Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Majalah TIME Bangkrut, Menjual Merek Fortune Seharga $ 150 Juta

Ahmad
Terakhir diupdate: 11 November 2018 18:26 6:26 pm
Ahmad
Dipublikasikan 10 November 2018 20:23
Bagikan
Setelah berusia hampir satu abad, kini Majalah TIME harus pamit dan berakhir dengan tragis
Bagikan

Hidayatullah.com–Raksasa penerbitan dan media Meredith Corp. Jumat (09/11/2018) mengumumkan menjual merek Majalah Fortune senilai $ 150 juta dalam bentuk tunai kepada Fortune Media Group, milik seorang pengusaha Thailand, Chatchaval Jiaravanon.

Kesepakatan itu terjadi kurang dari dua bulan setelah Meredith menjual Time Magazine kepada miliarder Silicon Valley, Marc Benioff dan istrinya, Lynne, seharga $ 190 juta, dan sebulan setengah sebelum batas akhir akhir tahun Meredith untuk melakukan divestasi empat kali lipat, kutip laman Forbes.com.

Transaksi tersebut merupakan hasil dari persetujuan pengaturan dan diharapkan bias diselesaikan tahun ini. Meredith mengatakan pada Jumat akan menggunakan hasil untuk membayar utang.

Fortune Media Group dimiliki langsung oleh pengusaha Thailand Chatchaval Jiaravanon, pemilik bagian dari konglomerat internasional Charoen Pokphand Group. Konglomerat internasional ini juga dikenal pengusaha di bidang pertanian, makanan, telekomunikasi, mobil, keuangan, farmasi, dan ritel.

Baca:  Reader’s Digest Bangkrut Lagi 

Secara khusus, dia juga terlibat dalam C.P. Grup technology, media dan bisnis telekomunikasi, dan akan memiliki majalah tersebut sebagai investasi pribadi. Seperti halnya kesepakatan Majalah TIME, merek tersebut dijual kepada seorang individu, bukan kepada perusahaan media yang didirikan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Meredith, yang berbasis di Des Moines, Iowa, telah memperoleh Fortune sebagai bagian dari pembelian Time Inc., yang ditutup awal tahun ini. Meredith kemudian menjual Majalah TIME pada bulan Oktober ke Marc Benioff dan istrinya, Lynne. Marc Benioff adalah salah satu pendiri dari Salesforce, sebuah perusahaan cloud computing.

Karena terlihat fokus pada merek yang melayani wanita Amerika, Meredith mengatakan segera berharap untuk mengumumkan penjualan Sports Illustrated and Money, yang juga diperoleh dalam Time Inc. kesepakatan.

Meredith Corp, sebelumnya sempat mengumumkan penyelesaian akuisisi produsen Majalah TIME, Time Inc. Per tanggal 1 Februari 2018 lalu, Meredith Corp sudah mulai menjalankan operasional baru yang menggabungkan dua perusahaan tersebut.

Akuisisi dilakukan Meredith Corp dengan membeli saham Time Inc senilai total US$ 2,8 miliar. Adanya akusisi ini secara tidak langsung berdampak pada merek media lain yang dinaungi Time Inc, seperti Fortune, Sport Illustrated, dan People.

Sebagaimana pernah dimuat Financial Time, Kamis (8/2/2018), dalam beberapa tahun terakhir Majalah TIME menghadapi berbagai masalah khusus dalam proses tumbuh kembangnya. Contohnya saja peluncuran platform web Pathfinder gagasan editor Time Walter Issacson yang tak laku dan justru merugi sebesar US$ 15 juta per tahunya.

Baca: Media Cetak Berguguran, Bagaimanakah Nasib Media Islam

Pada 2008 Majalah TIME juga terkena krisis keuangan, sehingga perusahaan-perusahaan besar seperti IBM, Apple, dan Toyota menarik iklanya pada Time Inc.

Hal ini menjadikan pendapatan Time Inc turun drastis. Chris Roush, Profesor Media dan Jurnalisme dari North Carolina University memaparkan bahwa sebab dari Time Inc bangkrut ialah kelambatan menyesuaikan perkembangan zaman yang ada.

“Time Inc sangat lambat merangkul internet dan telat melihat bahwa internet akan menjadi format utama di masa depan,” ungkap Chris.

Majalah TIME adalah majalah populer dan sangat berpengaruh. Sejak didirikan tahun 1929, majalah ini tumbuh dan berkembang hingga menjadi perusahaan media raksasa sampai mengendalikan banyak usaha. Namun setelah berusia hampir satu abad, kini Majalah TIME harus pamit dengan tragis.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:bangkrutgulung tikarMajalah FortuneMajalah TIMEMeredith CorpTIMETime Inctutup
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pejabat Swedia Hadapi Penyelidikan Usai Komentar Anti Islam
Tulisan selanjutnya Cucu Kasman Kenang Kakeknya Pekerja Keras Teguh Pendirian

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Berita
4 Juni 2026 09:00
Masjid Al Aqsha BSD Sembelih 198 Hewan Qurban, Distribusi hingga Aceh dan NTT
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

Terbaru

  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?