Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Oase Iman

Haji dan Ambisi ‘Internasionalisasi Haramain’

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 16 Agustus 2017 19:51 7:51 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 16 Agustus 2017 19:51
Bagikan
Jamaah tawaf di Ka'bah
Bagikan

HARI ini para jamaah haji dari seluruh penjuru dunia mulai memadati Kota Suci Makkah dan Madinah.

Sementara itu, potoritas wilayah tanah suci, Khaadimul Haramain as-Syarifain dari raja-raja Kerajaan Saudi Arabia (KSA) terus melakukan pembenahan infrastruktur demi pelayanan maksimal para tamu Allah yang membajirinya setiap bulan-bulan haji.

Namun demikian, khidmat yang sudah maksimal itu masih ada pihak-pihak tertentu yang menyoalkannya. Di antaranya, munculnya gagasan  internasionalisasi haramain.

Sebelum ini, yang paling getol mengusung ide ini sepanjang sejarahnya adalah Moammar Khadafy (Libya) dan Imam Khomenei (Pemimpin Spiritual Iran).

Baca: Haji Tahun Ini Tahun Ini, Ada Menu Tahu Tempe di Makkah

Dengan berbagai alasan buruknya pelayanan, mereka gencar melayangkan kritik-kritik pedasnya. Masalahnya, seburuk itukah pelayanan KSA terhadap para tamu Allah sebagaimana mereka kritikkan? Atau ada maksud lainnya?

Baca Juga

Masihkah Bisa Tersenyum Saat Al-Aqsha Terjajah?
Khutbah Jum’at: Saat Masjid Al-Aqsha Ternoda, Apa Masih Ada Nyala Iman di Dada?
Khutbah Jum’at: Ramadhan Berlalu, Amal Tetap Kontinu
Khutbah Idul Fitri 1447 H : Deklarasi Kemenangan Hati di Tengah Riuhnya Kesalehan Visual
Khutbah Jumat: Mengisi Rajab dengan Muhasabah, Amal dan Puasa

Sebelum ini, mereka senantiasa mengusulkan agar haramain (dua kota suci; Makkah, Madinah) diserahkan penyelenggaraannya ke dunia Islam. Lalu siapa yang dimaksud mereka dunia Islam? Pertanyaan-pertanyaan seperti ini menggelayut dalam pikiran banyak orang.

Sebagaimana diketahui, sejak berdirinya KSA,  23 September 1932 dan runtuhnya Kekhilafahan Turki Utsmani 3 Maret 1924, maka secara otomatis urusan kota suci menjadi tanggung jawab KSA sejak dipimpin Malik ‘Abdul ‘Aziez bin ‘Abdirrahman as- Sa’ud hingga raja-raja sesudahnya.

Ada banyak peristiwa yang melintas, di mana huru-hara pernah terjadi di kota suci ini. Mulai pendudukkan Ka’bah oleh sekelompok bersenjata yang dipimpin Juhaiman al-Otaibi tanggal 20 November 1979 (sekelompok pemuda gurun yang menamakan Al-Mahdi), huru-hara Makkah atas nama “anti Amerika” oleh warga Iran (1987), dan demontrasi warga Syi’ah Al-Qathif dan Damam.

Baca: Jamaah Haji Mulai Tiba di Arab Saudi

Menyusul peristiwa-peristiwa lainnya; mulai peluncuran rudal scud oleh pasukan Shaddam Husein (Iraq) ke arah Makkah ketika menginvasi tetangganya Kuwait, peluncuran rudal balistik pasukan Syiah al-Houthi (Hautsi) Yaman ke arah Makkah dan disusul upaya pembakaran kiswah Ka’bah belakangan ini oleh seorang warga Iran.

Di samping itu, terjadi pula musibah-musibah murni yang menimpa jamaah haji (Terowongan Muaishim, Tragedi Mina, jatuhnya crane). Semua ini menjadi deretan panjang yang mengarah pada tuduhan “ketidak mampuan” KSA dalam pelayanan dan jaminan keamanan para jamaah haji seluruh dunia.

