Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Majikan China Menunggak Upah, Buruh Dibayar Pakai Batubata

Ama Farah
Terakhir diupdate: 23 Januari 2018 19:41 7:41 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 23 Januari 2018 19:41
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Para buruh di sebuah pabrik batubata di bagian tenggara China yang upahnya belum dibayar oleh majikan, akhirnya harus menerima gaji dalam bentuk batubata.

Dilansir BBC Senin (22/1/2018), kantor berita Xinhua melaporkan bahwa sekitar 30 pekerja di Nanchang, Provinsi Jiangxi, setuju untuk menerima 290.000 buah batubata sebagai ganti 80.000 yuan upah mereka yang belum dibayarkan.

Jiangxi Daily melaporkan, para pekerja itu semuanya adalah pendatang. Mereka berasal dari daerah pegunungan di Yunan, barat daya China, di mana mereka hidup hanya mengandalkan lilin tanpa listrik atau kayu bakar untuk menghangatkan rumah.

Setelah kantor departemen tenaga kerja setempat turun tangan dibantu pengadilan, para buruh setuju untuk menerima upah dari pabrik berupa batubata untuk bayaran yang belum mereka terima.

Xinhua melaporkan, majikan pabrik –yang tidak disebutkan namanya oleh media lokal– masih memikirkan cara untuk membayar 10.000 yuan sisa upah yang belum dibayarkan. [1 yuan sekitar 2.000 rupiah]

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Kasus itu menyulut perdebatan seru pengguna media sosial Sina Weibo.

“Mengapa selalu saja para pekerja dari pedesaan yang upahnya tidak dibayarkan,” kata seorang warga.

Sejumlah orang lain menjadikan kasus itu sebagai lelucon. Mereka mengatakan bahwa situasi “gelembung perumahan” di China sudah begitu parahnya sampai-sampai batubata dianggap layak menjadi alat pembayaran.

Perselisihan antara majikan dengan pekerja migran asal pedesaan di China kerap terjadi, terutama menjelang perayaan tahun baru China, yang pada tahun ini bertepatan dengan 16 Februari.

All-China Federation of Trade Unions mengatakan bahwa meeka sudah membantu lebih dari lima juta pekerja dalam sengketa upah yang belum dibayar. Selama lima tahun terakhir tidak kurang dari total 30 miliar yuan upah buruh tidak dibayarkan sebagaimana mestinya oleh para majikan.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya KPAI Sesalkan Raperpres JKN Tak Memasukkan UU Perlindungan Anak
Tulisan selanjutnya Presiden Jokowi Diminta Tegas Nyatakan Tolak LGBT

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Berita
15 Juli 2026 21:36
Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

Terbaru

  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
  • Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?