Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
None

PBB Desak Semua Pihak Menghindari Serangan Warga Sipil di Tal Afar

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 22 Agustus 2017 07:48 7:48 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 22 Agustus 2017 07:48
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) hari Senin mendesak semua pihak yang terlibat dalam operasi pembebasan kota Tal Afar dari DAESH (ISIS) untuk menghindari serangan yang melibatkan masyarakat.

Koordinator Kemanusiaan PBB di Iraq, Lise Grande dalam sebuah pernyataan mengatakan, sejauh ini ribuan warga sipil melarikan diri dari Tal Afar untuk tujuan keamanan.

Pernyataan PBB tersebut diikuti setelah Perdana Menteri Iraq Haider al-Abadi mengumumkan sebuah operasi ofensif besar untuk merebut kembali Kota Tal Afar dari DAESH, yang terletak di dekat Mosul.

“Kami umumkan peluncuran operasi untuk membebaskan Tal Afar. Saya memperingatkan DAESH apakah Anda ingin menyerah atau mati, “kata Haider dikutip AFP.

Baca: 6 Kelompok Milisi Syiah Terlibat dalam Serangan Tal Afar

Grande mengharapkan situasi kota yang menderita masalah kekurangan pangan, air dan kebutuhan dasar lainnya segera pulih.

Baca Juga

Tahun Baru Hijriah, Kini Punya Makna Perubahan Orientasi Hidup dan Kepedulian Sosial
Cegah Anak Obesitas, Inggris Larang Makanan Manis dan Gorengan di Sekolah
Iran Hujani Israel dengan Rudal Usai Trump Klaim Kemampuannya Melemah
200 Tentara AS Terluka, Iran Nyatakan Siap Perang Panjang
Jerman Penjarakan Seorang Pria Libanon Anggota Hizbullah

“Lebih dari 30.000 orang telah melarikan diri dari kota, tapi kami tidak tahu berapa banyak warga sipil yang masih berada di medan perang sekarang.

“Namun, kami berharap ribuan lagi warga kota melarikan diri dalam beberapa hari dan minggu mendatang,” katanya.

Sebagaimana diketahui, Iraq telah melancarkan operasi militer Ahad pagi (20/08/2017) untuk merebut kembali Kota Tal Afar, sebuah kota sebelah barat Mosul, dari tangan ISIS.

Dalam pengumuman serangan itu melalui televisi, Perdana Menteri Iraq Haider al-Abadi menyerukan kepada kelompok yang menduduki kota itu, “Anda menyerah atau mati.”

Pejabat militer Iraq dan Amerika Serikat menaksir sekitar 2.000 milisi ISIS berada di Tal Afar.

Pasukan koalisi telah meningkatkan serangan udara terhadap kota itu sebelum serangan pasukan darat, yang memaksa ribuan kaum sipil melarikan diri.

Baca: Pasukan Iraq Akan Kepung Kota Tua, Mosul

Tal Afar adalah daerah terakhir Iraq yang dikuasai ISIS, setelah pembebasan Mosul bulan Juli lalu kira-kira 80 kilometer di sebelah timur.

Tidak seperti pertempuran merebut Mosul, satu kota besar yang berpenduduk banyak kaum Sunni, milisi bersenjata Syiah diperkirakan akan memainkan peran besar dalam pertempuran merebut Tal Afar, yang penduduknya banyak kaum Syiah.

Gejala ini menimbulkan kekhawatiran akan kemungkinan konflik antar-Syiah dan Sunni dan penduduk etnis Turki.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:DaeshiraqISISmilisi SYiahMosulPBBsunniTal Afarwarga sipil
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kepolisian-Kejaksaan Tak Hadiri Sidang, LBH: Penegak Hukum Harus Hormati Pengadilan
Tulisan selanjutnya Kisah Warga Batam, Terbang ke Yogyakarta Demi Hijrah dengan Hapus Tato Gratis

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Palestina Terkini

Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis

Palestina Terkini
13 Juli 2026 05:55
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaNone

Kurma Israel Beredar di Eropa dengan Label Palsu

20 Februari 2026 07:00
BeritaNone

Video: Pria Disabilitas di Nepal Viral Menjaga Masjid dari Serangan Kelompok Radikal

11 Februari 2026 05:26
None

“Kemunafikan Barat Terbongkar”: Celah Hukum Pernikahan Anak di AS Disorot Aktivis HAM

2 Februari 2026 19:30
None

Tolak Gabung ‘Dewan Perdamaian’, Jerman: Penyimpangan Sistem Internasional

23 Januari 2026 09:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?