Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Bela Warganya, Tunisia Tangguhkan Penerbangan Emirates

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 26 Desember 2017 16:49 4:49 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 26 Desember 2017 13:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Tunisia menunda penerbangan Emirates Airlines hari Ahad, (24/12/2017) setelah adanya aksi protes mengenai tindakan pengamanan di Uni Emirat Arab (UEA) yang menargetkan wanita dari negara Afrika Utara tersebut.

Pengumuman tersebut diumumkan dua hari setelah pejabat pemerintah Tunisia mengatakan UEA telah melarang wanita Tunisia untuk terbang atau transit melalui wilayahnya.

Dikutip dari Aljazeera, Kementerian Perhubungan Tunisia mengatakan telah “memutuskan untuk menunda” penerbangan Emirates ke Tunis “sampai perusahaan penerbangan tersebut dapat menemukan solusi tepat untuk mengoperasikan penerbangannya sesuai dengan hukum dan kesepakatan internasional”.

Emirates mengatakan di Twitter, pihaknya akan menghentikan koneksi Dubai-Tunis dari Senin, (25/12/2017) atas instruksi dari Tunisia.

Beberapa wanita Tunisia mengatakan bahwa perjalanan mereka ke Negara Teluk pada maskapai penerbangan UEA telah tertunda dan beberapa telah dipaksa untuk menjalani pemeriksaan tambahan mengenai visa mereka.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Baca: UAS Dideportasi, MUI Minta Pemerintah Indonesia Memprotes Hongkong

Hal tersebut juga memicu reaksi marah di media sosial dan media di Tunisia. Organisasi sipil dan partai politik Tunisia meminta pemerintah untuk bertindak.

Akun @ShibleyTelhami mengatakan “Tunisia melarang penerbangan Emirates mendarat di wilayahnya atas tindakan UEA yang menargetkan perempuan dari negara Afrika Utara.”

Hubungan antara UEA dan Tunisia sudah sensitif karena beberapa alasan dan episode terbaru ini dapat mengobarkan ketegangan yang ada.

UAE mempertimbangkan Revolusi 2011 yang menyapu dunia Arab sebagai ancaman terhadap monarki dan kepentingan nasionalnya, dan telah berupaya menggagalkan transisi demokrasi Tunisia, tempat lahirnya pemberontakan Arab.

Masalah lain yang diperdebatkan adalah situasi kacau di Libya, di mana pemberontak Jenderal Khalifa Haftar didukung secara militer dan finansial oleh UEA. Hal ini memicu konflik di sebuah negara yang memiliki perbatasan dengan Tunisia, yang menganggap keterlibatan UEA itu merugikan keamanan dan stabilitasnya.

Baca: UAS Dideportasi, DPR Ingatkan Kewajiban Lindungi WNI

UEA mengatakan pada hari Ahad bahwa “informasi keamanan” telah menyebabkan penundaan perempuan Tunisia dari penerbangan ke negara Teluk.

“Kami menghubungi saudara laki-laki Tunisia kami tentang informasi keamanan yang mengharuskan dilakukannya prosedur khusus,” Menteri Luar Negeri UEA Anwar Gargash mengatakan di Twitter.

“Kita harus menghindari usaha yang menyesatkan… Kami sangat menghargai wanita Tunisia dan menghormatinya,” katanya, tanpa menjelaskan lebih jauh.

Pemerintah Tunisia mengatakan pada hari Jumat bahwa pihaknya telah meminta duta besar untuk klarifikasi, dan utusan tersebut mengatakan keputusan tersebut hanya untuk waktu yang singkat dan pembatasan tersebut telah dicabut.

Meskipun sudah diklarifikasi, kelompok hak asasi Tunisia melakukan aksi ptotes pada hari Sabtu yang mengecam tindakan UEA sebagai “diskriminatif dan rasis”.

Berbeda dengan kasus Tunisia, sebelumnya, dai asal Indonesia, Ustad Abdul Somad (UAS), dideportasi pihak pemerintah Hong Kong,  tanpa alasan jelas, namun belum ada sikap setara.*/Sirajuddin Muslim

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Afrika UtaraEmirates AirlinespenerbangantunisiaUEAUni Emirat Arabwanita
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pelaku: Mengirim Kotoran Kuda ke Rumah Menteri Keuangan Amerika Sama Seperti Tindakan Yesus
Tulisan selanjutnya TA-FPUAS Desak Polda Bali Percepat Proses Hukum Arya Wedakarna

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Berita
3 Juni 2026 09:20
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?