Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita dari Anda

Direktur PTKI Kemenag Tegaskan Peran Islam dalam NKRI

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 7 Mei 2018 13:51 1:51 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 7 Mei 2018 13:51
Bagikan
Direktur Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) Kementerian Agama (Kemenag) RI, Prof Dr Arskal Salim GP menyampaikan Kuliah Umum bersama sivitas akademika Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Hidayatullah Batam, Kepulauan Riau.
Bagikan

Hidayatullah.com– Direktur Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) Kementerian Agama (Kemenag) RI, Prof Dr Arskal Salim GP menegaskan peranan dan posisi Islam dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Hal itu disampaikan dalam Kuliah Umum bersama sivitas akademika Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Hidayatullah Batam, Kepulauan Riau, belum lama ini.

Bertempat di Aula Kampus Utama Pondok Pesantren Hidayatullah Batam, Guru Besar Politik Hukum Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta ini memaparkan orasi ilmiah dengan tema “Peran PTKI dalam Meningkatkan Gairah Keislaman dan Wawasan Kebangsaan”, di hadapan ratusan mahasiswa dan tamu undangan.

Dalam orasinya, Prof Arskal mengawali penjelasannya tentang keistimewaan Indonesia dibanding negara lain, khususnya dalam hal kebebasan menjalankan ajaran Islam.

Baca: Seminar BEM STIT Hidayatullah Kupas Eratnya Islam dan NKRI

Di negara lain, khususnya negara sekuler, papar Prof Arskal, susah sekali untuk mendirikan masjid, menyampaikan khutbah secara terbuka, dan melaksanakan ajaran keislaman dalam ruang ruang publik.

“Tapi kita di negeri ini, sangat bebas. Apapun bisa kita lakukan untuk melaksanakan ajaran keislaman kita. Tidak ada yang larang. Coba bandingkan dengan negara-negara sekular,” tegas Prof Arskal sambil menceritakan pengalamannya belajar di sejumlah negara Eropa.

Baca Juga

Puluhan Murid SPI Jakarta Angkatan ke-13 Dinyatakan Lulus  
Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga
Hidayatullah Samarinda Dirikan Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah
Outbound Seru di TSOT  Prigen Pasuruan
Tutup Dauroh, Pesantren Hidayatullah Kupang Berbagi Bingkisan Ramadhan Kepada Warga non-Muslim Sekitar

Bahkan, lanjut Prof, atas peranan dan terjalinnya ikatan Islam yang sangat kuat dengan Indonesia, bangsa ini kemudian dipuji oleh bangsa luar. Mereka respek dengan realitas ini.

“Kok bisa, punya mayoritas Muslim, hidup dalam kemajemukan suku, ditambah sistem demokrasi, bisa ketemu, bisa sejalan seiring?” ucap alumnus Pasca Doktoral Jerman ini dengan ungkapan bertanya.

Baca: Ketua MPR: Mosi Integral M Natsir Bukti Umat Islam Cinta NKRI

Ini semua karena peranan Islam di yang sudah mengakar dan menyatu dengan budaya bangsa Indonesia, lanjutnya.

“Sebab, penyebaran Islam ke Nusantara bukan dengan kekerasan, tidak dengan pedang, tapi ia dibawa para ulama, para pedagang Arab,” imbuhnya, “dengan cara yang damai.”

Sehingga, tegas alumnus Doktoral Hukum dari Australia ini, nilai-nilai kekhasan yang ada di negara ini, harus senantiasa dirawat. Jangan sampai membenturkan Islam dengan paham kebangsaan.

“Kita bagian dari Indonesia, maka kita harus jaga NKRI ini. Alangkah indahnya, Islam dan kebangsaan, dapat berjalan seiring,” pesan Guru Besar di Fakultas Syariah dan Hukum ini.

Baca: Muhammadiyah: NKRI Anak Kandung Umat Islam Indonesia

Prof Arskal juga menitipkan harapan buat Kampus Hidayatullah Batam, agar mengambil peran besar dalam mengawal Islam dan kebangsaan NKRI ini.

“Kampus Hidayatullah Batam, khususnya STIT Hidayatullah Batam harus mengambil peran ini, apalagi berada dalam kawasan yang sangat strategis, dekat Singapura dan Malaysia, serta berada dalam semenanjung Kepulauan Melayu,” pesan Arskal.

Indonesia, lanjut Arskal, akan menghadapi bonus demografi tahun 2045, 100 tahun kemerdekaan Indonesia. Bagaimana menghadapi tantangan ini? Kalau tidak persiapkan dari sekarang, maka bangsa ini akan tergerus oleh zaman, tutupnya.

Kegiatan Kuliah Umum ini dihadiri oleh segenap Pembina dan Pengurus Yayasan Pondok Pesantren setempat, Pengurus DPP, Ketua DP Kepulauan Riau, Para Pimpinan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta di Batam, dan ratusan tamu undangan lainnya.* Kiriman Azhari

Baca: Pimpinan MPR: Dari Dulu Umat Islam Selalu Berkorban Demi Keutuhan NKRI

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Arskal Salim GPBatamDirektur Perguruan Tinggi Keagamaan IslamHidayatullah BatamislamIslam dan IndonesiaIslam dan NKRIIslam NusantaraKementerian AgamaKepulauan Riaunegara kesatuan Republik IndonesiaNKRInusantaraPTKISekolah Tinggi Ilmu TarbiyahSTIT Hidayatullah Batam
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Sakit Bukan Penghalang Perjuangan
Tulisan selanjutnya Wakili Jokowi, Menag Buka Ijtima ‘Ulama Komisi Fatwa MUI ke-6

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak

Berita
1 Juni 2026 13:00
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Berita dari Anda

Diskusi Kepemimpinan LIDMI, Pendiri INSISTS Sampaikan Konsep Adab dalam Melahirkan Pemimpin Beradab

24 Desember 2022 21:00
Berita dari Anda

Muhammadiyah Yaman Gelar Audiensi dan Sosialisasi Strategi Dakwah

22 Desember 2022 10:32
Berita dari Anda

Wakil Ketua I DPRD PPU Hadiri LTC Pemuda Hidayatullah di IKN

4 Desember 2022 21:21
Berita dari Anda

Hinaan “Anjinghu Akbar” Muncul Kembali, SPI Mengecam Keras

1 Desember 2022 19:28
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?