Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
None

PIMPIN Gelar Special Lecture Falsafah Sains Ibn Al-Haytham

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 22 November 2018 08:37 8:37 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 20 November 2018 08:20
Bagikan
Special Lecture Institut Pemikiran Islam dan Pembinaan Insan (PIMPIN) di Bandung
Bagikan

Hidayatullah.com–Institut Pemikiran Islam dan Pembinaan Insan (PIMPIN) Bandung kembali menggelar Special Lecture. Kali ini tema yang diangkat adalah “Falsafah Sains Ibn Al-Haytham” dengan pembicara Usep Mohamad Ishaq, Ph.D. Kajian yang berlangsung di Aula Rabbani, Dipati Ukur, Bandung, Sabtu (17/11/2018) ini tidak lain merupakan bedah karya disertasi pembicara yang berjudul “Ibn al-Haytham dan Falsafah Sainsnya dengan Rujukan Khas Kepada Kitab Thamarah al-Hikmah”

Usep yang juga Ketua Program Studi Sistem Komputer Universitas Komputer Indonesia (Unikom) Bandung ini menjelaskan, selama penelitian, ia telah berhasil mengumpulkan berbagai karya Ibn al-Haytham (w. 1040)  seperti Kitāb al-Manāẓir (optik), Majmuʿ Rasāʾil Ibn al-Haytham (matematika), Kitāb Hayʾah al-ʿAlam (astronomi), dan yang terpenting karya langka bertajuk Kitāb Thamarah al-Ḥikmah (falsafah dan geometri).

Belum Banyak Dikenal

Dunia Barat menyebut Ibn al-Haytham sebagai Alhazen. Ia dikenal sebagai salah satu dari tokoh yang paling terkemuka dalam dunia sains dan matematika dari dunia Islam. Sejumlah sarjana Barat seperti, Hevelius (w. 1687 M), George Sarton (w. 1931), Henry Corbin (w. 1978),  Rossana Giorini (w. 2003) sepakat dengan klaim diatas.

Tahun 2005, United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) memasukkan Ibn al-Haytham sebagai salah satu ilmuwan penting (milestone) dalam perkembangan penelitian tentang cahaya, bersama deretan ilmuwan terkenal lainnya seperti Augustin-Jean Fresnel (1788-1827), James Clerk Maxwell (1831-1879), Albert Einstein (1879-1955).

Baca Juga

Cegah Anak Obesitas, Inggris Larang Makanan Manis dan Gorengan di Sekolah
Iran Hujani Israel dengan Rudal Usai Trump Klaim Kemampuannya Melemah
200 Tentara AS Terluka, Iran Nyatakan Siap Perang Panjang
Jerman Penjarakan Seorang Pria Libanon Anggota Hizbullah
Kurma Israel Beredar di Eropa dengan Label Palsu

“Sayangnya, nama besar Ibn al-Haytham di dunia internasional justru tidak banyak dikenal kaum muslimin sendiri, khususnya di Indonesia. Tidak seperti Ibn Sīnā, Ibn Rushd, ataupun al-Bīrūnī, sosok dan sumbangan Ibn al-Haytham bagi ilmu pengetahuan belum banyak dikenal. Buktinya, tidak banyak sekolah dinamakan Ibn al-Haytham dibandingkan tiga nama itu,” demikian tutur peraih Ph.D. dari Center for Advanced Studies on Islam, Science, and Civilisation (CASIS) – UTM Malaysia ini.

Al-Haytham banyak menyumbangkan teori-teori sains seperti hukum optika, matematika, camera obscura, dan anatomi. Namun, sumbangan terpentingnya adalah tentang kaidah penyelidikan yang disebut sebagai scientific method. Artinya, ilmuwan Basrah, Irak ini mendahului Bacon (w. 1626) ataupun Galileo (w. 1642) sebagai peletak dasar kaidah ilmiah sains (scientific method).

