Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Rekonsiliasi Pasca Pilkada, Fadli Zon: Proses Kebijakan dan Hukum Paling Penting

Ahmad
Terakhir diupdate: 26 April 2017 13:35 1:35 pm
Ahmad
Dipublikasikan 26 April 2017 13:35
Bagikan
Rektorat BEM UI
Wakil Ketua DPR RI yang juga Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon.
Bagikan

Hidayatullah.com– Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon mengungkapkan, yang paling penting dari rekonsiliasi setelah Pilkada DKI Jakarta 2017, dimana masyarakat dianggap terbelah, adalah dengan proses kebijakan dan hukum.

Menurutnya, dua aspek itu menjadi penting untuk merajut kembali persatuan di Jakarta. Kebijakan yang tidak pro rakyat, seperti penggusuran, reklamasi, dan kasus RS Sumber Waras, kata dia, menjadi masalah.

Baca: Fadli Zon: Sumber Waras Kasus yang Serius

Proses hukum, lanjutnya, juga akan bisa selesai jika dirajut dengan penegakan hukum yang seadil-adilnya. Dimana kasus penistaan agama harus dilihat sebagai kasus pidana murni dan tidak ada kaitannya dengan Pilkada.

“Dan kalau kita-kita lihat sudah cukup banyak intervensi, misalnya penundaan pembacaan tuntutan oleh JPU pada sidang ke-20 lalu. Selain itu sebelumnya juga ada surat dari Kapolda Metro Jaya,” ujar Fadli dalam program acara Indonesia Lawyers Club (ILC) bertema ‘Merajut Jakarta Kembali’ di studio salah satu stasiun televisi swasta, semalam, Selasa (25/04/2017).

Politisi Partai Gerindra ini menilai, dakwaan JPU pada kasus itu juga aneh. Diakui bahwa terdakwa penista agama Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) melakukan penistaan, tetapi dituntut seminimal mungkin.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Sehingga yang terjadi adalah public distrust (ketidakpercayaan publik. Red), dan ini akan terus berlanjut,” ungkapnya.

Baca: Fadhli Zon: Hukum Harus Ditegakkan Meski Langit Runtuh

Fadli menegaskan, merajut politik bisa selesai dengan kandidat dan pendukung duduk bersama. Namun, soal merajut dari sisi kebijakan belum selesai.

Ia mencontohkan, saat datang ke Kampung Aquarium, Jakarta Utara, warga di sana sudah lebih dari satu tahun digusur tanpa negosiasi dan ganti rugi, yang membuat hidup mereka tidak jelas.

“Dan yang paling penting merajut dari sisi hukum. Rakyat Jakarta butuh keadilan dari sisi ini. Hukum saat ini terkesan menjadi alat politik,” tandas Fadli.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:ahokAhok menghina al-QuranAhok terdakwaBasuki Tjahaja PurnamaDKI JakartaFadli Zonhukumkasus Ahokkebijakankorupsi RS Sumber Waraspengadilanpenggusuranpenistaan agamaPilkada DKI JakartaPolitisi Gerindaproses hukumrekonsiliasisidangsidang Ahokterdakwa AhokWakil Ketua DPR RI
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Lapor ke Komisi Kejaksaan, Pemuda Muhammadiyah: JPU Tidak Independen
Tulisan selanjutnya Sikap Tercela Merendahkan Orang Berilmu

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha

Berita
1 Juni 2026 10:40
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?