Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Kejatahan Bertambah, Bashar ‘Bumi Hanguskan’ Ribuan Rumah Warga Sipil

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 31 Januari 2014 17:03 5:03 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 31 Januari 2014 17:03
Bagikan
Foto satelit yang dikatakan menunjukkan 'penghancuran' ribuan rumah milik warga sipil di Suriah
Bagikan

Hidayatullah.com–Organisasi hak asasi manusia berbasis di Amerika Serikat Human Rights Watch (HRW) menuduh pemerintah Suriah sengaja membumi hanguskan ribuan rumah warga sipil, karena dianggap mendukung pejuang oposisi melawan rezim Bashar al-Assad.

Human Rights Watch menerbitkan foto-foto satelit sebelum dan penghancuran permukiman di Damaskus dan Hama, yang diperkirakan sebagai basis pejuang oposisi.

Organisasi HAM ini mengatakan penghancuran rumah-rumah warga, termasuk gedung apartemen bertingkat delapan, menggunakan bahan peledak dan alat-alat berat seperti buldoser.

Human Rights Watch mengatakan penghancuran rumah-rumah tersebut di bawah pengawasan militer.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Kawasan yang dihancurkan pada 2012 dan 2013 ini setara dengan luas dua lapangan sepak bola.

Human Rights Watch mengatakan penghancuran dengan sengaja dan hukuman kolektif seperti ini masuk kategori kejahatan perang.

“Membumihanguskan seluruh perkampungan atau permukiman warga sipil bukan taktik perang yang sah,” kata Ole Solvang, peneliti Human Rights Watch, dikutip BBC, Kamis (30/01/2014).

“Penghancuran rumah-rumah warga secara sengaja ini menambah panjang kejahatan perang yang dilakukan pemerintah Suriah,” kata Solvang.

Pemerintah rezim Suriah mengatakan penghancuran dilakukan untuk memindahkan bangunan-bangunan ilegal.

Human Rights Watch tidak menerima alasan ini karena bangunan-bangunan ilegal di distrik-distrik yang propemerintah tidak dihancurkan.

Tanpa Perkembangan

Sementara itu, babak pertama pembicaraan perdamaian yang melibatkan pemerintah Suriah dan oposisi di Jenewa akan diselesaikan Jumat (31/01/2014) hari ini. Namun hampir tidak ada kemajuan mengenai masalah-masalah utama.

Persetujuan untuk bertemu lagi – kemungkinan satu minggu lagi – diperkirakan akan menjadi satu-satunya hasil perundingan hari ketujuh dan terakhir.

Mediator PBB Lakhdar Brahimi mengatakan ia berharap akan pembicaraan yang lebih mendalam pada pembicaraan yang sudah lama ditunggu-tunggu itu, dan mengemukakan ini “baru permulaan dari proses tersebut.”*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:bashar al assad
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ke Masjid, Raih Apa yang Engkau Niatkan!
Tulisan selanjutnya UU Hukuman Mati Pengedar Narkoba Belum Dicabut

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Genosida Rwanda: Pengadilan Belanda Penjarakan Seorang Tersangka Seumur Hidup

Berita
29 Agustus 2026 09:56
Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
Mayat Hanyut Hingga ke India, Korban Jiwa Banjir Nepal-China 750 dan >3.000 Orang Hilang
Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Terbaru

  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?