Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Erdogan Sebut Milisi Pembebasan adalah Tentara Independen

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 29 Desember 2016 11:26 11:26 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 29 Desember 2016 11:25
Bagikan
Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan
Bagikan

Hidayatullah.com–Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan membantah tuduhan beberapa pihak yang mengatakan bahwa Tentara Pembebasan Suriah (FSA) adalah kelompok “teroris” sebagaimana sering disampaikan milisi Syiah Iran dan Rusia.

Berbicara di dewan hubungan ekonomi luar Turki di Istanbul belum lama ini, Erdogan mengatakan tentara Turki kini dibantu oleh FSA dalam operasi militer “Dar’il Furat” (operasi militer Turki di Suriah melawan ISIS dan pemberontak Kurdi) di kota Jarabulus dan daerah perkampungan Aleppo.

Menurutnya, FSA adalah tentara independen yang mewakili kelompok oposisi dan pembebasan di Suriah yang berusaha membebaskan Suriah dan tidak terkait kelompok teroris.

“Turki telah mengadakan serangkaian pelatihan dengan FSA untuk menciptakan wilayah yang aman dari ancaman terorisme termasuk Rusia, AS dan Iran,” katanya dikutip Birgun Daily.

Mengomentari operasi Dar’il Furat, Erdogan mengatakan pasukannya telah sampai ke kota Al-Bab di utara Suriah dan menguasai seluruh kota dan menjaga populasi.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

FSA akan Kejar Hizbullah Sampai ke Neraka

Katanya, militer Turki akan berada di semua tempat yang terkena kezaliman terutama di kota Manbij dan Raqqah.

Sejauh ini, operasi Dar’il Furat telah berhasil membersihkan daerah perbatasan dari kelompok DAESH (ISIS).

Milisi Sunni

Sebagaimana diketahui, pada November 2012, dewan sepakat untuk menyatukan dengan beberapa kelompok oposisi lainnya untuk membentuk Dewan Nasional Suriah (Syrian National Council/SNC), dewan ini  memiliki 22 dari 60 kursi di Koalisi Nasional Suriah. Mereka dibentuk  dari beragam kelompok mulai dari sekuler hingga Islam.

Di antara dua faksi ini terdapat Free Syrian Army atau Tentara Pembebasan Suriah (FSA). FSA dalam Bahasa Arabnya Jaysul Hur,  adalah adalah struktur oposisi utama bersenjata yang beroperasi di Suriah yang dibentuk sejak Rezim Bashar al Asaad memulai menyerang rakyatnya sendiri saat dimulainya aksi unjuk rasa menuntut perobahan.

Mereka terdiri dari para relawan dan personel Angkatan Bersenjata Suriah yang membelot. Pemimpin FSA pada bulan Agustus 2011 adalah Kolonel Riad al-Asaad, kala itu,  mengumumkan bekerja sama dengan demonstran untuk segera menurunkan sistem, karena beralasan tindakan Bashar menurunkan pasukan menyerang warga sipil menjadi sasaran adalah hal yang tidak dibenarkan.

FSA beroperasi di seluruh Suriah, baik di daerah perkotaan maupun di pedesaan. Di barat laut (Idlib, Aleppo), wilayah tengah (Homs, Hama, dan Rastan), pantai sekitar Latakia, selatan (Daraa dan Houran), timur (Dayr al-Zawr, Abu Kamal), dan daerah Damaskus.  Menurut sumber media, diperkirakan ada 15.000 – 25.000 pembelot dari angkatan bersenjata Suriah yang bergabung dengan FSA.

Para milisi pembebasan dan kelompok oposisi serta para mujahidin inilah yang sering disebut Bashar,Rusia dan milisi Syiah dukungan Iran sebagai “teroris” atau “takfiri”.

Mengapa Syiah Menggunakan Istilah Wahabi Takfiri?

Sarah Dean, wakil editor, Daily Mail Australia dan  editor di The Huffington mengatakan, “teroris” dan “takfiri” adalah istilah yang kerap digunakan kelompok Syiah menyebut kelompok mujahidin dari Sunni.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Arab Saudi, Adel al-Jubeir, dalam pidatonya di depan Majelis Umum PBB menyebut   kejahatan Bashar al-Assad, Rusia, milisi Syiah Iran dan Hizbullah Lebanon –yang telah mengebom wanita dan anak-anak hingga membuat lebih 400 ribu warga sipil Suriah telah tewas dan 4 juta lain menjadi pengungsi– sebagai ‘operator mesin pembunuh terhadap rakyatnya sendiri’.*/Nashirul Haq AR

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:ErdoganFSAkelompok oposisikelompok pembebasan di SuriahMilisi Pembebasanmilisi Syiah IranPresiden TurkiRecep Tayyip ErdoganrusiaTentara IndependenTentara Pembebasan Suriahteroris
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Penuhi Wasiat, Parlemen Kuba Setujui UU Larangan Pengkultusan Fidel Castro
Tulisan selanjutnya Apa Salah Fir’aun

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Berita
3 Juni 2026 06:00
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?