Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Perlakuan Myanmar terhadap Rohingya Merupakan ‘Buku Contoh’ Penghapusan Etnis

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 12 September 2017 11:06 11:06 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 12 September 2017 11:06
Bagikan
Penderitaan Etnis Rohingya
Bagikan

Hidayatullah.com–Operasi keamanan mematikan di negara bagian Rakhine, Myanmar tampaknya dirancang untuk menghapus Muslim Rohingya minoritas dari negara itu, ketua badan HAM PBB Zeid Ra’a Al Hussein mengatakan pada Senin.

“Situasi saat ini belum bisa dianggap sepenuhnya seperti itu, tetapi situasinya terlihat seperti sebuah buku contoh dari pembersihan etnis,” dia mengatakan pada Dewan HAM PBB di Jenewa lapor Daily Sabah pada Senin 11 September 2017.

Ketua HAM PBB itu mengatakan dia terkejut bahwa Myanmar telah dilaporkan mulai menanam ranjau-ranjau di perbatasannya dengan Bangladesh, dan para pengungsi hanya diperbolehkan kembali ke rumah mereka jika mereka memberikan bukti kewarganegaraan mereka, meskipun kebanyakan warga Rohingya tidak memiliki kewarganegaraan karena tidak dianggap oleh Myanmar.

“Langkah ini mirip seperti sebuah rencana licik untuk memindahkan secara paksa sejumlah besar orang tanpa kemungkinan untuk kembali,” Zeid mengatakan.

Baca: Ulama Rohingya Syaikh Faizul Islam Dibunuh Serdadu Myanmar Saat Naik Perahu Menuju ke Bangladesh

“Kami telah menerima beberapa laporan dan gambar-gambar satelit pasukan keamanan dan milisi lokal yang membakar desa-desa Rohingya, dan konsisten bertanggungjawab atas pembunuhan di luar hukum, termasuk penembakan warga sipil yang mengungsi,” kata Zeid.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Bahkan sebelum penindasan terakhir, otoritas telah melakukan pelanggaran yang secara luas terhadap Rohingya, yang sama dengan kejahatan terhadap kemanusiaan jika isu ini dibawa ke pengadilan, katanya.

“Saya meminta pemerintah [Myanmar] untuk mengakhiri operasi militer kejamnya saat ini, dengan bertanggung jawab terhadap semua pelanggaran yang telah terjadi dan memperbaiki pola kejam dan diskriminasi yang menyebarluas terhadap populasi Rohingya,” kata Zeid.

Dia mengatakan dia secara khusus “terkejut” oleh laporan-laporan bahwa otoritas Myanmar telah mulai menanam ranjau di sepanjang perbatasan dengan Bangladesh untuk mencegah mereka yang mengungsi kembali ke rumah mereka.

“Penyangkalan penuh realita ini sedang melakukan kerusakan besar terhadap posisi internasional dari sebuah negara yang, hingga saat ini, mendapat keuntungan dari niat baik yang besar,” katanya, meminta otoritas untuk memberikan akses kantornya menginvestigasi situasi di negara itu.

Baca: Syeikh Qaradhawi: Negara Arab dan Dunia Islam Bertanggungjawab di Hadapan Allah atas Tragedi Myanmar

Kekerasan pecah di negara bagian Rakhine setelah pasukan keamanan melancarkan sebuah operasi militer terhadap Muslim Rohingya, memaksa sekitar 313.000 orang, termasuk wanita dan anak-anak meninggalkan rumah mereka dan mencari pengungsian di negara tetangga Bangladesh sejak 25 Agustus ketika bentrokan dimulai.

Pasukan keamanan Myanmar dituduh menggunakan kekuatan yang tidak seimbang dan menghancurkan rumah-rumah dari etnis Rohingya.

PBB mencatat pemerkosaan massal, pembunuhan, termasuk bayi dan balita, pemukulan brutal dan penculikan.

PBB mencatat hanya 1000 korban, namun perwakilan Rohingya mengatakan jumlah korban diperkirakan sudah mencapai 2000 orang telah terbunuh dalam operasi kejam pasukan keamanan itu.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:etnis Muslim Rohingyaetnis RohingyaKekerasan RohingyamyanmarPBBpembunuhanpemerkosaan massalRakhineRohingyaZeid Ra'a Al Hussein
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Hari Nasional Catalonia Diwarnai dengan Seruan Kemerdekaan dari Spanyol
Tulisan selanjutnya Delegasi Tingkat Tinggi Hamas Kunjungi Kairo untuk Rekonsiliasi Nasional

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis

Berita
2 Juni 2026 17:20
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?