Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Setengah Terpidana Pemerkosaan di Swedia Pria Kelahiran Luar Negeri

Ama Farah
Terakhir diupdate: 24 Agustus 2018 18:00 6:00 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 24 Agustus 2018 18:00
Bagikan
Imigrasi dan kriminalitas adalah dua isu besar dalam kampanye Pemilu di Swedia
Bagikan

Hidayatullah.com–Sekitar 58% pria terpidana kasus perkosaan dan percobaan perkosaan lima tahun terakhir di Swedia adalah orang yang dilahirkan di luar negeri, menurut data stasiun TV nasional STV.

Lembaga penyiaran publik itu mengatakan sudah menghitung semua vonis pengadilan guna memberikan gambaran yang lengkap, lapor BBC.

Dalam program Mission Investigation yang disiarkan hari Rabu (22/8/2018) itu, SVT mengatakan bahwa jumlah total pelaku pemerkosaan selama 5 tahun terakhir mencapai 843. Dari jumlah itu 197 orang berasal dari Timur Tengah dan Afrika Utara, serta 45 orang dari Afghanistan.

Baca: Mahasiswi Pertukaran Pelajar Asal Indonesia di Belanda jadi Korban Perkosaan

Pada tahun 2015 di masa puncak krisis pengungsi, Swedia menampung sekitar 160.000 migran –terbanyak perkapita dibanding negara Uni Eropa lain. Saat itu kasus pemerkosaan yang dilaporkan oleh korban ke petugas menurun 12% dibanding tahun sebelumnya.

Baca: Swedia: Hubungan Seks Tidak Suka Sama Suka Berarti Perkosaan 

STV melaporkan bahwa dalam kasus-kasus di mana korban tidak mengenal pemerkosanya, proporsi pelaku yang merupakan kelahiran luar negeri lebih dari 80%.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pada bulan Mei, Swedia mengubah undang-undangnya guna memasukkan hubungan seksual tidak suka sama suka sebagai tindak kriminal perkosaan. Sebelum UU itu diubah, jaksa harus membuktikan dalam kasus yang ditanganinya terjadi tindakan kekerasan oleh pelaku terhadap korban, atau korban dieksploitasi dalam kondisi tak berdaya.

Imigrasi dan kriminalitas adalah dua isu besar dalam kampanye pemilu di Swedia yang akan digelar pada 9 September.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:pemerkosaanswediaTerpidana
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Terkait Korupsi Rumah eks Presiden Argentina Digeledah
Tulisan selanjutnya Kebakaran Hutan Dekat Berlin, Tiga Desa Dievakuasi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam

Berita
30 Mei 2026 13:38
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?