Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Bush Akan Ke Indonesia

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 10 Oktober 2003 08:01 8:01 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 10 Oktober 2003 08:01
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Bush meninggalkan Washington 15 Oktober untuk melakukan perjalanan ke enam negara, yang akan berlabuh di pertemuan puncak APEC 20-21 Oktober di Thailand.

Ia kemudian akan melakukan perjalanan ke Jepang 17-18 Oktober, Filipina selama delapan jam pada 18 Oktober, Thailand 18-21 Oktober, Singapura 21-22 Oktober, Indonesia 22 Oktober, dan terakhir sekutunya dalam perang Iraq, Australia, pada 22-23 Oktober.

Di tiap pemberhentian, Bush merencanakan untuk membicarakan “masalah penting bilateral, regional dan global”, kata jurubicara Scott McCellan, yang mengumumkan perjalanan itu dalam satu penjelasan singkat kepada wartawan.

Kemungkinan, dengan satu resolusi baru PBB, yang dimaksudkan untuk mendapatkan lebih banyak negara untuk membagi beban yang meningkat di Iraq.

Bush pertama-tama akan berhenti di Kalifornia dan mungkin akan mengadakan pertemuan di sana dengan bintang politik pendatang baru dari dunia hiburan, Arnold Schwarzenegger, yang memperoleh jabatan gubernur dalam pemilihan karena pemecatan (gubernur Gray Davis) yang tidak biasa, yang mungkin memiliki pengaruh atas upaya pemilihan kembali presiden (Bush) pada 2004.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Ia kemudian menuju Jepang untuk mengadakan pembicaraan dengan PM Jepang Junichiro Koizumi, yang diperkirakan akan memusatkan perhatian pada peran Tokyo dalam “pembicaraan multi-pihak” yang dimaksudkan untuk meredakan konflik yang sudah berlangsung setahun ini dengan Pyongyang dan juga upaya pasca invasi di Iraq.

Koizumi menurut laporan mengatakan ia akan “mempertimbangkan dengan aktif” tawaran bantuan keuangan. Jepang menanggung sekitar 20 persen dari sumbangan internasional pada biaya Perang Teluk 1991.

Berhentinya Bush sebentar di Filipina dianggap secara luas sebagai isyarat untuk memberi hadiah pada dan dukungan Presiden Gloria Arroyo karena bantuannya dalam apa yang disebut-sebut AS sebagi perang melawan terorisme, dan juga sumbangan tentara, polisi, pekerja medis kepada pasukan pimpinan AS di Iraq.

Sebagai imbalan, Arroyo akan menekannya (agar memberikan) bantuan militer — 30 helikopter dan 30.000 senapan M 16 — untuk menghadapi kelompok-kelompok yang selama ini dianggap ingi memisahkan diri dari Filipina

Malam hari itu, Bush akan menuju Thailand, tempat ia akan minta para pemimpin di pertemuan puncak APEC untuk meningkatkan kerjasama dalam perang atas terorisme yang ia lancarkan setelah serangan 11 September 2001 di Amerika, kata pejabat AS.

Belum jelas, apakah ia akan mengusahakan uang atau tentara dari negara-negara forum Kerjasama Ekonomi Asia Pasifik (APEC) untuk Iraq.

Bush kemudian melanjutkan perjalanan ke Singapura setelah menandatangani perundangan pelaksanaan perjanjian perdagangan bebas dengan negara kota itu awal bulan lalu. Sejumlah perusahaan dari Singapura telah menerima kontrak pasca perang di Iraq.

Dari sana, Presiden AS itu dikabarkan akan bertolak ke Indonesia. Meski belum jelas diungkapkan, sedikitnya ada satu berita mengatakan Bush akan berhenti di Bali sambil memperingati bom setahun lalu yang menewaskan 202 orang.

Sebuah stasiun radio Australia Jumat mengutip penjelasan pers yang mengatakan bahwa Bush akan tiba di ibukota Canberra pada 22 Oktober dan akan berpidato pada sidang gabungan parlemen pada hari berikutnya.

Pidatonya akan dipusatkan pada “persahabatan Australia dengan AS dan tentang peran kedua negara itu di Asia Pasifik dalam memerangi terorisme”, demikian radio itu mengutip keterangan pers tersebut. (Ant/afp)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Cara Menghindar Barbie Gaya Muslimah
Tulisan selanjutnya Pastika Dan Beberapa Perwira Polri Akan Mendapat Penghargaan Australia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran

Berita
30 Mei 2026 10:28
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal

Terbaru

  • 123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?