Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita dari Anda

Ratusan Ulama dan Kiai Sepuh Berkumpul Bahas Kedaulatan Bangsa yang Mencemaskan

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 21 Januari 2017 22:43 10:43 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 21 Januari 2017 22:42
Bagikan
Ratusan ulama, kiai sepuh dan cendekiawan Muslim hari ini berkumpul di Pondok Pesantren Riyadlul Janah, Pacet, Kabupaten Mojokerto, Sabtu, 21 Januari 2017
Bagikan

Hidayatullah.com—Ratusan ulama, Kiai Sepuh dan cendekiawan Ahlus Sunnah hari Sabtu berkumpul dan bersilaturrahim  dengan di Rumah Sesepuh FPB KH. Makhfudz Syaubari di Pacet, Mojokerto Jatim dalam agenda Sinergi Kedaulatan Bangsa dihadiri KH. Ma’ruf Amin, Rais Amm PBNU sekaligus Ketua Umum MUI Pusat.

Ratusan ulama dan cendekiawan Muslim ini berkumpul di Pondok Pesantren Riyadlul Janah, Pacet, Kabupaten Mojokerto, Sabtu, 21 Januari 2017 dengan mengambil tema “Peran Habaib, Ulama dan Para Profesional dalam Penguatan Sinergi Ahlus Sunnah Waljamaah menuju Kedaulatan Bangsa“.

Pertemuan membahas masalah kondisi bangsa. Termasuk persoalan pendidikan, ekonomi, media, dan kedaulatan bangsa Indonesia.

Hukum Jangan Direkayasa, Kiai Somad: Barang Batil Disimpan pun akan Ketahuan

Masing-masing utusan berkesempatan berbicara mengenai kondisi terkini bangsa Indonesia.

Habib Muhsin al-Hamid berpendapat pentingnya ummat Islam memiliki media massa, yang mana media ini khusus untuk ummat Islam dengan siaran yang Islami.

Baca Juga

Puluhan Murid SPI Jakarta Angkatan ke-13 Dinyatakan Lulus  
Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga
Hidayatullah Samarinda Dirikan Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah
Outbound Seru di TSOT  Prigen Pasuruan
Tutup Dauroh, Pesantren Hidayatullah Kupang Berbagi Bingkisan Ramadhan Kepada Warga non-Muslim Sekitar

“Kita saat ini sedang dihancurkan oleh media sekuler,” tandasnya.

Sementara KH. Sholahudin Wahid (Gus Sholah) juga mengungkapkan   kondisi bangsa ini sangat memprihatikan dengan pemberitaaan media – media yang sangat tidak bertanggung jawab.

Menurutnya, umat sebenarnya mempunyai media – media. Jika  bisa bersatu maka umat Islam tidak akan mudah di provokasi.

Kemana Arah Televisi di Era Rezim Media?

Sedangkan KH. Ma’ruf Amin menjelaskan tentang peran penting ulama membentengi ummat baik yang bersifat individu semisal menyiapkan generasi penerus para ulama, yaitu mencetak santri-santri yang handal. Atau tanggung jawab secara bersama-sama semisal membentengi umat dari faham-faham menyesatkan yang bisa memecah belah ummat

“Tugas ulama dalam tanggung jawab bersama yaitu  tanggung jawab melindungi ummat dari gerakan penyesatan dan pemurtadan. Diantara aliran yg menyesatkan adalah liberalisme, aliran yang menyesatkan sahabat, dan serta harakah-harakah ekstrim,” tegas beliau.

KH Ma’ruf Amin menambahi, bahwa kemerdekaan bangsa ini adalah jasa para ulama.

“Jika tidak ada Resolusi Jihad Syaikh Hasyim Asy’ari, belum tentu terjadi kemerdekaan Indonesia,” imbuhnya.

Beberapa rumusan telah didengungkan menyikapi kondisi terkini keumatan dan kebangsaan. Prof. Dr. Bisri, Rektor Universitas Brawijaya Malang mengatakan perlunya sinergi akademisi perguruan tinggi dan santri.

Prof. Dr. M. Nuh menyoroti tentang pentingnya pemetaan peran dan strategi keumatan.

Para ulama berpendapat, suasana bangsa Indonesia saat ini sangat memprihatinkan. Karenanya perlu mendesak Presiden Joko Widodo menyelenggarakan Dialog Nasional untuk Menyelamatkan Negeri. Jika Presiden Joko Widodo tidak berkenan, maka MUI dan para ulama yang akan berinisiatif menyelenggarakan.

Solusi Pak Kiai

Pada intinya para ulama menyerukan kepada semua elemen bangsa khususnya Pemerintah Republik Indonesia untuk mengembalikan lagi kedaulatan bangsa yang kini sedang terancam.

Acara ditutup pada kira-kira pukul 16.00. Wib.

Diantara Ulama dan tokoh umat yang hadir ialah; KH. Bashori Alwi (pengasuh PIQ Singosari Malang), Gus Sholahuddin Wahid (dari Jombang), KH Sodri (Jakarta Islamic Center), KH Ali Akbar Marbun (dari Medan), H Ali Sam (pengusaha dari Jakarta),  Habib Soleh Al-Jufri (dari Solo), KH Nurul Huda Jazuli (dari Kediri), KH R Azaim Ibrohimi (dari Situbondo), KH. Jais Badri (Situbondo), KH. Soleh Al-Qasim, KH. Maksum (Bondowoso), KH. Nasiruddin (Tuban), Gus Munip (Langitan), Gus Zaim (Lasem), Gus Akomadhien (Brebes), KH.Mujib Imron ( Pasuruan ), Ustad Sholeh Derehem (IKADI), Dr. KH. Fauzi Tidjani (Madura), dan puluhan ulama lainnya.Juga  Habib Husen Al-Idrus, Habib Soleh, Habib Muhsin Al-Jufri, dan lain-lain.

Adapun para cendikewan yg kelihatan hadir ialah; Prof Dr Imam Suprayogo (mantan Rektor UIN Malang); Prof Dr M Bisri (dari Universitas Brawijaya Malang),  mantan Mendikbud M Nuh, Prof. Dr. Ahmad Zahro, Dr. H. Marzuki Ali dan Ir. H. Heppy Trenggono.

Hadir pula dalam acara itu, Kapolda Jatim Irjen Pol Drs Machmud Arifin, Dandim (Komandan Distrik Militer) Mojokerto dan para pejabat lain.*/laporan M Saad (Mojokerto)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:ahlus sunnahhabaibHabibKedaulatan BangsaKH ma'ruf AminKiai Sepuhmedia sekulerMUI Pusatpimpinan pondok pesantrenpluralismRais Amm PBNUulama
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya George Soros: Donald Trump Diktator, Dia akan Jatuh
Tulisan selanjutnya Polemik tentang Bendera Merah Putih, Kepolisian Dinilai Tebang Pilih

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Berita
3 Juni 2026 12:08
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Berita dari Anda

Diskusi Kepemimpinan LIDMI, Pendiri INSISTS Sampaikan Konsep Adab dalam Melahirkan Pemimpin Beradab

24 Desember 2022 21:00
Berita dari Anda

Muhammadiyah Yaman Gelar Audiensi dan Sosialisasi Strategi Dakwah

22 Desember 2022 10:32
Berita dari Anda

Wakil Ketua I DPRD PPU Hadiri LTC Pemuda Hidayatullah di IKN

4 Desember 2022 21:21
Berita dari Anda

Hinaan “Anjinghu Akbar” Muncul Kembali, SPI Mengecam Keras

1 Desember 2022 19:28
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?