Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Najib Razak Ditanyai Komisi Antikorupsi Terkait Skandal 1MDB

Ama Farah
Terakhir diupdate: 22 Mei 2018 19:54 7:54 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 22 Mei 2018 19:54
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Mantan perdana menteri Najib Razak hari Selasa (22/5/2018) mendatangi kantor Komisi Antikorupsi Malaysia (MACC) untuk ditanyai seputar perannya dalam kasus dugaan penggelapan dana 1MDB.

Dua pekan setelah terjungkal dari kursi kekuasaan, Najib diperintahkan untuk menjelaskan perihal transfer mencurigakan dana sebesar 42 juta ringgit (sekitar $10,6 juta) ke dalam rekening bank miliknya.

Dana tersebut dicurigai berasal dari 1Malaysia Development Berhad, lembaga keuangan milik negara yang kehilangan dana sekitar $4,5 miliar pada tahun 2015.

Ketua MACC Shukiri Abdull mengatakan bahwa pihaknya memanggil Najib untuk memberikan pernyataan, bukan karena ditahan atau dijadikan tersangka seperti yang banyak diduga orang, lapor DW.

Dikerubungi awak media, Najib tiba di kantor pusat MACC di Kuala Lumpur dengan mengenakan kemeja dan terlihat santai.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Selama ini Najib selalu membantah tuduhan yang menyatakan dirinya terlibat skandal 1MDB.

Namun, para penyidik di Amerika Serikat mengatakan orang-orang dekat Najib mencuri dan menyuci uang 1MDB melalui rekening bank di Amerika Serikat, yang sebagian diduga kemudian parkir di dalam rekening pribadi milik Najib.

Kecurigaan terhadap Najib berawal dari temuan $681 juta di rekening atas namanya, meskipun dia berdalih bahwa uang itu berasal dari donasi keluarga kerajaan Arab Saudi.

Kecurigaan terhadap Najib semakin besar ketika dia mencopot jaksa agung dan memerintahkan agar aparat MACC menghentikan penyelidikan kasus 1MDB.

Tidak lama setelah koalisinya Barisan Nasional dikalahkan koalisi Pakatan Harapan pimpinan Mahathir Mohamad, Najib beserta istri dilarang meninggalkan Malaysia. Setelah itu, petugas menyita puluhan tas dan koper –yang kabarnya berisi uang tunai dalam beragam mata uang serta perhiasan– dari sejumlah properti yang pernah ditempati Najib dan keluarga.

Departemen Kehakiman Amerika Serikat hari Selasa (22/5/2018) mengatakan bahwa pihaknya akan terus melanjutkan investigasinya sendiri terhadap hilangnya $4,5 miliar dana 1MDB, yang kebanyakan mengalir melewati rekening-rekening bank di negeri Paman Sam.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ramadhan, HILMI-FPI Salurkan Bantuan Tahap IV untuk Rohingya di Myanmar
Tulisan selanjutnya LPAI: Anak-anak dalam Kasus Peledakan Bom adalah Korban

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Berita
4 Juni 2026 10:00
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?