Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Keluarga Sakinah

Berikan Penghargaan dan Penghormatan pada Anak (2)

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 7 Februari 2018 10:58 10:58 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 7 Februari 2018 11:54
Bagikan
Ilustrasi.
Bagikan

DALAM hal memilih teman, masjid dapat dianggap sebagai lingkungan yang bagus bagi sang anak untuk memilih sekumpulan teman yang bersih dan baik baginya. Di masjid, dia dapat bertemu dengan mereka lima kali dalam sehari. Belum lagi, ditambah dengan kedatangannya untuk menghadiri berbagai kegiatan yang diadakan oleh pengurus masjid itu sendiri, seperti mempelajari keislaman, mempelajari dan menghafal Al-Quran, dan berbagai kegiatan lain yang di dalamnya berkumpul anak-anak yang memiliki prestasi terbaik.

Dengan demikian, anak-anak akan merasa beruntung dan bahagia karena dapat keluar dari rumah seperti layaknya orang-orang besar lainnya. Mereka juga memiliki teman yang dapat ditemui setiap hari dan dapat memilih anak-di antara sekian banyak anak yang ada-yang memiliki keserupaan dalam selera dan hasrat dengannya untuk menjadi sahabat karibnya.

Dalam hal ini Rasulullah Shalallaahu ‘Alaihi Wasallam bersabda,

“Jiwa-jiwa itu bagaikan tentara yang dipersenjatai. Barangsiapa yang dapat saling berkenalan maka ia akan saling bersahabat. Dan barangsiapa saling masa mengingkari (masa bodoh) maka ia akan saling berselisih.” (HR Muslim).

Hadits ini menjelaskan adanya persahabatan yang dibangun atas dasar saling mengenal di antara jiwa dan adanya kesesuaian hati. Oleh karena itu, ada yang berpendapat bahwa hendaknya kita tidak boleh memaksakan teman tertentu bagi sang anak.

Baca Juga

Zakat dari Harta Haram, Apa Hukumnya?
Kedudukan Hukum Adik Ipar
 Bijaksana Saat Menolak Lamaran
Suami Merahasiakan Gajinya, Menurut Islam
Mengembalikan Indahnya ‘Kamar Tidur’

Hal paling penting yang dibutuhkan oleh anak-anak adalah hendaknya orang yang membimbing mereka adalah orang yang berakhlak dan mempunyai pemahaman agama yang baik. Selain itu, orang tersebut hendaknya mengenal baik ilmu yang membahas tentang perkembangan jiwa anak-anak dan ilmu syariat. Alangkah lebih bagusnya lagi, jika mereka juga adalah orang-orang yang dapat menyelami jiwa anak muda supaya mereka dapat lebih dekat dengan anak-anak tersebut.

Untuk itu, hendaknya sang ayah dapat menyertakan anaknya pergi ke masjid sejak dia berusia enam tahun. Selain itu, juga ke tempat-tempat lain, yaitu tempat anak-anak yang mempunyai tingkah laku baik.

Dengan penanganan yang baik, orang tua dapat mengembalikan bentuk akhlak sang anak. Sebab, hal yang biasa terjadi, akhlak buruk sang anak akan kembali membaik ketika dia mempunyai teman-teman yang lebih baik darinya. Sebagaimana halnya anak yang mempunyai akhlak buruk, mereka akan mempunyai akhlak yang lebih buruk lagi jika dia mempunyai teman-teman berakhlak buruk. Karena itu, jika seorang ayah menemukan teman-temannya mempunyai akhlak buruk, dia harus cepat-cepat melakukan intervensi untuk memotong keadaan tersebut, yaitu membebaskan anaknya dari pengaruh mereka, baik dengan cara pindah dari sekolah semula atau pindah dari desanya, jika memang hal tersebut diperlukan demi menjaga masa depan anaknya.

Dalam memilih teman untuk anaknya, sebisa mungkin orang tua harus memilih teman yang mempunyai sifat-sifat dan kepribadian sempurna. Biasanya, anak yang memiliki sifat-sifat seperti ini jumlahnya sangat sedikit. Dalam hal ini, Rasulullah Shalallaahu ‘Alaihi Wasallam bersabda,

“Manusia itu bagaikan sekumpulan unta yang sekarat, hampir saja engkau tidak menemukan unta yang dapat digunakan untuk bepergian.”

Orang tua juga harus mau melatih anaknya dengan berbagai cara, seperti melatihnya memiliki sifat mulia, mau berkorban untuk temannya, dan mau memprioritaskan mereka demi menguatkan atau menyelamatkan persahabatan antara dirinya dengan teman-temannya.

