Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Keluarga Pedagang Korban Mercon Dipaksa Mengaku Buat Bom

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 13 Maret 2017 17:18 5:18 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 13 Maret 2017 17:18
Bagikan
Subaidah (tengah) ketika mengunjungi anaknya di Rumah Sakit Pattani
Bagikan

Hidayatullah.com–Satu keluarga pedagang Muslim Thailand yang  anak mereka mengalami cedera dalam satu ledakan di kediaman mereka meminta pemerintah berhenti mencurigai mereka sebagai pembuat bom.

Masalah mulai menimpa keluarga itu pada hari Rabu malam lalu ketika sebuah ledakan terjadi di rumah Asmin Sapae-ing di Desa Ban Bana di daerah Bana.

Empat anggota keluarga dan seorang saudara mereka terluka, termasuk tiga anak-anak berusia antara satu dan delapan tahun. Dua anak-anak tersebut hingga kemarin masih dirawat di bangsal unit perawatan intensif.

Ibu anak itu, Subaidah Hajibueraheng mengatakan kepada Bangkokpost, kejadian terjadi ketika suaminya, Asmin menyiapkan kue donat untuk dijual di pasar loak, sementara dua anaknya, memukul petasan besar di atas lantai dan hancur dalam beberapa potong .Ia menggunakan sapu untuk mengumpulkan potongan ke satu tumpukandan tidak membuang tumpukan segera.

Baca: Derita Orang Patani, Kegelisahan Tak Berkunjung Usai

Setelah suaminya naik sepeda motornya untuk mengirim dagangannya  ke pasar loak Bana, anak bungsu mereka menemaninya. Ketika ia kembali ke rumah, ia duduk untuk memperbaiki ponsel milik tetangga di dekat tumpukan serpihan petasan. Beberapa menit kemudian terjadilah ledakan dan melukai lima orang dalam ruangan,  kata Subaidah.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Subaidah sebelumnya sudah memperingatkan suaminya untuk berhati-hati sedang melakukan isi ulang ponsel di dekat bubuk dari serpihan petasan yang rusak.

Namun, dia mengaku kecewa ketika beberapa pejabat pemerintah negeri itu justru menuduh dirinya dan sang suami mencoba membuat bom. Tuduhan itu dinilai konyol.

“Tapi yang lebih menyedihkan beberapa pejabat pemerintah menyimpulkan bahwa (kami membuat bom) meskipun itu tidak terjadi sama sekali. Jika kami membuat bom, bagaimana mungkin kami bergaul dengan anak-anak dengan resiko yang akan kami tanggung sendiri?,”  dikutip laman Bangkokpost.com, Sabtu (11/03/2017).

“Mengapa [mereka] ingin melihat orang-orang sebagai pelaku kejahatan? Dimanakah letaknya keadilan?”

Baca: Thailand akan Menutup Pondok Pesantren

Keponakannya, Hamdi Uma (23), yang mengalami luka serius di dada mengatakan, dua anggota polisi sempat mengunjunginya di rumah sakit dan mencoba memaksanya mengaku telah membuat bom sehingga hukuman ke atasnya dapat dikurangi.

“Saya tidak membuat pengakuan karena tidak membuat bom,” katanya.

“[Para aparat] juga membuat teman saya yang sedang mengunjungi saya di rumah sakit untuk meminta saya mengakui telah merakit bom,” katanya.

“Saya khawatir dan sudah takut apa yang akan terjadi atas keluarga saya dan keluarga paman saya. Saya ingin bertanya [pada aparat] pengawas terkait masalah ini. Silakan melindungi orang miskin seperti kami. Mengapa [mereka] memaksa masyarakat awam sebagai orang yang berdosa?”*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:bomDesa Ban Banadiskriminasi Islamkekerasan di PattaniledakanMerconMuslim PattaniPattanipeledakThailand Selatan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Mengunjungi Kota Bawah Tanah di Turki [2]
Tulisan selanjutnya Gubernur NTB: Distribusi Ekonomi Harus Merata

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Mengenang Pembantaian Srebenica, Ribuan Peserta Susuri Rute Pelarian Korban Genosida

Berita
10 Juli 2026 05:00
PUI Dukung Perpres 111/2025 Soal LGBT, Ketahanan Keluarga Penting bagi Pertahanan Nasional
30 Tahun Menyalahgunakan Kekuasaan Pejabat China Diganjar Hukuman Mati
Vatikan Pecat Kelompok Katolik Tradisional SSPX karena Menentang Paus
TikTok Laporkan Penonaktifan 1,7 Juta Akun Anak ke Komdigi

Terbaru

  • Dua Anggota Basij Tewas Dalam Serangan di Mashhad Iran
  • Jepang Berhasil Meluncurkan dan Mendaratkan Roket Guna Ulang
  • Amerika Serikat Menjatuhkan Sanksi Baru Berkaitan Iran Menyusul Serangan di Selat Hormuz
  • PM Pakistan Desak Presiden Iran untuk Memelihara Kesepakatan Damai yang Sudah Payah Diupayakan
  • Korea Utara Bertekad Membangun Kekuatan Nuklir dan Memperluas Peran Intelijen Militer
  • Israel Bagikan Informasi Intelijen tentang Rencana Baru Iran untuk Membunuh Trump
  • Aparat Pakistan Bunuh 75 Pemberontak Menyusul Serangan Beruntun di Balochistan
  • Rusia Kirim Kembali Pekerjanya ke Pembangkit Nuklir Bushehr Iran
  • Anggota Uni Eropa Bahas Larangan Impor Produk Pemukiman Yahudi Israel
  • Amerika Serikat Longgarkan Ekspor Item Militer, Chip AI dan Satelit Komersial ke UEA

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?