Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Qatar Buka Suara Pasca Pemutusan Hubungan Diplomatik Negara Teluk

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 8 Juni 2017 16:10 4:10 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 6 Juni 2017 12:38
Bagikan
Emir Qatar Sheikh Tamim bin Hamad Al-Thani
Bagikan

Hidayatullah.com–Pemerintah Qatar mengecam tindakan Arab Saudi, Bahrain, Mesir, Uni Emirat Arab, Yaman, Libya dan Maladewa karena dinilai ‘mengambil tindakan sembrono’ memutuskan hubungan diplomatik.

“Langkah-langkah yang tidak wajar dan berdasarkan tuntutan palsu dan tidak berasas,” kata Kementerian Luar Qatar dalam satu pernyataan, merujuk kepada langkah-langkah yang belum pernah diambil oleh Arab Saudi, Bahrain, Uni Emirat Arab, Yaman dan Mesir sebelumnya.

“Tujuannya adalah jelas, dan ia adalah untuk mencemari kedaulatan di negeri ini. Ini dengan sendirinya adalah melanggar kedaulatannya (Qatar) sebagai sebuah negara,” katanya.

Baca: Bahrain, Arab Saudi, UEA dan Mesir Putuskan Hubungan dengan Qatar

Negeri tuan rumah  Piala Sepak Bola Dunia 2022 itu mengatakan kelima Negara Teluk telah tertakluk kepada “kampanye hasutan berdasarkan pemalsuan, yang mencerminkan niat untuk mencederai Qatar,”  dikutip  Channel News Asia.

“Target mereka jelas, yaitu ingin mengontrol negara ini (Qatar). Aksi tersebut telah mencemari kedaulatan Qatar sebagai sebuah negara,” tambah pernyataan tersebut.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sikap Negara-Negara Teluk dan Negara Arab memutuskan hubungan darat, laut dan udara dengan Qatar diduga ‘tidak akan mempengaruhi sikap rakyat Qatar’.

“Pemerintah Qatar akan mengambil tindakan yang tepat untuk menggagalkan upaya merusak masyarakat dan ekonomi Qatar,” tambah pernyataan tersebut.

Pasca kasus ini perusahaan penerbangan domestik, Qatar Airways telah menangguhkan semua penerbangannya ke Arab Saudi, begitu sebaliknya.

Sementara Turki dan Iran mendesak Qatar supaya mengadakan ‘dialog khusus’ dengan negara-negara Teluk untuk memulihkan hubungan diplomatik mereka.

Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu mengatakan, pihaknya bersedih dengan perpecahan yang terjadi antara Qatar dengan sebagian besar Negara Arab yang lain saat ini.

“Kami melihat ketenangan di kawasan Teluk sebagai kesatuan dan kesetiakawanan kami,” kata Cavusoglu dalam jumpa pers pada Senin lalu seperti dilansir Reuters, Senin 5 Juni 2017.

Baca: Turki Siap Memfasilitasi Negara yang Berseteru dengan Qatar Berdialog

“Tentu saja, negara memiliki beberapa masalah, tapi pembicaraan harus dilakukan dalam setiap keadaan agar masalah dapat diselesaikan secara damai. Kami sedih melihat gambaran saat ini dan akan memberikan dukungan apa pun untuk pemulihannya,” ujar Cavusoglu.

Sebagaimana diketahui, pemutusan hubungan diplomatik terhadap Qatar bermula dari unggahan kantor berita Qatar yang konon memuat komentar dari Emir Qatar, Sheikh Tamim bin Hamad Al-Thani, sekitar dua pekan lalu. Emir Qatar itu mengkritik kebijakan Presiden Amerika Serikat Donald Trump terhadap Iran. Dia juga menyanjung negara Syiah tersebut sebagai kekuatan Islam.

Sementara Negera-negara Teluk yang merupakan musuh bebuyutan Iran –termasuk Saudi, Bahrain, Mesir, dan UEA– langsung memblokade media-media Qatar, termasuk Aljazeera.

Pemerintah Qatar mengklaim berita kontroversial itu muncul karena kantor berita mereka telah diretas dan meminta semua pihak untuk tenang.

Namun pengakuan Qatar tak membuat negara-negara tetangganya percaya. Ketegangan di negara-negara Teluk dan sekitarnya itu akhirnya pecah kemarin. Bahrain, Arab Saudi, Mesir, UEA, Yaman, pemerintah Libya wilayah Timur, Maladewa dan Mauritius, menuding Qatar mendukung terorisme.*/Nashirul Haq AR

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:arab saudibahrainEmir Qatarhubungan diplomatikIkhwanul MusliminKrisis Diplomasi QatarNegara telukRaja Salman Abdul AzizTamim Hamad al-ThaniUEAUni Emirat Arab
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Upaya Membendung Tegaknya Perjuangan Islam
Tulisan selanjutnya Soal Keberagaman, Kemanusiaan, dan Kita

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Feature

Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026

Feature
30 Mei 2026 17:30
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?