Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Jurnalis Saudi, Hilang Kontak setelah Kunjungan ke Konsulat Saudi di Turki

Ahmad
Terakhir diupdate: 4 Oktober 2018 06:58 6:58 am
Ahmad
Dipublikasikan 3 Oktober 2018 22:40
Bagikan
Halice, tunangan Kashoggi
Bagikan

Hidayatullah.com–Jurnalis Saudi, Jamal Khashoggi (52) dikabarkan menghilang di Turki setelah mengunjungi Konsulat Saudi untuk mengurus pernikahannya, jelas tunangan Khashogi melaporkan.

Dalam sebuah wawancara eksklusif dengan Arabi21, tunangaan Khashogi, Hatice (36) mengatakan Khashoggi memasuki konsulat pada pukul 13:00 waktu setempat untuk mengumpulkan beberapa dokumen dan tidak pernah kembali. Para pejabat mengatakan kepadanya bahwa Khashoggi meninggalkan gedung itu, tambah Hatice.

“Saya tidak menerima kabar darinya sejak Selasa pukul 13.00,” ujar Hatice di luar gedung konsulat, Rabu (3/10/2018) sebagaimana dikutip AFP.

Perempuan itu mengatakan, Jamal meninggalkan telepon genggamnya saat pergi ke gedung konsulat Saudi. “Saya hanya ingin tahu keberadaannya. Di mana Jamal?” tambah Hatice sambil sesekali melihat ke teleponnya.

Baca: Khashoggi Kirim Pesan ke Saudi Menyusul Pembebasan Tahanan Ritz Carlton 

Dia menambahkan bahwa dia menghubungi pasukan keamanan Turki tetapi tidak menerima informasi tentang hilangnya Khashoggi.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Khashoggi mengunjungi konsulat Riyadh di Istanbul minggu lalu untuk surat-surat keluarga, tetapi staf konsulat memintanya untuk kembali beberapa hari kemudian untuk menyelesaikan prosedur untuk makalahnya karena alasan birokrasi. Itulah yang dia lakukan hari ini sebelum kepergiannya, ”kata  Hatice.

Jamal mendatangi kantor konsulat untuk mendapatkan dokumen-dokumen resmi untuk persiapan pernikahannya dengan Hatice, yang berkebangsaan Turki itu.

Dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan  editor opini internasional Washington Post, Eli Lopez, hari Rabu, menegaskan bahwa dirinya “tidak dapat mencapai Jamal sampai hari ini dan kami sangat prihatin tentang di mana dia mungkin berada”.

“Itu tidak adil dan memalukan jika dia ditahan karena pekerjaannya sebagai jurnalis dan sebagai komentator … kami berharap dia aman dan kami dapat mendengar darinya segera,” tambah Lopez sebagaimana dikutip Euronews.

Arab Saudi membantah telah menangkap Khashoggi dan mengatakan wartawan itu “segera keluar” setelah meminta dokumen terkait status perkawinannya.

“Pemerintah Arab Saudi menindaklanjuti dengan seksama pada setiap laporan yang terkait dengan keselamatan warganya dan akan terus menindaklanjuti laporan-laporan ini,” kata pihak berwenang Saudi dalam sebuah pernyataan kepada Associated Press.

Namun juru bicara Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan member informasi berbeda.

“Menurut informasi yang kami miliki, orang ini yang adalah warga negara Saudi, masih berada di Konsulat Saudi di Istanbul. Kami tidak memiliki informasi yang bertentangan,” kata Ibrahim Kalin.

Baca:  Jurnalis Saudi Peringatkan ‘Perubahan’ pada Penegakkan Relijius KSA

Pada hari Sabtu, Khashoggi berbicara pada konferensi Middle East Monitor (MEMO) yang menandai 25 tahun sejak penandatanganan Kesepakatan Oslo.

Khashoggi adalah seorang wartawan, kolumnis dan penulis asal Saudi. Dia sebelumnya menjabat sebagai pembantu media untuk Pangeran Turki Al Faisal,  Duta Besar Saudi untuk Amerika Serikat.

Khashoggi telah hidup di pengasingan di Amerika Serikat selama beberapa tahun terakhir. Sebagai seorang wartawan Saudi terkemuka, ia secara ekstensif meliput konflik di Timur Tengah antara 1987 dan 1999 termasuk perang Afghanistan. Dia juga, pada beberapa kesempatan, mewawancarai Osama bin Laden.

Sebagai kontributor  Washington Post, Khashoggi dikenal banyak mengkritik Putra Mahkota Mohammad bin Salman, yang, dalam beberapa tahun terakhir, mengantar gelombang reformasi dengan ‘Visi 2030’ nya.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Jamal Kashoggi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pesantren Hidayatullah Palu Buka Dapur Umum Warga dan Relawan
Tulisan selanjutnya Penembak Jitu ‘Israel’ terus Menargetkan Warga Palestina Taak Bersenjata

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Berita
4 Juni 2026 10:00
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?