Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Rusia akan Hentikan Pengiriman Titanium untuk Boeing dan Mesin Roket NASA

Ama Farah
Terakhir diupdate: 14 April 2018 07:07 7:07 am
Ama Farah
Dipublikasikan 14 April 2018 07:07
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Dewan Federasi Rusia akan memberlakukan sanksi balasan terhadap Amerika Serikat, kemungkinan menyangkut komponen-komponen titanium yang dipergunakan Boeing, menurut senator Sergey Ryabukhin.

“Di antara logam-logam alam langka yang Rusia pasok untuk Amerika Serikat adalah titanium, yang diperlukan dalam siklus teknologi produksi Boeing,” kata Ryabukhin kepada kantor berita RIA Novosti seperti dilansir RT Jumat (13/4/2018).

Rusia juga bisa melarang ekspor mesin-mesin RD-180 yang dipergunakan NASA dan Pentagon, imbuh senator itu.

“Mesin-mesin roket ini dipergunakan tidak hanya oleh NASA tetapi juga oleh Pentagon di satelit-satelit mereka. Itu artinya AS menggunakan mesin-mesin roket ini untuk meluncurkan satelit-satelit militer mereka,” kata Ryabukhin.

Sebelumnya pada hari Jumat, wakil-wakil rakyat di parlemen Rusia mengumumkan perihal sanksi balasan terhadap Amerika, yang pekan lalu menjatuhkan sanksi atas Rusia. Menurut wakil ketua Duma (majelis rendah parlemen Rusia) Ivan Melnikov, tindakan balasan Rusia tersebut akan termasuk pemutusan kerja sama dengan AS dalam industri nuklir, pembuatan pesawat terbang dan pesawat luar angkasa.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Rusia mampu untuk ‘mengusik’ AS dengan menghentikan atau sangat membatasi kerja sama di bidang antariksa, atau dengan memangkas suplai komponen untuk pesawat Boeing dan menutup pasokan titanium,” kata Petr Pushkarev, analis kepala dari TeleTrade.

Sampai tahun lalu, 40 persen komponen pesawat yang terbuat dari titanium buatan Rusia dijual kepada Boeing dan 60 persen kepada rivalnya di Eropa Airbus, menurut seorang jubir perusahaan milik negara Rusia Rostec.

“Kami memiliki joint venture dengan Boeing Amerika. Lokasinya berada di kawasan Pegunungan Ural, di Verkhbyaya Salda, dimana produksinya dikerjakan dengan teknologi yang benar-benar unik. Kami menyuplai bukan titanium, melainkan komponen jadi dari titanium. Dan teknologi pembuatannya merupakan milik Rusia,” kata Viktor Kladov kepada Rossiyskaya Gazeta.

Jubir kepresidenan Rusia Dmitry Peskov mengatakan Kremlin akan menganalisa rancangan undang-undanganya, tetapi tidak memberikan waktu pasti kapan akan diterapkan. “Kami perlu waktu untuk menganalisa sudut pandang anggota-anggota parlemen Rusia yang mengusulkan RUU itu, guna merumuskan seperti apa nantinya,” kata Peskov kepada para jurnalis hari Jumat (13/4/2018).*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pergub Aceh Hukuman Cambuk Digelar di LP, Ini Sikap Menkumham
Tulisan selanjutnya Indonesia Muroja’ah Digelar di Tangerang

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif

Berita
14 Juli 2026 15:30
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?