Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
None

Syukuri Jangan Ingkari

Masykur Abu Jaulah
Terakhir diupdate: 31 Desember 2016 07:50 7:50 am
Masykur Abu Jaulah
Dipublikasikan 31 Desember 2016 07:50
Bagikan
Kebiasaan bersyukur berdampak pada pelakunya semakin baik dan jantung sehat
Bagikan

SIAPA yang tak kenal Bani Israil? Sekumpulan manusia yang paling banyak disebut namanya dalam al-Qur’an.

Bangsa yang kepadanya Allah seringkali mengirim utusan-utusan-Nya, sebagai Nabi dan Rasul.

Serta orang-orang yang berulang menerima kitab-kitab penjelas dari para utusan Allah tersebut.

Secara tersurat Allah menyebut keutamaan tersebut dan menjadikan mereka lebih (dalam urusan nikmat dunia) daripada umat lainnya.

Allah berfirman: “Hai Bani Israil, ingatlah akan nikmat-Ku yang telah Aku anugerahkan kepadamu dan (ingatlah pula) bahwasanya Aku telah melebihkan kamu atas segala umat.” (QS. Al-Baqarah [2]: 47).

Baca Juga

Cegah Anak Obesitas, Inggris Larang Makanan Manis dan Gorengan di Sekolah
Iran Hujani Israel dengan Rudal Usai Trump Klaim Kemampuannya Melemah
200 Tentara AS Terluka, Iran Nyatakan Siap Perang Panjang
Jerman Penjarakan Seorang Pria Libanon Anggota Hizbullah
Kurma Israel Beredar di Eropa dengan Label Palsu

Sayangnya, apa yang menjadi keungggulan tersebut tak berdampak apa-apa dalam kehidupan mereka.

Hal itu terbukti dengan keangkuhan Bani Israil yang kian mengakar turun temurun hingga sekarang.

Keangkuhan itu juga terlihat dari sikap abai atas peringatan Nabi-nabi dan keengganan menerima kebenaran yang disampaikan.

Dalam timbangan iman, jika nikmat yang dipunyai mengantarnya makin giat beribadah dan beramal shaleh, maka orang itu disebut pandai bersyukur.

Sebaliknya, karunia yang melimpah dan nikmat yang tak terkira, tapi membuatnya ujub (bangga diri) dan thaga (sombong), maka demikian itu disebut orang yang kufur nikmat.

Sederhananya, syukur adalah memanfaatkan segala potensi yang dimiliki untuk menebar manfaat sebanyak-banyaknya.

Ia bersyukur sebab menyadari diri sebagai makhluk yang sangat lemah yang bergantung kepada Zat Yang Mahakuat.

Sedang kufur nikmat terjadi jika orang itu mengingkari kewajiban yang semestinya dikerjakan.

Bahwa manusia bukanlah apa-apa hingga diciptakan terlahir ke dunia dan dilengkapi dengan segala kebutuhan yang diperlukan.

Kembali ke kisah Bani Israil di atas. Lalu apa yang Bani Israil perbuat dengan segala keutamaan yang diberikan?

Berikut ini beberapa rekaman al-Qur’an tentang sepak terjang mereka yang kufur nikmat tersebut.

Firman Allah:

وَجَـٰوَزۡنَا بِبَنِىٓ إِسۡرَٲٓءِيلَ ٱلۡبَحۡرَ فَأَتَوۡاْ عَلَىٰ قَوۡمٍ۬ يَعۡكُفُونَ عَلَىٰٓ أَصۡنَامٍ۬ لَّهُمۡ‌ۚ قَالُواْ يَـٰمُوسَى ٱجۡعَل لَّنَآ إِلَـٰهً۬ا كَمَا لَهُمۡ ءَالِهَةٌ۬‌ۚ قَالَ إِنَّكُمۡ قَوۡمٌ۬ تَجۡهَلُونَ (١٣٨)

“… Bani lsrail berkata: Hai Musa. buatlah untuk kami sebuah tuhan (berhala) sebagaimana mereka mempunyai beberapa tuhan (berhala). Musa menjawab: Sesungguhnya kamu ini adalah kaum yang tidak mengetahui (sifat-sifat Tuhan).” (QS. Al-A’raf [7]: 138).

Kisah di atas terjadi hanya beberapa saat usai nyawa Bani Israil diselamatkan Allah dari kejaran tentara bengis Fir’aun yang ingin membunuh mereka.

Saat itu, Bani Israil baru saja menyaksikan mukjizat Nabi Musa membelah Laut Merah menjadi jembatan raksasa.

Bersyukur Pangkal Selamat

Mereka diselamatkan Allah tapi justru mereka menginginkan tuhan-tuhan selain Allah untuk disembah.

