Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

“Masjid Rusia” di Terengganu jadi Perhatian Publik

Ahmad
Terakhir diupdate: 28 November 2018 16:21 4:21 pm
Ahmad
Dipublikasikan 28 November 2018 16:21
Bagikan
muslim rusia
Bagikan

Hidayatullah.com–Masjid Delapan Kubah di Kampung Lapan Kotak di Jerteh, Terengganu yang juga mendapat julukan sebagai “Masjid Rusia” karena arsitekturnya seakan-akan St Basil Cathedral di Moskow, Rusia, menarik perhatian publik.

Berdiri megah di area sawah di tengah-tangah desa itu, masjid yang dipicu pembangunannya oleh Anggota Parlemen Besut, Idris Jusoh, sekitar enam tahun lalu kini menjadi antara masjid ikonik yang menjadi tumpuan warga di dalam dan luar negeri.

Wakil Ketua Masjid Delapan Kubah, Wan Ahmad Wan Yaacob, atau lebih dikenal sebagai ‘Bilal Edi’, mengatakan keunikan arsitektur masjid itu dengan kombinasi warna kubah yang berwarna-warni membuat masjid itu yang mulai digunakan sejak tahun lalu tidak putus-putus dikunjungi.

“Ada yang sanggup datang dari utara tanah air bukan sekedar untuk melihat malahan dengan niat untuk turut shalat di masjid yang menyerupai antara tempat beribadat termasyhur di negara Eropa. Keberadaan masjid ini turut menaikkan nama desa yang kurang dikenal sebelumnya, “kata  Wan Ahmad, yang menjadi bilal di masjid desa itu sejak 30 tahun lalu, kepada kantor berita Bernama.

Baca:   Jepara Akan Punya Masjid Megah Senilai Rp 77 Miliar

Masjid yang dibangun dengan biaya RM4 juta (S $ 1,3 juta) melalui sumbangan masyarakat itu sebenarnya bertujuan menggantikan masjid kayu sebelum ini, yang berusia lebih 100 tahun dan usang.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Meskipun belum 100 persen siap, ia telah digunakan pertama kali pada solat sunat Idul Fitri tahun lalu karena di desa ini tidak ada masjid yang bisa menampung jamaah yang banyak pada satu waktu.

“Kini hanya lima persen saja lagi bagian masjid tersebut yang belum siap sepenuhnya yaitu di bagian kolah tempat berwudhu dan sebagian atap di bagian depan saja yang mana kita membutuhkan sekitar RM50,000 untuk menyempurnakannya,” katanya.

Baca: Kisah di Balik Komplek 7 Masjid Langganan Haji di Madinah

Desain Klasik dan Kontemporer

Dibangun sepenuhnya menggunakan 100 persen tenaga kerja dan arsitek lokal, masjid yang dibangun di atas tanah bekas tapak sawah seluas 0,6 hektar itu bisa menampung 500 jamaah pada suatu waktu.

“Sebelum ini ketika tiba Hari Raya (Idul Fitri dan Idul Adha), kami khawatir ketika melihat anak-anak desa terutama yang merantau pulang ke kampung merasa kecewa ketika tidak melaksanakan shalat hari raya di masjid karena masjid lama tidak mampu menampung jumlah jamaah yang banyak,” katanya.

Mengomentari penerimaan penduduk lokal tentang desain masjid itu,  Wan Ahmad mengatakan dia bersyukur karena mendapat reaksi positif dari kalangan jemaah, terutama generasi muda yang menggambarkannya sebagai jalinan antara desain klasik dan kontemporer sekaligus menarik lebih banyak golongan itu untuk beribadah di masjid unik tersebut.

“Karena masjid ini kini menjadi antara keunggulan desa ini, manajemen masjid turut berencana membuat satu sudut khusus untuk menempatkan info dan bahan yang memiliki sejarah awal masjid lama sehingga terbinanya masjid baru ini.

“Ada beduk yang digunakan untuk memanggil orang kampung setiap kali waktu shalat yang berusia lebih 50 tahun yang akan turut dipamerkan di sudut itu kelak,” katanya.

Baca: Kisah di Balik Komplek 7 Masjid Langganan

Sementara itu, seorang pengunjung, E’ani Basirah Ahmad, dari Perak mengatakan ia gembira ketika kali pertama melihat kecantikan masjid tersebut.

“Seringkali masjid yang dibangun akan menggunakan arsitektur modern tetapi masjid delapan kubah ini menggunakan arsitektur Rusia.

“Ini sangat menarik dan pengunjung yang sebelumnya tidak berpeluang untuk melihat masjid seperti ini yang dibangun beribu batu di Eropa akhirnya dapat melihatnya di negeri Terengganu,” katanya.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:kubahmasjidrusiaSt Basil Cathedral
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Mu’ti: Penyebutan “Radikalisme” pada Masjid bisa Timbulkan Citra Negatif
Tulisan selanjutnya Jadi Mata-Mata Korea Utara, Anggota Senat Prancis Ditangkap

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Berita
3 Juni 2026 12:08
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki

Terbaru

  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?