Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Inilah Orang Kaya Saudi yang Ditangkap Komisi Anti Korupsi

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 7 November 2017 17:30 5:30 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 7 November 2017 19:00
Bagikan
Orang superkaya yang ikut ditahan aparat Saudi hari Sabtu
Bagikan

Hidayatullah.com— Komite Anti Korupsi Saudi yang dipimpin Putra Mahkota Kerajaan Arab Saudi, Mohammad bin Salman, hari Sabtu, 4 November 2017 menangkap 11 pangeran, empat menteri yang masih menjabat, dan belasan eks anggota kabinet pemerintahan.

Di antara puluhan pangeran dan pengusaha yang ditangkap termasuk di antara mereka yang memiliki pengaruh besar dalam sistem politik dan ekonomi Saudi.

Komisi Anti-korupsi Arab Saudi menjadikan Hotel Ritz-Carlton sebagai penjara bagi tersangka korupsi di Arab Saudi. Lebih dari 30 pejabat senior bersama keluarga mereka memadati hotel elite tersebut.

Akibat kasus ini, ruang serbaguna atau hall milik Hotel Ritz-Carlton di Riyadh, Arab Saudi, kini menjadi perhatian dunia.

Baca: Arab Saudi Pecat Menteri Senior dan Tahan 11 Pangeran

Para terduga kasus korupsi ini diinapkan di ruang serba guna. Mereka tidur di lantai beralaskan matras dan berdempetan satu dengan lainnya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Tempatnya terkesan mewah dengan lampu-mapu kristal yang menggantung di atas plafon, dinding berukur, dan karpet lembut yang tebal.

Ruang serba guna Ritz-Carlton selama ini memang menjadi salah satu tempat penting pertemuan bisnis muapun pemerintahan di Riyadh.

Beberapa minggu yang lalu, hotel ini menjadi tuan rumah pertemuan investor terkemuka dari seluruh dunia.

Sebanyak 11 pangeran, bersama empat menteri dan sepuluh mantan menteri yang ditangkap, di antaranya adalah Abdullah al-Sultan, Kepala Angkatan Udara Saudi, dan mantan direktur jenderal Saudia Airlines, Khalid al-Mulheim. Inilah nama-nama mereka.

Pangeran Waleed bin Talal

Al-Waleed yang berusia 62 tahun itu, adalah cucu dari dua tokoh penting dalam sejarah Arab, yaitu Raja Abdulaziz Al-Saud sang peletak Arab Saudi modern, dan Riad al-Solh, Perdana Menteri pertama Libanon.

Kekayaannya senilai US $ 18 miliar, dan ia memegang saham di Newscorp, Citigroup, 21st Century Fox dan Twitter.

Pangeran Al-Waleed terjun ke dunia bisnis pada akhir 1980-an, dan membangun kerajaan bisnisnya yang terdiri dari sejumlah bank, hotel-hotel mewah, dan kepemilikan media.

Baca:  Walid bin Talal Investasi Proyek $800 Juta di Mesir

Beberapa dekade kemudian, pangeran ini menjadi salah seorang investor terkenal dunia, dan termasuk pengkritik keras Presiden AS Donald Trump.

Majalah Forbes memperkirakan nilai kekayaan Al-Waleed mencapai US$18,7 miliar, menempatkannya dalam posisi 45 orang terkaya sedunia tahun ini. Dia sendiri sudah masuk ke daftar itu sejak 1988, setahun setelah daftar tahunan itu pertama kali dirilis oleh Forbes. Dan kabarnya, menurut Forbes, sang pangeran flamboyan itu sendirilah yang mengontak media itu.

Pangeran Miteb bin Abdullah

Pangeran Miteb bin Abdullah memimpin pasukan elit Garda Nasional, dan merupakan putra Raja Abdullah.

Pangeran Miteb bin Abdullah dituduh melakukan penggelapan pajak, merekrut karyawan fiktif, dan memberikan kontrak terhadap perusahaannya sendiri, termasuk kesepakatan senilai USD10 miliar untuk walkie talkie dan rompi antipeluru.

Jabatan Pangeran Miteb sebagai menteri Garda Nasional Arab Saudi akhirnya dicabut dan digantikan Pangeran Khaled bin Ayyaf. Aset bisnisnya termasuk Hotel de Crillon di jantung Kota Paris, senilai US $ 354 juta.

Bakr bin Laden

Bakr bin Laden adalah pemilik Saudi Bin Laden Group, pengembang terbesar di Arab Saudi. Binladin Group adalah sebuah perusahaan konstruksi multinasional yang cukup besar di Arab Saudi dan lebih dari 30 negara, menjadikan Bakr bin Laden pialang kekuasaan yang semakin berpengaruh di ibu kota perniagaan Saudi.

Saudara kandung Osama bin Laden ini sering disebut sebagai penguasa sebenarnya di Jeddah.

Khalid al-Tuwaijri

Khalid al-Tuwaijri adalah individu bukan saudara raja paling kuat di Arab Saudi. Al-Tuwaijri yang juga mantan Ketua Royal Court, badan yang mengelola urusan putra mahkota dibawah Raja Abdullah yang dikenal sebagai orang dekat Pangeran Mohammad.

Baca: Wanita Arab Juga Mengalami Westernisasi

Tahun 2005 saat naiknya Raja Abdullah, dia diangkat menjadi Kepala Pengadilan Kerajaan mengganti Mohammad bin Abdullah Al-Nuweisir. Al-Tuwaijri kurang disukai karena dinilai banyak membawa “proyek westernisasi” di Arab Saudi, dan dituduh mencoba terlalu “melindungi” raja dengan mencegah sebagian besar anggota keluarga kerajaan untuk menemuinya.

Saleh Abdullah Kamel

Saleh Abdullah Kamel adalah bos Grup Dallah al Barakah, di antara konglomerat terbesar di Timur Tengah. Saleh Abdullah Kamel pernah dinobatkan Forbes di urutan ke-959 orang terkaya di dunia. Di usianya yang ke-75, Saleh Kamel memiliki kekayaan sebesar 1,9 miliar dolar AS atau sekitar Rp 24,7 triliun.

Dia dikenal merintis industri keuangan Islam. Putranya baru-baru ini menyumbangkan US $ 10 juta kepada Universitas Yale di Amerika Serikat untuk menumbuhkan sebuah lembaga hukum Islam.

Alwaleed al-Ibrahim

Alwaleed al-Ibrahim adalah  Ketua MBC Media Group, perusahaan penyiaran komersial paling sukses di Timur Tengah. Dia juga meluncurkan Al-Arabiya tahun 2003 dalam upaya untuk bersaing dengan agen penyiaran Aljazeera berbasis di Qatar.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:arab saudiKerajaan SaudiKomite Anti Korupsi SaudiKorupsiLewat Vision 2030Mohammad bin SalmanPangeranPangeran SalmanpenangkapanPutra MahkotaRaja Salman bin Abdulaziz al Saud
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pemerhati: Pornografi Merusak Sistem Otak Kita
Tulisan selanjutnya Prancis Minta Turki Serahkan Pelaku Pembantu Serangan Paris 2015

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Berita
3 Juni 2026 13:30
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?