Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Muncul Perdana di TV Sebagai Presiden AS, Donald Trump Janji Deportasi Jutaan Migran

Ama Farah
Terakhir diupdate: 14 November 2016 07:41 7:41 am
Ama Farah
Dipublikasikan 14 November 2016 07:38
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Dalam wawancara perdana di televisi sejak memenangkan pemilu presiden Amerika Serikat hari Selasa lalu, Donald Trump berjanji akan menerapkan kebijakan keras dalam hal imigrasi.

Berbicara dalam program “60 Minutes” di CBS hari Ahad (13/11/2016), Trump mengatakan begitu memasuki kantor pada bulan Januari tahun depan dia akan mendeportasi tiga juta migran tak berdokumen, lapor Deutsche Welle.

“Apa yang akan kami lakukan adalah menciduk pelaku kriminal dan orang yang memiliki catatan kriminal, anggota-anggota geng, pengedar narkoba, yang jumlahnya mungkin 2 juta, bisa juga 3 juta, kami akan mengusirnya keluar dari negara ini atau kami akan penjarakan,” kata Trump.

“Tapi kami akan mengusir mereka keluar dari negara ini; mereka berada di sini secara ilegal.”

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Namun, pernyataan Trump itu bertentangan dengan apa yang dikemukakan juru bicara parlemen AS Paul Ryan, politisi senior Partai Republik yang tidak menyukai Trump.

Dalam program “State of the Union” di CNN hari Ahad, Ryan mengatakan deportasi massal bukanlah fokus Partai Republik saat ini.

“Menurut saya, kita harus menenangkan pikiran orang” tentang deportasi massal,” kata pimpinan US House of Representatives itu, sebab prioritas utama yang sesungguhnya adalah keamanan perbatasan.

Mengungkapkan kembali rencananya untuk memperkuat perbatasan Amerika Serikat dan Meksiko, Trump dalam wawancara itu juga mengatakan bahwa dinding yang diusulkannya tidak seluruhnya terbuat dari beton atau bata dan semen.

“Bisa jadi berupa pagar,” kata Trump. “Tetapi di daerah-daerah tertentu, tembok lebih cocok. Saya sangat paham soal ini, itu namanya konstruksi,” kata Trump yang dikenal menjadi milyuner sebagai pengusaha properti dan mewarisi perusahaan konstruksi ayahnya itu.

Dinding pembatas itu, yang menjadi topik utamanya dalam kampanye pilpres, menurut pernyataan-pernyataan Trump sebelumnya, biayanya harus ditanggung oleh Meksiko.

Begitu perbatasan “aman,” Bureau of Immigration anda Customs Enforment akan memeriksa status para migran tak berdokumen di negara ini, kata Trump kepada CBS.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Din Syamsuddin: Ahok Merusak Kerukunan yang Sedang Dirajut Bangsa
Tulisan selanjutnya Ahli Pangan: Makanlah sebelum Lapar, Berhentilah sebelum Kenyang

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Berita
15 Juli 2026 21:36
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?