Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Israel Mulai Menyiapkan Pemakaman Ariel Sharon

Ama Farah
Terakhir diupdate: 10 Januari 2014 20:08 8:08 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 3 Januari 2014 15:35
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Persiapan pemakaman secara kenegaraan untuk bekas perdana menteri Ariel Sharon telah dimulai, kata para pejabat Zionis Israel.

Dr Zeev Rostein, direktur Rumah Sakit Tel Hashomer di Tel Aviv, hari Kamis (2/1/2014) mengatakan bahwa kondisi Sharon yang sedang koma itu semakin memburuk dua hari terakhir dan organ-organ vitalnya mengalami kegagalan serius. [Baca berita sebelumnya: Usai operasi, kondisi mayat hidup Ariel Sharon semakin memburuk]

Dilansir Aljazeera, The Jerusalem Post hari Jumat (3/1/2013) melaporkan bahwa Sharon pernah menyatakan dengan jelas dirinya ingin dikubur di samping makam istrinya Lily di tempat tinggalnya Sycamore Ranch di Negev. Sharon tidak mau dikubur di pemakaman Mount Herzl yang biasa menjadi tempat peristirahatan terakhir para mantan perdana menteri Zionis.

Koran Israel itu juga melaporkan, pemakaman Sharon akan diatur oleh kantor perdana menteri bersama kedua putra Sharon, Gilad dan Omri.

Dr Rotstein mengatakan sebelumnya bahwa keluarga dan para dokter yang merawat Sharon yakin kondisi pria 85 tahun itu semakin hari semakin memburuk.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Dia berada dalam kondisi kritis dan nyawanya benar-benar dalam bahaya,” kata Rotstein.

Laporan medis resmi tentang kondisi Sharon, yang terbujur koma sejak terserang stroke tanggal 4 Januari 2006, untuk pertama kalinya dirilis pada hari Rabu (1/1/2014). Dalam laporan itu disebutkan bahwa bekas perdana menteri Zionis itu mengalami gagal ginjal.

Mark Regev, jurubicara untuk Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, mengatakan bahwa persiapan yang dibutuhkan untuk menyelenggarakan pemakaman kenegaraan bisa menjadi alasan pemakaman Sharon tidak mengikuti ketentuan agama Yahudi, yang mengharuskan mayat dikubur pada hari kematiannya, lansir koran Inggris Telegraph.

Jerusalem Post mengatakan tidak jelas apakah banyak pemimpin dunia dan menteri luar negeri yang akan datang menghadiri prosesi pemakaman Sharon, seperti yang tampak pada pemakaman Nelson Mandela dan Margaret Thatcher belum lama ini.

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Anas: Terduga Teroris Kok Selalu Ditumpas Mati
Tulisan selanjutnya Firma Hukum Wanita Pertama di Saudi Diresmikan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Berita
15 Juli 2026 21:36
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi

Terbaru

  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
  • Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?