Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Protes Anti-Rezim di Iran Terus Berlanjut sampai Eropa

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 8 Januari 2018 17:10 5:10 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 6 Januari 2018 08:40
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Protes anti-rezim di Iran terus berlanjut pada hari Kamis ketika peraih penghargaan Nobel perdamaian asal negara itu yang tinggal di London Nobel Shirin Ebadi muncul untuk mendukung para demonstran. Demikian laporan Arab News, Jum’at (05/01/2018).

“Jika pemerintah tidak mendengarkan Anda selama 38 tahun, maka sekarang abaikan apa yang pemerintah katakan kepada Anda,” kata Ebadi dalam sebuah wawancara seperti dikutip Asharq Al-Awsat, koran saudara Arab News, yang diterbitkan pada hari Kamis.

Dia  mengatakan warga Iran harus tetap berada di jalanan, dan konstitusi negara memberi mereka hak untuk protes.

Pada wawancara terpisah dengan Reuters, Ebadi mendesak AS dan masyarakat internasional untuk mendukung protes di seluruh Iran dengan sanksi politik dan bukan langkah-langkah ekonomi yang bisa mengenai masyarakat umum.

Baca: Sudah 21 Tewas dalam Aksi Demontrasi Berdarah di Iran Selama 5 Hari

Beberapa jam kemudian, Washington mengenakan sanksi atas lima perusahaan Iran yang dituduh beroperasi sebagai bagian dari program rudal balistik ilegal Iran.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Menteri keuangan AS Steven Mnuchin menghubungkan tindakan itu dengan protes anti-pemerintah yang berkelanjutan , dengan alasan bahwa Iran harus lebih banyak mengeluarkan dana untuk kesejahteraan masyarakat daripada untuk senjata yang dilarang

“Ketika rakyat Iran menderita, pemerintah mereka dan IRGC (Korps Garda Pengawal Revolusi Iran) mendanai sejumlah kelompok militan dan teroris asing, dan pelanggaran hak asasi manusia,” katanya.

AS juga meminta Dewan keamanan PBB menggelar pertemuan darurat tentang kerusuhan di Iran yang akan diadakan pada hari Jumat, kata sejumlah diplomat.

Di London,  kelompok oposisi Iran berkumpul di luar kediaman Perdana Menteri Theresa untuk menyerukan pemerintah Inggris agar mendukung para demonstran di Iran.

Protes-protes di Iran, yang dimulai karena  kesulitan ekonomi yang dialami para pemuda dan kelas pekerja, telah berkembang menjadi sebuah pemberontakan yang menentang kekuasaan dan keistimewaan kalangan elit, terutama pemimpin tertinggi Ali Khamenei.

Meskipun rezim Iran meremehkan protes-protes itu, para analis dan tokoh oposisi mengatakan demonstrasi belum reda.

“Jika tidak terjadi apa-apa, pemberontakan itu mendapatkan momentum dan protes-protes itu intensif,” kata Oubai Shahbandar, analis keturunan Suriah-Amerika dan anggota Program Keamanan Internasional New Amerika Foundation kepada Arab News.

“Meskipun Khamenei mendesak untuk meredakan protes anti-rezim itu, rakyat Iran di berbagai kota masih turun ke jalan-jalan,” kata Shahbandar .

Baca: Kepala AB Iran Janji akan Bantu Hentikan Demonsrasi Anti Rezim

“Di puluhan kota masih terjadi bentrokan antara para demonstran yang damai dan  pasukan keamanan rezim. Kami bisa mengharapkan protes besar-besaran pada hari Jumat. Rezim ini dalam masalah serius ketika pemberontakan memasuki pekan kedua.”

Shahriar Kia, seorang aktivis hak asasi manusia, analis politik dan anggota  People’s Mojahedin Organization of Iran (PMOI) mengatakan kepada Arab News bahwa adalah suatu “kekonyolan” ketika rezim mengklaim bahwa protes-protes itu mereda.

“Rezim ingin mendorong semangat pasukannya yang kehilangan semangat. Itu hanya angan-angan,” katanya.

“Meskipun rezim melakukan kebrutalan, protes terus berlanjut dan pada hari ini, kami menerima laporan protes dari seluruh Iran,” katanya. “Rakyat Iran bertekad untuk terus melanjutkan protes dengan maksud untuk mencapai kemenangan,” kata Kia.

“Tentu saja,  jalannya tidak lurus dan mengalami pasang surut, tapi para pengunjuk rasa tidak akan menyerah sampai rezim digulingkan,” katanya.

Protes menyebar ke 115 kota, dengan kecepatan di mana protes-protes itu berubah menjadi protes politik, dan slogan-slogan yang diungkapkan oleh para demonstran, menunjukkan bahwa pemberontakan itu adalah “berakar” dan “rezim ditakdirkan mati,” kata Kia.*/Abd Mustofa

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Abdolrahim Mousavianti pemerintahAnti RezimdemonstrasiGarda RevolusiiranIRGCMohammad Ali Jafarimullahprotessyiah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Lika-liku Ketua Takmir Masjid Pedalaman Minoritas Muslim
Tulisan selanjutnya Charlie Hebdo 2 Tahun Terakhir: Omzet Menurun, Tagihan Keamanan Membengkak

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal

Berita
31 Mei 2026 05:00
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran

Terbaru

  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?