Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kisah & Perjalanan

Sesaat Bersama Umar Badaj: Dari Ring Tinju ke Mihrab Masjid

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 29 Agustus 2017 10:46 10:46 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 29 Agustus 2017 10:46
Bagikan
Umar Badaj (kanan) bersama kawannya dan kedua penulis buku “The Dome of The World” (kiri dan dua dari kanan) di Masjid Westermoskee, Amsterdam, Belanda, 25 Agustus 2017.
Bagikan

Sambungan dari kisah kedelapan

 

PERAWAKANNYA tinggi besar, sekitar 180 cm dengan berat lebih dari 1 kuintal. Brewok pirang dan tatapan matanya yang tajam, cukup untuk menghadirkan kesan sangar saat pertama kali berjumpa dengannya.

Tapi, begitu berkenalan dan mengabarkan asal penulis, senyum lebarnya tak dapat dia sembunyikan. Sambutan hangat pun langsung penulis terima.

“Ahlan, yaa Akhi…” sambut Umar Badaj, pria asal Yordania itu, dengan hangat.

Baca Juga

Ketua Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia mengunjungi Palestina dan Masjidil Aqsha
Keadaan Masjidil Aqsha dan Rakyat Palestina di Bawah Penjajahan Israel
Dakwah di Timor Leste: “Ustadz Pergi, Siapa Lagi yang Mengajari Kami Islam?” [2]
Dakwah di Timor Leste: “Ustadz Pergi, Siapa Lagi yang Mengajari Kami Islam?” [1]
Manis Asin Bisnis Si Kental Hitam
Syiarkan Tilawah al-Quran, Mahasiswa STAIL Selenggarakan “Touring Quran”

Sambutan ini kemudian berlanjut ke kantin Masjid Westermoskee, tempat penulis bertemu dengannya. Suasana cair langsung tercipta. Umar pun tak sungkan menuturkan tentang dirinya.

Masjid yang terletak di Piri Reisplein, Amsterdam, Belanda ini merupakan salah satu masjid yang direkomendasikan untuk dikunjungi traveller Muslim jika ke Negeri Kincir Angin itu.

Baca: “Warung” Halal Tetangga Menara Pisa

Umar bertutur. Dahulu, ia adalah atlet tinju, bahkan pernah mewakili negaranya, Yordania, dalam event Asian Games 1986 di Jakarta dan Olympiade Seoul tahun 1988.

“Dan hingga kini saya masih rajin berlatih. makanya badan saya masih kekar,” tuturnya bercanda sambil memamerkan otot tangannya.

“Pekerjaan saya sekarang adalah sekuriti museum kota Amsterdam dan sedang menanti masa pensiun,” lanjutnya bertutur.

“Work Hard Play Hard,” tertulis besar di depan kaos oblong hitam yang dikenakannya. “Bekerja keras, bermain dengan serius,” demikian kurang lebih makna dari pesan berbahasa Inggris itu.

Baca: Membelah Benua Biru, Menuju “The Dome of The World”

Perjalanan taqdir kemudian mengantarkan Umar saat ini menjadi petugas masjid berarsitektur khas Turki tersebut.

“Di Masjid Westermoskee ini saya diamanahi (menjadi) imam cadangan (naib) sekaligus muadzin,” ungkapnya.

Malam itu, saya sempat menyaksikan dan mendengarkan langsung ia melantunkan adzan maghrib dari sekitar mihrab masjid tersebut.

Sambil menikmati teh panas bertemankan biskuit, Umar lantas menceritakan perihal keluarganya. Ia mengaku punya 2 anak.

“Yang pertama sedang mengambil program doktor di bidang ekonomi dan sekarang sedang mengerjakan proyek di Malaysia. Yang kedua masih di tahun ketiga jurusan komputer. Semuanya kuliah di Amsterdam ini,” ungkapnya.

Baca: “Warung” Halal Tetangga Menara Pisa

Umar juga mengaku punya saudara di Amerika. Sedangkan ibunya masih bertahan di Yordania. “Makanya, saya akan langsung pulang bila masa pensiun saya tiba,” terang pria berusia 50-an tahun ini.

Obrolan dalam bahasa Arab campur Inggris itu pun akhirnya disudahi menjelang waktu shalat isya, Kamis malam, 25 Agustus 2017.

“Adzan isya sudah dekat. Saya harus mempersiapkan diri dan semoga dapat menjumpai Anda lagi. Syukran (terima kasih)!” pamitnya setengah berbisik, sambil menggenggam erat tangan saya. Ia pun memohon diri.

Sampai jumpa, Saudaraku. Ilalliqo, Akhi. See you later, My Brother!*  Bersambung/Diceritakan untuk hidayatullah.com oleh Naspi Arsyad, peneliti LSIPP, penulis buku “The Dome of The World”

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AmsterdamAsean Gamesatlit YordaniaBelandaBelanda rasa TurkiBenua Birubukubuku "The Dome of The World"Eropajejak Turki di BelandaLembaga Studi Pengembangan dan PeradabanLSIPPmasjid di BelandaMasjid Westermoskeenegeri kincir anginOmar Dabajpeneliti Muslimpenelitianperadaban duniaperadaban IslamPiri Reisplein AmsterdamRisetriset "The Dome of The World"TurkiUni EropaWestermoskee Aya Sofyawisata di Eropa
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pengadilan Sita $21 Juta dari Eks Menteri Perminyakan Nigeria
Tulisan selanjutnya Indonesia Dorong Pemerintah Myanmar Pulihkan Keamanan Negaranya

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis

Berita
2 Juni 2026 17:20
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Kisah & Perjalanan

Aksara Jawi yang Masih Bertahan di Brunei Darussalam

21 Desember 2022 09:45
FeatureKisah & Perjalanan

Mendulang Rezeki dari Budi Daya Rumput Laut di Desa Kupang

10 Desember 2022 23:18
Kisah & Perjalanan

Piala Dunia 2022: Qatar Ubah Pertandingan Bola menjadi Keramahan Budaya Arab dan Keindahan Islam

9 Desember 2022 10:25
Kisah & Perjalanan

Turki dan Surga Kucing

4 Desember 2022 23:45
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?