Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

2500 Pasukan AS Diduga Melarikan Diri

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 29 Juli 2003 09:27 9:27 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 29 Juli 2003 09:27
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Beberapa penduduk Iraq memberitahu agen berita Arab, bahwa para pasukan AS itu membeli al-Dashdasha (pakaian longgar Arab-Iraq) guna membantu mereka melarikan diri dan keluar dari Iraq.

Kebanyak dari mereka keluar dari wilayah Bagdad untuk kemudian memasuki wilayah Kuwait dan Turki.

Seorang penjual baju, Saeed al-Aidany, mengatakan, “Kami terkejut juga karena banyak pasukan AS membeli al-Dashdasha dan kami baru tahu mereka menggunakannya untuk lari ke negara Teluk lain.”

Menurut Aidany, pasukan AS itu juga dilihat membeli pakaian Kurdis untuk masuk ke Turki dari utara Iraq.

Abdul Amir al-Hasnawi, seorang sopir truk mengatakan dia membantu dua pasukan AS lari ke Kuwait.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Dua pasukan kulit hitam AS tiba di Basra dengan bantuan seorang perunding Kristen di Baghdad yang pernah menjadi penterjemah mereka.

“Tentera AS itu memakai pakaian jeans dan saya membantu mereka masuk ke Kuwait dengan bayaran 450 USD untuk tiap orang.

“Perunding mereka memberitahu saya bahwa dua pasukan AS itu tidak mau dibunuh di Iraq tanpa sebab apapun,” kata Hasnawi.

Kazem al-Badri, seorang sopir taksi setempat menceritakan, bahwa taksi dan sopir truk di Iraq siap menghadapi resiko diperiksa atau menjadi pemandu bagi pasukan AS untuk lari dari negara mereka jika siap memberi bayaran besar.

“Ini bukan kabar angin atau propaganda Iraq tetapi fakta karena saya sendiri kenal banyak sopir yang membantu pasukan AS lari dari Iraq,“ kata Badri.

Menurutnya, bayaran pada awalnya ditetapkan sebanyak 5000 USD tiap pasukan sebelum kemudian turun menjadi 500 USD.

Tak urung kabar ini membuat pejabat militer AS kebakaran jenggot. Seorang kolonel AS membatanh dengan mengatakan 2500 pasukan AS yang diberitakan disersi itu sengaja disebarkan oleh pendukung Partai Baath dan Saddam Hussein.

Meskipun demikian, sebuah koran Iraq baru-baru ini melaporkan bahwa CIA sudah mendeteksi sejumlah pasukan AS yang dikabarkan telah desetif tersebut.

Koran al-Qabas melaporkan, CIA baru-baru ini menahan tiga tentara dan mendakwa mereka lari dalam tugas. (bh)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Intelektual muda NU Ishomuddin Hadzik Meninggal Dunia
Tulisan selanjutnya Buntut Kontroversi Cerai Melalui SMS

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Berita
2 Juni 2026 19:00
Emil Salim Dorong MUI Perluas Dakwah Ekologis ke Kalangan Menteri Kabinet
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Suriah Buru Pelaku Kejahatan Perang, Eks Komandan Assad Ditangkap
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Terbaru

  • MUI Kembali Dorong Undang-Undang Ketahanan Keluarga untuk Perkuat Fondasi Bangsa
  • Jenderal ‘Israel’ Naik Pangkat Usai Bunuh Anak Palestina, Kini Dipecat karena Skandal Moral
  • Haedar Nashir: Reformasi Pendidikan Harus Bertumpu pada Tradisi Ilmu dan Kebijakan yang Berkelanjutan
  • Timur Tengah Kian Memanas, Iran Tutup Wilayah Udara usai Serangan ke ‘Israel’
  • BPJPH Dorong Pelaku Usaha Urus Sertifikat Halal Jelang Wajib Halal 2026
  • Emil Salim Dorong MUI Perluas Dakwah Ekologis ke Kalangan Menteri Kabinet
  • Turki: Insya Allah Kita akan Saksikan Pembebasan Baitul Maqdis
  • MUI: Kasus Hukum di BGN Harus Jadi Momentum Perbaikan Tata Kelola dan Integritas Pengelola
  • Penjajah ‘Israel’ Lancarkan Serangan di Berbagai Wilayah Gaza, 10 Orang Syahid
  • Suriah Buru Pelaku Kejahatan Perang, Eks Komandan Assad Ditangkap

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?