Di sisi lain, ada gejala keinginan “menguasai” haramain sebagai dua kota suci Islam sudah sekian lama diidam-idamkan sejak zaman Hamdan Qaramith (sekte kebathinan Syi’ah ekstrim Qaramithah).

Bahkan pasca musibah tragedi Minta tahun 2015, yang menyebabkan korban jiwa lebih 450 orang jamaah Iran, Negeri Syiah ini mengangkat kembali ‘internasionalisasi haji’ agar pengelolaan rukun kelima ini tidak hanya didominasi Arab Saudi. Sementara itu, isu ini tak pernah mendapatkan tanggapan dunia Islam lain, karena semua menganggap, KSA masih terbaik melayani jamaah haji.

Baca: Stasiun Haramain Makkah Sedot SR3,2 Milyar

Benar apa yang dikhawatirkan para analis dan sejarawan selama ini; Walid al-A’zhami yang menyebut Revolusi Khomeniyyah merupakan warisan kebencian turun temurun dan penyebaran pemikiran destruktif. (Lihat Al-Khomeneiyyah Warietsatul Harakaat al-Haaqidah wal Afkaar al-Faasidah: 1988), Dr. Abdul Mun’im an-Nimr yang mengingatkan terjadinya persekongkolan merebut Ka’bah telah dimulai sejak masa lalu. (Lihat Al-Mu’ammaraat ‘alal Ka’bah minal Qaraamithah ilal Khomeneiyyah: 1988).

Dr. Raghib Sirjani, juga Dr.  Adam bin ‘Abdillah al-Hilaly yang memaparkan bagaimana cita-cita besar tegaknya kembali Daulah Syi’ah atau kembalinya Imperium Persia Raya yang tengah mereka perjuangkan hingga memuncaknya keyakinan ideologis mereka dengan dalih yang dibuatnya sendiri Fa inna Karbala afdhalu Minal Ka’bah (Sesungguhnya Karbala lebih utama ketimbang Ka’bah). (Lihat Nashaaih Ghaaliyah: 1988 dan As-Syi’ah Nidhaal am Dhalaal: 2014).

Sejarah mencatat semua itu. Karenanya, masih adakah kejujuran, jika semua keinginan itu dibangun di atas kedustaan yang sudah menggurita? Mari jangan lupakan sejarah.

Semoga Rabbul ‘Aalamin senantiasa menjaga dan memelihara haramain, orang-orang yang beribadah di dalamnya dan melindungi orang-orang yang memuliakannya. Wallaahul musta’aan.*/Teten Romly Q, ketua Bidang Kajian Ghazwul Fikri dan Harakah Haddamah Dewan Da’wah

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:hajiHaramaininternasionalisasi hajiiranjamaah hajiKerajaan Saudi ArabiaKhaadimul Haramain as-SyarifainKota SuciKSAmadinahmakkahsyiah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tausiyah Kebangsaan MUI Sambut HUT RI, Tegaskan Komitmen Keumatan dan Kebangsaan
Tulisan selanjutnya Perlucutan Senjata Pemberontak FARC Rampung

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak

Berita
1 Juni 2026 13:00
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Oase Iman

Khotbah Jumat: Islam Menentang Aksi Premanisme

8 Mei 2025 13:08
Oase Iman

Khutbah Jumat: Hormat kepada Ulama, Santun kepada Sesama

24 April 2025 18:21
Oase Iman

Khutbah Jumat: Waspadai Faktor Penggagal Fatwa Jihad PalestinaL: Diri Kita Sendiri!

11 April 2025 07:28
Oase Iman

Khutbah: Idul Fitri dan Momentum Merajut Persaudaraan Sesama Umat Islam

30 Maret 2025 22:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?