Falsafah Sains

Usep yang juga dosen fisika dan matematika ini menjelaskan bahwa tujuan belajar sains menurut Ibn al-Haytham adalah menjadi al-Insān at-tām (manusia yang sempurna) dengan memanfaatkan semua potensi yang Allah berikan. Selain itu, belajar sains juga hendaknya dimaksudkan untuk mendekatkan diri (qurbah) kepada Allah Subhanahu Wata’ala dan mengarahkan orang agar bertaqwa. Ini sangat berbeda dengan tujuan belajar sains orang sekarang yang umumnya demi tujuan pragmatis dan ekonomis.

Falsafah sains Ibn al-Haytham sejalan dengan Pandangan Alam Islam (worldview of Islam) dalam hal menerima keberagaman saluran pengetahuan. Bagi al-Haytham menerima kebenaran dapat diperoleh melalui berbagai sumber, termasuk wahyu. Ini tidak seperti sains modern yang hanya mengakui akal dan panca indra sebagai sumber pengetahuan.

Tidak seperti sains modern yang menolak agama, falsafah sains al-Haytham tetap berlandaskan kepada agama dan keyakinan kepada Tuhan. Bahkan, dalam pemikiran ilmuwan yang digelari “bapak optika modern” ini, scientific method justru menjadi kokoh berkat landasan metafisika dari agama (Islam). Kaidah ilmiah sains dapat diterapkan karena alam ini teratur, dan keteraturan itu terwujud berkat berlakunya sunnatullah.

Al-Haytham juga telah melakukan suatu bentuk Islamisasi konsep-konsep falsafah Yunani, seperti konsep ‘Tuhan’ dalam pemikiran Aristoteles. Baginya Tuhan bukan sekedar prima mover (pengerak pertama) sebagaimana anggapan Aristoteles, tapi juga Pencipta (al-Bariy), Yang Disembah (al-Ilah), Pembentuk (al-Shani‘), Maha Mengetahui (al-Khābir), Maha Kuasa (al-Qādir), dan Pertama dari Segala Permulaan (Awwal Awa’il).

Pandangan-pandangan saintifiknya yang sangat religius ini membantah anggapan kebanyakan pengkaji al-Haytham yang menilainya sebagai ilmuwan sekular atau penganut positivisme. Sebaliknya, ia adalah ilmuwan yang religius, meski di zamannya bukan termasuk golongan ulama.

Dalam kata penutupnya, Dr. Wendi Zarman, Direktur PIMPIN, sangat bersyukur atas terselenggaranya kajian ini dan bertekad akan terus menyuguhkan kuliah-kuliah penting lainnya. “Ke depan PIMPIN tetap fokus mengadakan special lecture dan kursus-kursus pandangan alam Islam lainnya,” ujarnya.*/Agus Dwi Saputro, Junior Research PIMPIN Bandung, Alumni ISID / UNIDA Gontor

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:dunia IslamFalsafah SainsIbn Al-HaythamKitāb al-ManāẓirKitāb Hayʾah al-ʿAlamKitab Thamarah al-HikmahMajmuʿ Rasāʾil Ibn al-HaythamPIMPIN
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pemberontak Al Houthi Hentikan Serangan Rudal ke Saudi dan UEA
Tulisan selanjutnya 210 Warga Myanmar Ditahan Thailand, Mencoba Masuk Malaysia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis

Berita
2 Juni 2026 17:20
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaNone

Video: Pria Disabilitas di Nepal Viral Menjaga Masjid dari Serangan Kelompok Radikal

11 Februari 2026 05:26
None

“Kemunafikan Barat Terbongkar”: Celah Hukum Pernikahan Anak di AS Disorot Aktivis HAM

2 Februari 2026 19:30
None

Tolak Gabung ‘Dewan Perdamaian’, Jerman: Penyimpangan Sistem Internasional

23 Januari 2026 09:30
None

AS Kerahkan Kapal Induk ke Dekat Iran, Trump: Untuk Berjaga-Jaga

23 Januari 2026 09:08
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?