Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Milisi Pembebasan akan Hadiri Pertemuan yang Diinisiasi Rusia dan Turki di Kazakhstan

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 17 Januari 2017 12:13 12:13 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 17 Januari 2017 12:11
Bagikan
Tentara pembebasan membawa seorang anak cedera setelah ledakan di Jub al Barazi, Suriah 15 Januari 2017
Bagikan

Hidayatullah.com–Kelompok pejuang pembebasan yang juga penentang rezim Bashar al-Assad akan menghadiri pembicaraan yang diinisiasi Rusia dan Turki di Kazakhstan untuk menekan implementasi  gencatan senjata yang mereka katakan telah banyak dilanggar rezim dan didukung sekuturnya, Rusia, Iran dan milisi Syiah.

”Seluruh anggota oposisi bersenjata akan datang. Semuanya sudah sepakat,” kata Mohammad Alloush, petinggi Jaishul Islam. Dia mengaku berbicara atas nama kelompok-kelompok oposisi bersenjata yang lain. Rencananya dialog damai itu berlangsung di Kota Astana, Kazakhstan. Negara itu dipilih sebagai tuan rumah karena dianggap netral.

”Dialog di Astana adalah sebuah proses untuk mengakhiri pertumpahan darah yang disebabkan rezim Bashar al Assad dan sekutu-sekutunya. Kami sangat ingin rangkaian kejahatan ini segera berakhir,” ungkap Alloush.

Hal yang sama dipaparkan Ahmad Al Othman dari faksi oposisi bersenjata Sultan Murad. Dia menyatakan bahwa kelompoknya siap mendukung keputusan bersama oposisi bersenjata.

Erdogan Sebut Milisi Pembebasan adalah Tentara Independen

Zakaria Malahifji dari kelompok Fastaqim mengatakan, mayoritas kelompok penentang memutuskan untuk menghadiri perundingan itu yang akan diadakan di Astana, ibukota Kazakhstan, dialog yang akan digelar pada 23 Januari depan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Sebagian besar kelompok memutuskan untuk hadir,” kata Zakaria Malahifji dari kelompok Fastaqim dikutip RadioFreeEurope.

“Diskusi difokuskan pada gencatan senjata – isu kemanusiaan, pengiriman bantuan dan pembebasan tahanan,” katanya.

Dalam saat sama, konsultan kelompok oposisi, Mohammad Alloush mengatakan di Amman, Yordania, dia akan memimpin perwakilan kelompok itu.

Badan oposisi yang didukung Arab Saudi, Komite Tinggi Negosiasi (HNC), menyatakan telah mendukung upaya menuju perdamaian ini. Mereka memandang pertemuan tersebut sebagai langkah awal untuk melanjutkan negosiasi politik di Jenewa.

Turki-Rusia Sepakat Gencatan Senjata Nasional di Suriah

HNC yang dibentuk di Riyad, Desember 2015, terdiri atas oposisi politik dan bersenjata pemerintah Assad.

29 Desember lalu Moskow mengumumkan bahwa Rusia dan Turki sebagai penggagas gencatan senjata  mengatakan bahwa pihaknya telah menyatakan kesediaan untuk memulai pembicaraan damai.

Rusia mengatakan diantara yang akan menghadiri pembicaraan di Astana  termasuk  Mesir, Arab Saudi, Qatar, dan Jordan.

Sebelumnya, Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Gennady Gatilov mengatakan pihaknya berharap perundingan yang digagas  Moskow dan Teheran  berharap fokus pada pembahasan mengenai apa yang dibutuhkan untuk memperoleh gencatan senjata secara menyeluruh di Suriah.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:FSAiranKazakhstankelompok oposisiKelompok pejuang pembebasanmilisi SYiahPejuang PembebasanRezim Bashar Al AssadrusiaTentara Pembebasan SuriahTurki
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Aroma Mitos dalam Pidato Megawati [1]
Tulisan selanjutnya Aroma Mitos dalam Pidato Megawati [2]

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Berita
3 Juni 2026 09:20
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Terbaru

  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?