Orang tuanya harus memenuhi kebutuhan sang anak untuk bisa tertawa dan bersenda gurau. Tetapi, dengan beberapa syarat, seperti hendaknya dalam bersenda gurau tersebut tidak boleh ada kebohongan, sebagaimana yang dilakukan Rasulullah terhadap para sahabatnya. Sebab, beliau pun mau tertawa dan bersenda gurau dengan mereka. Tetapi, dalam senda guraunya, beliau tidak mengatakan sesuatu, kecuali sesuatu tersebut memang benar. Selain itu, hendaknya tidak boleh bersenda gurau dengan suatu hal yang dapat menyebabkan perselisihan dan pertengkaran.

Telah diriwayatkan bahwa suatu hari para sahabat Rasulullah Shalallaahu ‘Alaihi Wasallam melakukan perjalanan dengan beliau. Ada salah seorang dari mereka yang tertidur. Melihat hal tersebut, sebagian dari mereka mengambil panah yang ada di tubuhnya. Ketika terbangun, laki-laki tersebut terkejut karena panahnya telah hilang. Tertawalah para sahabat. Rasulullah bertanya, “Apa yang membuat kalian tertawa?”

Mereka berkata, “Tidak, tidak. Kami tertawa karena kami mengambil panahnya lalu dia terkejut.”

Mendengar hal itu, Rasulullah bersabda, “Tidak diperbolehkan bagi seorang Muslim menakut-nakuti Muslim lainnya.” (HR Ahmad dan Abu Dawud).

Telah diriwayatkan juga bahwa ketika anak Rasulullah yang bernama Ibrahim meninggal dunia, kedua mata beliau berlinang. Beliau bersabda, “Air mata ini adalah rahmat yang dijadikan oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala bagi hati orang-orang yang dikasihinya. Hati bersedih dan mata mencucurkan air matanya. Namun, kita jangan sampai mengatakan sesuatu yang menyebabkan Tuhan murka.” (Ibnu Majah).*/Jamal Abdul Hadi, Ali Ahmad Laban, Samiyah Ali Laban, dari bukunya Menuntun Buah Hati Menuju Surga.

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:jangan mencela anakMembangkitkan rasa percaya diri anakpersahabatan anak
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Berikan Penghargaan dan Penghormatan pada Anak (1)
Tulisan selanjutnya Buku Dibantah Buku

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hakim Prancis Buka Penyelidikan Dugaan Kejahatan Perang Israel di Libanon

Berita
5 November 2026 17:30
Lancarkan Serangan ke Pulau Qeshm Iran, AS: ‘Tindakan Defensif’
Standardisasi Dai MUI Buka Pintu Pengabdian Alumni Timur Tengah
Abdul El-Sayed, Muslim Pertama yang Jadi Senat Amerika Serikat
Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya Buntut Penggerebekan Ponpes Hamalatul Qur’an

Terbaru

  • Iran Eksekusi Mati Pria Jaish al-Adl Terlibat Penyerangan Kantor Polisi
  • Kepala Intelijen Turki: “Tidak ada Palestina tanpa Gaza”
  • Apresiasi LPH Hidayatullah, Wagub Jateng Ajak Bersama Bangun Sistem Halal Indonesia
  • Parlemen Dukung Pakta Pertahanan Mekkah, Turki Bisa Kirim Bantuan Militer ke Saudi
  • Pemukim Ilegal ‘Israel’ Meneror Petani Zaitun Palestina di Seluruh Tepi Barat
  • Mudahkan Masyarakat Akses Khanazah Keilmuan, Muhammadiyah Luncurkan ChatHPT di Munas Tarjih XXXIII
  • Koalisi Saudi Klaim Cegat Rudal Balistik Houthi di Wilayah Madinah
  • Abdul El-Sayed, Muslim Pertama yang Jadi Senat Amerika Serikat
  • Hakim Prancis Buka Penyelidikan Dugaan Kejahatan Perang Israel di Libanon
  • Di Singapura Memulung Botol Bekas dari Tempat Sampah Bisa Kena Denda

Mungkin Anda Juga Suka

Keluarga Sakinah

Batas Sederhana Berpakaian dan Berhias

17 Januari 2021 07:57
Keluarga Sakinah

Bijaksana Saat Menolak Lamaran

24 Oktober 2018 17:12
Keluarga Sakinah

Hilangnya Kecemburuan Pertanda Matinya Kejantanan

22 Maret 2018 17:04
Keluarga Sakinah

Begini Pandangan Islam terhadap Cemburu

15 Maret 2018 16:25
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?