Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Presiden Korsel Bersedia Diperiksa Terkait Skandal Korupsi Teman Lamanya

Ama Farah
Terakhir diupdate: 5 November 2016 13:39 1:39 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 5 November 2016 13:33
Bagikan
Sosok Choi (kiri), Park (tengah) dan keledai ditampilkan dalam unjuk rasa rakyat Korsel.
Bagikan

Hidayatullah.com—Presiden Korea Selatan Park Geun-hye hari Jumat (4/11/2016) mengatakan “hatinya hancur” terkait skandal politik yang menyebabkan ribuan orang turun ke jalan melakukan unjuk rasa di seluruh penjuru negeri.

Polisi hari Senin lalu menangkap seorang wanita teman lama Park, Choi Soon-sil, yang diduga menggunakan kedekatannya dengan presiden untuk mempengaruhi urusan-urusan kenegaraan dan secara melanggar hukum mengarahkan dana mengucur ke dua organisasi nirlaba yang dikelolanya.

“Sangat menyedihkan dan disesali bahwa seorang individu tersebut dikatakan telah mengambil untung dan melakukan sejumlah tindakan melanggar hukum, sementara kami bekerja dengan harapan bisa membantu perekonomian bangsa dan kehidupan rakyat,” kata Park seperti dikutip Deutsche Welle.

Wanita pertama yang menjadi presiden di Korea Selatan itu mengatakan bersedia diperiksa secara langsung berkaitan masalah tersebut, dan mengakui bahwa dirinya mengizinkan Choi membantu mengedit pidato-pidato kenegaraannya dan mengandalkan temannya itu dalam urusan-urusan “kehumasan”.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Memang benar bahwa saya menurunkan sikap kewaspadaan saya, karena dia selalu mendampingi pada masa-masa tersulit dalam kehidupan saya,” kata Park, merujuk persahabatannya dengan Choi ketika dia harus kehilangan ayahnya yang dibunuh pada tahun 1979. “Saya sudah memutus semua hubungan di hati saya, tetapi mulai sekarang saya akan memutus sepenuhnya hubungan-hubungan pribadi saya.”

Dalam sebuah kabel diplomatik Amerika Serikat tahun 2007, seorang pejabat menggambarkan ayah Choi sebagai “Rasputinnya Korea”. Rasputin adalah penasihat tsar terakhir yang memerintah Rusia. Ayah Choi memimpin sebuah sekte keagamaan yang sekarang dibekukan.

Media di Korsel menuding Choi Soon-sil mewarisi pengaruh yang dimiliki ayahnya, dengan klaim dia menggelar ritual “perdukunan” bersama Park di kompleks istana kepresidenan. Laporan media lokal ini dibantah oleh presiden.

“Bahkan ada kabar yang menyebutkan saya terjerumus ke dalam sebuah sekte sesat atau saya menggelar ritual perdukunan di Gedung Biru,” ujar Park. “Saya katakan dengan jelas: tidak satupun hal itu yang benar.”

Polisi sejauh ini telah menahan sedikitnya satu orang pembantu Park yang lain dan mempertimbangkan untuk menangkap beberapa orang lainnya.

Dalam permintaan maaf ke publik akhir Oktober lalu di hadapan para jurnalis, Park mengatakan bahwa Choi hanya mengedit pidato-pidatonya selama kampanye kepresidenan dan setelah kabinet terbentuk dirinya tidak lagi menggunakan bantuan sahabatnya itu.

Rakyat Korea Selatan turun ke jalan memprotes presiden yang dianggap terlalu besar memberikan kepercayaan kepada putri seorang pemimpin sekte sesat, sehingga dapat mempengaruhi urusan kenegaraan.

Sejak skandal itu terbongkar pekan lalu, popularitas pemerintahan Park anjlok hingga ke titik terendah dalam sejarah Korsel, hanya 5 persen, atau turun 12 persen dari pekan sebelumnya, menurut hasil jajak pendapat yang dirilis Gallup kemarin.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Komisi III Akan Panggil Kapolri Paska Aksi Bela Islam
Tulisan selanjutnya Vatikan Kecam Radio Katolik karena Kaitkan Gempa di Italia dengan Homoseksual

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Artikel

‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Artikel
3 Juni 2026 05:00
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?