Firman Allah:

وَإِذۡ قُلۡتُمۡ يَـٰمُوسَىٰ لَن نَّصۡبِرَ عَلَىٰ طَعَامٍ۬ وَٲحِدٍ۬ فَٱدۡعُ لَنَا رَبَّكَ يُخۡرِجۡ لَنَا مِمَّا تُنۢبِتُ ٱلۡأَرۡضُ مِنۢ بَقۡلِهَا وَقِثَّآٮِٕهَا وَفُومِهَا وَعَدَسِہَا وَبَصَلِهَا‌ۖ قَالَ أَتَسۡتَبۡدِلُونَ ٱلَّذِى هُوَ أَدۡنَىٰ بِٱلَّذِى هُوَ خَيۡرٌ‌ۚ ٱهۡبِطُواْ مِصۡرً۬ا فَإِنَّ لَڪُم مَّا سَأَلۡتُمۡ‌ۗ وَضُرِبَتۡ عَلَيۡهِمُ ٱلذِّلَّةُ وَٱلۡمَسۡڪَنَةُ وَبَآءُو بِغَضَبٍ۬ مِّنَ ٱللَّهِ‌ۗ ذَٲلِكَ بِأَنَّهُمۡ كَانُواْ يَكۡفُرُونَ بِـَٔايَـٰتِ ٱللَّهِ وَيَقۡتُلُونَ ٱلنَّبِيِّـۧنَ بِغَيۡرِ ٱلۡحَقِّ‌ۗ ذَٲلِكَ بِمَا عَصَواْ وَّڪَانُواْ يَعۡتَدُونَ (٦١)

“Dan (ingatlah), ketika kamu berkata: Hai Musa, kami tidak bisa sabar (tahan) dengan satu macam makanan saja. sebab itu mohonkanlah untuk kami kepada Tuhanmu, agar Dia mengeluarkan bagi kami dari apa yang ditumbuhkan bumi, Yaitu sayur-mayurnya, ketimunnya, bawang putihnya, kacang adasnya, dan bawang merahnya”. Musa berkata: “Maukah kamu mengambil yang rendah sebagai pengganti yang lebih baik ? Pergilah kamu ke suatu kota, pasti kamu memperoleh apa yang kamu minta”. lalu ditimpahkanlah kepada mereka nista dan kehinaan, serta mereka mendapat kemurkaan dari Allah…” (QS. Al-Baqarah [2]: 61).

Apa yang dipapar di atas dari ayat-ayat al-Qur’an hanyalah secuil dari karunia nikmat yang dicurahkan kepada Bani Israil.

Sekarang tengoklah yang terjadi. Mereka rupanya hanya ingin enaknya saja tanpa sedikitpun mau berkorban untuk satu kebaikan.

Mereka mungkin disebut pandai, tapi kecerdasan itu hanya digunakan untuk mengakali syariat yang ada.

Alhasil, keutamaan dan kelebihan materi bukanlah jaminan keberkahan dan kedekatan kepada Allah, Sang Khaliq.

Syeikh Iyad Abu Rabi’: Umat Islam Harus Banyak Bersyukur

Sayangnya, sebagian manusia justru terbuai dengan nikmat dunia yang meruah.

Hari ini, jelang akhir tahun, sebagian manusia sibuk menyiapkan pesta tahun baru.

Alih-alih bersyukur dan evaluasi diri atas ditambahnya umur dan kesempatan hidup, perayaan itu justru sarat dengan hura-hura, buang uang, dan sajian maksiat lainnya.

Padahal kata Allah, jika kalian pandai bersyukur, akan Aku tambah nikmat tersebut. Jika kalian kufur, maka azab-Ku sangatlah pedih.*

Redaktur: Masykur Abu Jaulah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:bangga diriBani Israilberamal shalehbersyukurkufur nikmatnikmat Allahsombongsyukurthagaujub
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Memahami Literasi Sebagai Jantung Hati Pendidikan
Tulisan selanjutnya Spanduk-Spanduk itu Akhirnya Lenyap

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas

Berita
4 Juni 2026 14:01
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaNone

Video: Pria Disabilitas di Nepal Viral Menjaga Masjid dari Serangan Kelompok Radikal

11 Februari 2026 05:26
None

“Kemunafikan Barat Terbongkar”: Celah Hukum Pernikahan Anak di AS Disorot Aktivis HAM

2 Februari 2026 19:30
None

Tolak Gabung ‘Dewan Perdamaian’, Jerman: Penyimpangan Sistem Internasional

23 Januari 2026 09:30
None

AS Kerahkan Kapal Induk ke Dekat Iran, Trump: Untuk Berjaga-Jaga

23 Januari 2026 09:08
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?