Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Amnesty: Iran Eksekusi Pria Sunni Setelah Dipaksa Lakukan Pengakuan

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 20 November 2016 14:44 2:44 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 20 November 2016 14:44
Bagikan
Ilustrasi: Hukuman mati di Iran
Bagikan

Hidayatullah.com–Organisasi HAM Internasional itu menuduh Iran saat ini “menggembor-gemborkan pembunuhan massal” setelah rezim Iran berulang kali menyiarkan eksekusi massal 25 pria Sunni Kurdi-Iran yang terjadi pada Agustus lalu.

Amnesty Internasional mengatakan bahwa otoritas berwenang Iran “menyiarkan ketidakadilan” setelah mereka mengeksekusi mati para pria itu, dan memaksa mereka ikut serta dalam video “pengakuan” yang Amnesty katakan dibuat untuk “mengucilkan” para pria tersebut.

“Sistem keadilan Iran secara terang-terangan melanggar hak para pria dari peradilan yang adil, termasuk hak mereka mendapatkan pengacara, tidak menjadi korban penyiksaan dan mendapat perawatan kesehatan lainnya, untuk tetap diam, peradilan mereka mencapai tahap kesaksian publik, dan melakukan pertimbangan ulang yang berarti mengenai hukuman mereka.”

Suku Kurdi Sunni dituduh “secara samar-samar melakukan penghujatan [kepada Allah]” tanpa adanya pemberitahuan kepada keluarga-keluarga mereka. Video dimana mereka dipaksa untuk mengakui hal itu dilaporkan merupakan buatan, dengan menggunakan judul-judul sensasional seperti “Di Tangan Iblis” dan “Di Kegelapan yang Dalam“.

Judul-judul film itu digunakan untuk membenarkan eksekusi Massal yang dilakukan Syiah Iran, agama dominan dan etnis demografis di negara itu.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Dalam laporan lain yang dirilis oleh organisasi HAM itu, otoritas berwenang Iran juga menarik pengakuan paksaan dari anggota komunitas Sunni Iran sebelum menjadi mereka dengan hukuman mati.

Sebelum laporan tersebut dirilis, Rick Gladstone dari The New York Times menulis bahwa kejahatan-kejahatan yang diambil dari pengakuan paksaan dilakukan ketika para tahanan sedang di penjara, sebuah pelanggaran berat terhadap hak asasi manusia para tahanan.

Iran Hukum Gantung 20 Penganut Sunni

Berbicara pada MEMO Kamis (17/11/2016), Mosa Zahed, Direktur Eksekutif Forum Pengembangan Timur Tengah berbasis di Inggris, mengatakan: “Teheran telah secara konsisten dan secara jelas melanggar hak asasi manusia rakyat Iran selama 37 tahun terakhir, khususnya hak-hak kelompok minoritas dan tidak akan terlalu jauh untuk berasumsi bahwa para ayatollah akan menggunakan alasan apapun untuk membabat perbedaan pendapat.”

Zahed menambahkan bahwa etnis dan agama minoritas secara rutin menjadi korban penindasan dan korban pengakuan paksaan bertujuan untuk mendapatkan bukti yang nantinya dijadikan alasan untuk menjatuhi mereka dengan hukuman mati.

“Sistem keadilan Iran secara mendalam telah cacat karena mereka telah mengabaikan proses dan hak peradilan yang jujur… [Teheran mendapatkan] pengakuan paksaan melalui penyiksaan dan menjatuhi orang-orang hukuman mati di pengadilan yang tidak sah dengan rekayasa dan dugaan yang tidak jelas.”

Iran memiliki tingkat eksekusi mati per kapita tertinggi di dunia, dan berada di urutan kedua di dunia setelah China dalam jumlah terbanyak orang yang telah dihukum mati.

Laporan-laporan dari dalam Iran pada awal tahun ini menunjukkan bahwa Pengadilan Iran telah menghukum mati setiap laki-laki di sebuah desa di provinsi Sistan dan Baluchestan karena tuduhan narkoba.*/Nashirul Haq AR

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Al-Quran dan homoseksualAmnesti Internasionalhukuman matiiransunni
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Antusiasme Pemuda Israel Lakukan Wajib Militer Menurun
Tulisan selanjutnya Hidup yang Berarti Kutempuh di atas Kaki yang Lumpuh

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya

Berita
30 Mei 2026 11:16
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali

Terbaru

  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?