Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Tokoh Syiah Muqtada al-Sadr Kendalikan Kursi Parlemen, Tapi Tak Bisa jadi Perdana Menteri

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 19 Mei 2018 23:23 11:23 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 19 Mei 2018 23:23
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Aliansi politik yang diketuai  tokoh Syiah Muqtada al-Sadr memenangkan kursi parlemen Iraq. Meski demikian, ia tak bisa menjadi perdana menteri karena tak mencalonkan diri dalam Pemilu.

“Tetapi, kemenangan aliansi partainya menempatkan dia dalam posisi yang sangat kuat mengendalikan parlemen,” tulis Aljazeera, Sabtu, (19/05/2018).

Hasil penghitungan suara yang dikeluarkan Komisi Pemilihan Iraq hari Sabtu 12 Mei 2018 mengumumkan,  aliansi partainya meraup 54 kursi di parlemen.

Baca: Tokoh Syiah Unggul Pemilu Iraq, Iran Kirim Komandannya

Koalisi Al-Fatih -dipimpin oleh pasukan Syiah pendukung pemerintah Hashd al-Shaabi- menduduki posisi kedua dengan perolehan 47 kursi.

Sementara Koalisi Perdana Menteri Haidar al-Abadi Nasr menduduki posisi ketiga dengan perolehan 42 kursi dari 328 total kursi parlemen.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Baca: Putra Mahkota Arab Saudi Terima Tokoh Syiah Iraq Moqtada Al-Sadr

Koalisi Al-Sadr tidak memenangi mayoritas suara yang diperlukan untuk dapat membentuk pemerintahan sendiri. Namun Kolisi Al-Sadr akan memainkan peran utama dalam pemilihan perdana menteri.

Al-Sadr dikenal memusuhi Amerika Serikat (AS) dan keberadaan pasukan militer AS di Iraq. Juga mendesak sekutu Iran, Bashar al Assad mundur akibat hancurnya Suriah.

Dalam pidato kemenangannya di depan pendukung, Sadr mengatakan, dia berjanji membantu kaum miskin dan membangun sekolah serta rumah sakit di Iraq.

Hasil pemilu tanggal 12 Mei itu telah tertunda untuk menentukan apakah sistem pemilihan elektronik yang digunakan dalam Pemilu itu cacat.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:iraniraqKursi ParlemenMuqtada al-SadrpemiluPerdana Menterisyiah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya ISIS Labeli Ustadz Bachtiar Nasir sebagai “Ulama Murtad”
Tulisan selanjutnya Palestina Desak Negara Arab Panggil Duta Besar Mereka di Amerika

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI

Berita
14 Juli 2026 14:52
ASN Jabar Bisa Dipecat Jika Terbukti Jadi Bagian Kelompok LGBT, Wagub Erwan Tegaskan Sanksi Terberat
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
Pengangguran di China Lahirkan Industri Baru: Kantor untuk “Pura-pura Bekerja”

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?