Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Mantan Jenderal IDF: Israel Juara Penjajahan Nomor Satu

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 5 September 2016 08:26 8:26 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 5 September 2016 08:22
Bagikan
mantan Kepala Komando Pusat Angkatan Darat Israel (IDF), Jenderal Gadi Shamni (Kanan)
Bagikan

Hidayatullah.com—Seorang mantan Kepala Komando Pusat  Angkatan Darat Israel (IDF), Jenderal Gadi Shamni menyebut Zionis Israel sebagai juara dunia dalam hal penjajahan (pendudukan). Dia mengatakan, apa yang dilakukan oleh Israel saat ini tidak akan bisa menyelesaikan masalah dengan Palestina.

“Kami membawa pendudukan pada level baru, dimana kami menganggap pendudukan seperti sebuah seni. Kami adalah juara dunia dalam hal ini, dan saya dahulu adalah kepala dari Pusat Komando yang mengurusi hal ini,” ucap Shamni, seperti timesofisrael.com Rabu (31/08/2016).

Shamni pernah memimpin Komando Pusat IDF sejak tahun 2007-2009 dan meninggalkan militer pada tahun 2012.

“IDF sibuk mengendalikan populasi 2,5 juta warga sipil mengalihkan pasukan dari fungsi utamanya. IDF mengalami kesulitan mempersiapkan ancaman yang dihadapi. Etika dan kemampuan tentara yang dikeringkan menjadi karung tinju bagi para politisi,” tambahnya.

Shamni mengatakan Israel tidak akan pernah setuju pada hal-hal yang akan membahayakan kepentingan keamanan, Sementara Palestina tidak akan pernah menerima “pendudukan tak berujung.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Karenanya, Israel harus mengambil risiko yang dapat diperhitungkan untuk meningkatkan posisi strategis, tambahnya.

“Israel tidak pernah akan setuju untuk pengaturan yang tidak menjawab kebutuhan keamanan,” ujar Shamni menegaskan saat menjadi pembicara dalam sebuah panel bersama mantan jenderal IDF lainnya di sebuah konferensi yang diselenggarakan Institut Kebijakan dan Strategi IDC, di Herzliya.

“Solusi yang hanya dapat diterima adalah disepakati pemisahan dari Palestina.”

Sementara itu, terkait dengan upaya damai dengan Palestina, Shamni menuturkan bahwa satu-satunya cara adalah dengan menerima solusi dua, dan Israel harus rela wilayah yang mereka duduki saat ini dikembalikan ke Palestina.

“Palestina tidak akan pernah menerima pendudukan tak berujung ini. Satu-satunya solusi yang dapat diterima untuk menyelesaikan konflik abadi ini adalah pemisahan penuh Palestina, harus ada perjanjian pemisahan penuh,” sambungnya.

Two State Solution, Bukan Solusi Sejati Palestina

Sementara itu, Menteri Israel Urusan Hubungan Jerusalem Ze’ev Elkin nempak kecewa pernyataan itu.

“Sebagai warga Gush Etzion, aku melihat diriku sebagai pemukim bangga dan tidak menjadi penjajah dari sebuah negara asing, dan itulah yang saya harapkan dari seorang petugas IDF yang melindungi kehidupan para pemukim,” ujar Elkin menyatakan.

Kecaman juga datang dari Menteri Perumahan Israel Uri Ariel yang mengatakan “pidato tidak dapat mengaburkan fakta bahwa Yudea dan Samaria adalah tempat lahir sejarah agama Yahudi, dan mengatakan kami ‘menduduki (menjajah)’ tanah kami sendiri adalah hal konyol dan tidak relevan.

“Karena tahun ajaran sekolah sudah dimulai, saya sarankan Shamni kembali ke bangku sekolah dan belajar beberapa Alkitab atau sejarah,” sindirnya dikutip the Jerussalem Post.

Kasus ini bukan hal pertama bagi seorang mantan pejabat tingkat tinggi Israel yang mengkritik pemerintahan Zionis terkait kebijakannya terhadap penjajahan di Palestina. Hari Selasa, mantan kepala Mossad, Tamir Pardo mengatakan, Israel akan terjun ke perang saudara jika rasisme dan kefanatikan terus terjadi di Israel.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:IDFisraelJenderal Gadi ShamniKepala KomandopalestinapendudukanpenjajahanPusat Angkatan Darat IsraelZionis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Gubernur Aher Sebut Negarawan Miliki Ideologi dan Kepemimpinan
Tulisan selanjutnya Bangladesh Hukum Gantung Pemimpin Partai Islam

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Berita
15 Juli 2026 21:25
ASN Jabar Bisa Dipecat Jika Terbukti Jadi Bagian Kelompok LGBT, Wagub Erwan Tegaskan Sanksi Terberat
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
Relawan Bantuan di Gaza Syahid Dibom ‘Israel’ usai Gelar Nobar Piala Dunia
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?