Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Rusia dan Serbia Diduga Berada di Balik Percobaan Kudeta di Montenegro

Ama Farah
Terakhir diupdate: 7 November 2016 06:46 6:46 am
Ama Farah
Dipublikasikan 7 November 2016 06:46
Bagikan
Perdana Menteri Montenegro Djukanovic.
Bagikan

Hidayatullah.com–”Sebuah “organisasi kuat”terdiri dari 50 orang dari Rusia, Serbia dan Montenegro berencana membunuh Perdana Menteri Milo Djukanovic dan menempatkan seorang tokoh oposisi pro-Kremlin di kursi kekuasaan, kata Milivoje Katnic, jaksa khusus kasus kejahatan terorganisir, hari Ahad (6/11/2016) seperti dilansir Deutsche Welle.

Bulan lalu, polisi dari bekas negara pecahan Yugoslavia itu menangkap 20 warganegara Serbia, termasuk seorang pensiunan perwira tinggi polisi, saat pemilu legislatif digelar. Mereka dituduh berencana melakukan serangan bersenjata atas institusi-institusi negara Montenegro.

“Pihak yang mengorganisir kelompok kriminal itu adalah orang berkebangsaan Rusia, yang berpikir dan menyimpulkan bahwa pemerintahan di Montenegro yang dipimpin oleh Milo Dhukanovic tidak dapat diubah lewat pemilu dan oleh karenanya harus ditumbangkan secara paksa,” kata Katnic.

Jaksa itu mengatakan penyelidikan yang dilakukannya bekerja sama dengan pihak berwenang Serbia, seraya menambahkan bahwa sebuah partai oposisi -yang tidak disebutkan namanya- diyakini terlibat dalam perencanaan makar itu.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Namun, Katnic menegaskan bahwa pihak berwenang tidak memiliki informasi tentang keterkaitan langsung Moskow dengan rencana pembunuhan PM Djukanovic tersebut.

“Kami tidak memiliki bukti bahwa negara Rusia terlibat dalam artian apapun … namun kami memiliki bukti bahwa dua orang warga Rusia itu terorganisir,” paparnya.

Dalam pemilihan umum bulan Oktober kemarin, partai politik Djukanovic

menang besar, tetapi belum cukup untuk menjadi mayoritas di parlemen.

PM Djukanovic menyebut pemilu itu sebagai kesempatan bagi rakyat Montenegro untuk mendukung kebijakannya yang berusaha mengeratkan hubungan dengan Uni Eropa dan memasukkan Montenegro ke NATO.

Aliansi transatlantik itu sudah mengundang bekas negara pecahan Yugoslavia itu bergabung dengan organisasinya.

Akan tetapi, kelompok-kelompok pro-Rusia di Montenegro menentang keras keanggotaan negaranya di NATO.

Jika Montenegro bergabung dengan NATO, maka Rusia akan kehilangan akses strategis ke Laut Adriatik, dan hanya meninggalkan Serbia sebagai satu-satunya sekutu tradisional Moskow di kawasan itu.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya M Syachrie, ‘Syuhada’ Aksi Bela Quran Jamaah Setia Habib Munzir
Tulisan selanjutnya Pihak Keluarga Bangga Kepergian Almarhum Syahrie Oemar

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Berita
3 Juni 2026 12:30
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?