Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Malaysia Panggil Duta Myanmar Menyusul Isu Rohingya

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 28 November 2016 10:21 10:21 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 28 November 2016 10:21
Bagikan
Aksi unjuk rasa di depan Kedutaan Manmar di Jakarta
Bagikan

Hidayatullah.com–Malaysia berencana memanggil duta Myanmar untuk memberi penjelasan, berhubung tindakan keras pemerintahnya terhadap kaum Muslim Rohingya di wilayah Rakhine.

Kementerian luar Malaysia menyatakan hal ini pasca ratusan demonstran mengadakan protes anti Myanmar, di beberapa negara Asia Tenggara, termasuk Indonesia.

Sebagaimana diketahhui, kekerasan di Rakhine memaksa ratusan kaum Muslim Rohingya melarikan diri ke negara tetangga Bangladesh dan menggugat jabatan pemimpin Aung San Suu Kyi, yang sudah berjanji akan menyatukan negara itu tahun lalu.

Setidaknya 86 orang dilaporkan tewas dalam kekerasan yang terus semakin menjadi-jadi, dan menyebabkan 30.000 orang harus pindah, kutip Reuters Sabtu (26/11/2016).

Kekerasan terbaru merupakan kejadian pertumpahan darah paling serius di daerah itu sejak ratusan orang tewas dalam pertempuran kaum pada 2012.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Malaysia Bangun Skema Percontohan Bolehkan Pengungsi Rohingya Bekerja di Negara Itu

Menteri luar negeri Malaysia mendesak agar semua pihak yang terlibat untuk menghindari membuat tindakan yang dapat memperburuk kondisi itu.

Ratusan kaum Muslim Rohingya berbaris di Ibu Kota Malaysia, Kuala Lumpur, mengutuk pertempuran darah terhadap kaum yang tertindas sedunia ini dan mengecam pemenang Hadiah Nobel Perdamaian Aung San Suu Kyi karena tidak membuat tindakan.

Demonstran menuntut bantuan kemanusiaan untuk Rakhine dan menyerukan agar tentara menangkap semua penyerangnya.

Minggu ini, untuk melahirkan bantahannya berhubung perkembangan tersebut, Malaysia mempertimbangkan untuk menarik diri dari turnamen Piala AFF Suzuki, di mana Myanmar merupakan tuan rumah bersama. Namun, ia akhirnya memutuskan untuk tetap bertanding.

PBB Didesak Segera Berikan Perlindungan dan Bantuan untuk Masyarakat Rohingya

Beberapa aksi demonstrasi diadakan di Bangkok, ibu kota di negara tetangga Thailand, dan di ibu kota Indonesia, Jakarta.

Beberapa aksi di Jakarta mendesak yayasan Nobel menarik hadiah perdamaian yang diberikan kepada Suu Kyi.

Mayoritas penganut Buddha di Myanmar menganggap 1,1 juta Muslim Rohingya sebagai imigran ilegal dari Bangladesh. Sementara Bangladesh tidak mengakuinya.

Penindasan dan kemiskinan menyebabkan ribuan kaum Rohingya melarikan diri dari Myanmar menyusul kekerasan antara umat Buddha dan kaum Muslim di negara itu empat tahun lalu.

Kebanyakan dari mereka diselundupkan atau diperdagangkan secara ilegal ke Thailand, Malaysia dan negara-negara lain.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Etnis RohingnyaKedutaan Besar MyanmarMalaysiamuslim RohingyamyanmarPengungsi Rohingya
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Anggota Komisi I: Polisi Tak Perlu Halangi Warga Menyampaikan Pendapat
Tulisan selanjutnya Menggali Intisari Surat Al Maidah [2]

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal

Berita
31 Mei 2026 05:00
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?