Hidayatullah.com—Pengadilan di Neigeria menyita dana $21 juta dari akun-akun bank yang berkaitan dengan mantan menteri perminyakan Diezani Alison-Madueke, yang sedang diburu oleh badan anti korupsi setempat.
Dilansir AFP dan Premium Times Senin (28/7/2017), Komisi Kejahatan Ekonomi dan Keuangan (EFCC) berpendapat uang yang ada di rekening-rekening bank itu telah dicuci dengan bantuan pejabat-pejabat perminyakan Nigeria.
Keputusan tersebut dibuat setelah seorang hakim memerintahkan penyitaan atas properti senilai $22 juta yang berkaitan dengan Alison-Maduke.
Wanita itu merupakan menteri perminyakan Nigeria tahun 2010 sampai 2015 dan menjadi salah satu target pemeriksaan kasus korupsi.
Alison-Madueke sebelumnya senantiasa membantah terlibat korupsi.
Nigeria merupakan salah satu negara di Afrika yang paling banyak kekayaan minyaknya. Namun, selama ini hasil penjualan minyak negara tidak pernah dinikmati oleh rakyat karena maraknya praktek korupsi.
Pemerintahan Presiden Muhammadu Buhari berjanji membersihkan lembaga dan aparaturnya dari korupsi, yang sempat membuat kas negara kosong pada era pemerintahan presiden pendahulunya, Goodluck Jonathan.*