnahan Pompeii dari muka bumi oleh bencana yang demikian dasyat ini tentunya bukan tanpa maksud. Catatan sejarah menunjukkan bahwa kota tersebut ternyata merupakan pusat kemaksiatan dan kemungkaran. Kota tersebut dipenuhi oleh meningkatnya jumlah lokasi perzinahan atau prostitusi. Saking banyaknya hingga jumlah rumah-rumah pelacuran tidak diketahui. Organ-organ kemaluan pria dengan ukurannya yang asli digantung di pintu tempat-tempat pelacuran tersebut.

Menurut tradisi ini, yang berakar pada kepercayaan Mithraic, organ-organ seksual dan hubungan seksual sepatutnya tidaklah tabu dan dilakukan di tempat tersembunyi; akan tetapi hendaknya dipertontonkan secara terbuka.

Namun Tuhan berkehendak lain. Lava gunung Vesuvius menghapuskan keseluruhan kota tersebut dari peta bumi dalam waktu sekejap. Yang paling menarik dari peristiwa ini adalah tak seorang pun mampu meloloskan diri dari keganasan letusan Vesuvius. Hampir bisa dipastikan bahwa para penduduk yang ada di kota tersebut tidak mengetahui terjadinya bencana yang sangat sekejap tersebut, wajah mereka terlihat berseri-seri.

Baca Juga

Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
Siapa Abu Ubaidah, Sosok Misterius yang Jadi Simbol Perlawanan Palestina?
Toko Buku Tertua di London Berjuang Melawan Waktu
Mengapa Umat Muslim Tidak Boleh Memiliki Bom Atom?
Di Balik Janji Kemakmuran dan “Bisnis Ayat-Ayat Suci”

Bahkan ada jasad dari satu keluarga yang sedang asyik menyantap makanan sempat terawetkan pada detik-detik tersebut. Selain itu, banyak sekali pasangan-pasangan yang tubuhnya terawetkan berada pada posisi (maaf) sedang melakukan persetubuhan. Yang paling mengagetkan adalah terdapat sejumlah pasangan yang berkelamin sama, dengan kata lain mereka melakukan hubungan seks sesama jenis (homoseksual). Ada pula pasangan-pasangan pria dan wanita yang masih ABG. Hasil penggalian fosil juga menemukan sejumlah mayat yang terawetkan dengan raut muka yang masih utuh.

Secara umum, raut-raut muka mereka menunjukkan ekspresi keterkejutan, seolah bencana yang terjadi datang secara tiba-tiba dalam sekejab.” [Harun Yahya, Pompeii: Mengulang Sejarah Kaum Luth]

Reruntuhan Pompeii bahkan memberikan perspektif yang unik bagi arkeolog tentang kehidupan Romawi. Kita bisa mendapatkan gambaran yang jelas tentang sebuah kota dalam krisis, karena abu telah mengawetkan segalanya begitu baik, termasuk keluarga yang berkumpul bersama-sama, penjahat yang masih dalam rantai, hewan yang ditinggalkan berdiri dan lukisan dinding yang sempurna seperti diawetkan.  . [Indopos, Jumat, 4 Juli 2014, Ini Dia, Penemuan-Penemuan Peradaban yang Dianggap Penting]

“Meskipun ledakan gunung ini terjadi sekitar 2.000 tahun lalu, namun kami tidak tahu apa yang akan kami temukan, apakah jasad seorang anak laki-laki, seorang ibu atau bahkan seluruh anggota keluarga. Ini adalah arkeologi manusia bukan sekadar arkeologi,” tandas Giudice dikutip BBC. [ BBC,  5 April 2010, Fosil Warga Pompeii Dipamerkan]

Hujan batuan vulkanis dalam jumlah luar biasa itu menghantam kota dan mengakibatkan sebagian besar penduduk dan berbagai jenis hewan tewas seketika.

Akibat timbunan abu vulkanis, jasad manusia dan hewan yang menjadi korban terawetkan selama ribuan tahun dan sekarang menjadi subyek sebuah pameran Museum Antiquarium de Boscoreale, dekat reruntuhan kota Pompeii.

Sebagian dari sisa-sisa kerangka manusia dan hewan korban bencana itu diawetkan para ahli menggunakan lapisan campuran plester khusus untuk merekonstruksi sosok mereka semasa hidup.

“Hingga kini, jasad-jasad warga Pompeii masih tersebar di sekitar kota ini atau di berbagai museum di seluruh dunia. Namun belum pernah dipamerkan secara bersamaan,” kata Grete Stefani, penyelenggara pameran arkeologi temuan Kota Pompeii yang hilang.* [ BBC,  5 April 2010, Fosil Warga Pompeii Dipamerkan]

Aspek ini menunjukkan bahwa penghancuran Pompeii mirip dengan peristiwa-peristiwa adzab yang dikisahkan dalam Al-Qur’an, sebab Al-Qur’an secara khusus mengisyaratkan “pemusnahan secara tiba-tiba” ketika mengisahkan peristiwa yang demikian ini. Misalnya, “penduduk suatu negeri” sebagaimana disebut dalam surat Yaasiin ayat 13 musnah bersama-sama secara keseluruhan dalam waktu sekejap. Keadaan ini diceritakan sebagaimana berikut:

إِن كَانَتْ إِلاَّ صَيْحَةً وَاحِدَةً فَإِذَا هُمْ خَامِدُونَ

“Tidak ada siksaan atas mereka melainkan satu teriakan saja; maka tiba-tiba mereka semuanya mati.” (QS. Yaasiin, 36:29)

Di surat Al-Qamar ayat 31, pemusnahan dalam waktu yang singkat kembali disebut ketika kehancuran kaum Tsamud dikisahkan:

إِنَّا أَرْسَلْنَا عَلَيْهِمْ صَيْحَةً وَاحِدَةً فَكَانُوا كَهَشِيمِ الْمُحْتَظِرِ

“Sesungguhnya Kami menimpakan atas mereka satu suara yang keras mengguntur, maka jadilah mereka seperti rumput-rumput kering (yang dikumpulkan oleh) yang punya kandang binatang.”

Demikianlah tanda-tanda kekuasaan Allah Subhanahu Wata’ala. Semoga kita bisa merenunginya.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:gunung berapiGunung Vesuviushomoseksualhujan abuItalialgbtmaksiatpompeii
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Usai Autopsi Jenazah Siyono, Muhammadiyah Akan Serahkan ke Komnas HAM
Tulisan selanjutnya ISESCO Kecam Pembunuhan Sunni Iran

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

Berita
31 Agustus 2026 18:22
Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
AHWA Tetapkan KH. Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam PBNU 2026–2031
Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya

Terbaru

  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap

Mungkin Anda Juga Suka

Ragam

Tinta Penyesalan: Ketika Tato jadi Beban Seumur Hidup

28 Agustus 2025 11:00
buzzer muhammadiyah
Ragam

Industri Buzzer Sudah jadi Lahan Bisnis Politik di Indonesia

28 Agustus 2025 10:23
Ragam

Logika Muhammad Ali: “Mengapa Tarzan Berkulit Putih?”

23 Agustus 2025 17:22
Enam Hal yang Bisa Dilakukan untuk Baitul Maqdis Masjidil Aqsha
Ragam

Enam Hal yang Bisa Dilakukan untuk Baitul Maqdis

17 Agustus 2025 18:29
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?