Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Lebih 200 Ribu Wanita Prancis Alami Pelecehan di Bus

Ama Farah
Terakhir diupdate: 30 Desember 2017 01:43 1:43 am
Ama Farah
Dipublikasikan 29 Desember 2017 18:32
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Badan Statistik Kejahatan Nasional Prancis melaporkan, lebih dari 220 Ribu wanita Prancis mengalami pelecehan seksual di transportasi umum selama dua tahun ini, kutip The Independent, Jumat (29/12/2017).

Kelompok Pemantau Nasional Kejahatan dan Keadilan Pidana Prancis (ONDRP) dilansir Reuters, mengatakan, sebanyak  267 ribu orang (85 persen di antaranya wanita) dilecehkan secara seksual ketika menggunakan transportasi umum. Kejahatan itu terjadi tahun 2014 – 2015.

Bentuk pelecehan tersebut beragam, mulai dari mengedipkan mata ke perempuan, meraba bagian tubuh perempuan, mencium wajahnya, hingga tindakan perkosaan.

Baca: Diskriminasi Muslim di Eropa Meningkat, Hanya Karena Nama dan Pakaian

Kasus skandal sutradara Harvey Weinstein di AS turut menggerakkan perubahan cara berpikir tentang perilaku kekerasan seksual di Perancis.

“Meskipun kebanyakan orang masih fokus pada kekerasan dalam rumah tangga, namun kekerasan seksual yang terjadi di jalanan, sarana transportasi publik dan ruang publik lain tidak kalah serius dan menarik perhatian,” kata laporan itu.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Survei Thomson Reuters Foundation yang dirilis Oktober lalu, Paris terpilih sebagai kota ketiga paling ramah kepada wanita menurut. Juga menempati peringkat empat paling rendah risiko pelecehan seksual.

Baca: Banyak Wanita London Dilecehkan di Jalan

Namun hal tersebut tak menghentikan terjadinya tindak pelecehan.

Sebuah studi juga menunjulkkan pelecehan seksual di transportasi umum di Paris lebih tinggi tujuh kali dibandingkan negara lain.

Sebagian besar kasus terjadi saat kereta atau bus bergerak, sehingga korban tidak dapat melarikan diri.

Presiden Prancis Emmanuel Macron mengumumkan langkah – langkah, yang bertujuan mendidik masyarakat dan anak sekolah tentang seksisme dan kekerasan terhadap wanita.

Marcon juga mengusulkan untuk memidanakan pelaku pelecehan di jalan. Berbeda dengan Kementerian Kesetaraan Jender Prancis, yang menolak memberikan tanggapannya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Badan Statistik Kejahatan Nasional PrancisbusONDRPParispelecehan seksualPemantau Nasional Kejahatan dan Keadilan Pidana PrancisPrancistransportasi umumWanita Prancis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kemenkes: Terompet Berpotensi Menularkan Penyakit Difteri
Tulisan selanjutnya Myanmar Bebaskan Wartawan Turki Sesudah Habiskan Masa Hukuman

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Berita
3 Juni 2026 06:00
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Terbaru

  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?