Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Persis – IKADI Dukung RUU Perlindungan Ulama

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 25 Januari 2019 15:08 3:08 pm
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 25 Januari 2019 15:08
Bagikan
Dr Jeje Zainuddin
Bagikan

Hidayatullah.com- Ketua Umum Ikatan Dai Indonesia (IKADI), Ahmad Satori Ismail mendukung Partai Keadilan Sejahtera (PKS) untuk memperjuangkan Rancangan Undang-Undang Perlindungan Ulama, Tokoh Agama, dan Simbol Agama-agama. Dukungan senada datang dari ormas Persatuan Islam (Persis).

Ulama dan umat Islam memiliki peran besar dalam sejarah Indonesia. Baik dalam perjuangan fisik melawan penjajah, dalam revolusi kemerdekaan, hingga pada perjuangan konstitusional dalam merumuskan undang-undang dasar (UUD).

Namun persoalannya, Wakil Ketua Umum PP Persis Dr Jeje Zaenudin mengungkapkan, peran yang demikian besar ini, belum didukung payung hukum untuk melindungi eksistensi mereka.

Ia mengapresiasi langkah PKS yang meluncurkan janji politik berupa usulan RUU Perlindungan Ulama, Tokoh Agama, dan Simbol-simbol Agama. Menurutnya, langkah ini demikian penting. Meski secara historis dan kultural, posisi ulama masih dihormati di negeri ini. Namun, mereka tidak memiliki kekebalan apapun di mata hukum.

“Kalau tiba-tiba seorang ulama sedang ceramah di panggung, diturunin dan ditangkap, mereka tidak memiliki kekebalan apapun. Posisi ulama ini secara historis diakui. Kemudian, secara sosiologis diakui juga. Tetapi secara yuridis, mana undang-undang yang menyatakan melindungi ulama, tidak ada. Begitu pula bagi semua tokoh agama, tidak ada,” tegas pria yang pernah menjadi Ketua Tim Advokasi Komite Umat untuk Tolikara (KOMAT) ini sebagaimana rilis PKS diterima hidayatullah.com, Jumat (25/01/2019).

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Ahmad Satori di Jakarta, Rabu, mengatakan, “Ulama itu adalah panutan, pewaris para Nabi, maka perlindungan kepada para ulama adalah keniscayaan agar ajaran agama bisa disampaikan dengan benar. Jadi, kalau ada suatu partai yang membuat RUU perlindungan ulama atau terhadap tokoh-tokoh agama, itu sangat penting dan perlu didukung,” kata .

Mubaligh kelahiran Cirebon ini menekankan kasus kriminalisasi yang terjadi kepada beberapa ulama telah membuat distorsi di tengah masyarakat tentang makna ulama itu sendiri.

“Ulama itu pemersatu, semua ajaran Allah kalau dijelaskan dengan baik itu sebenarnya bisa  menyatukan umat ini. Bangsa ini dapat bersatu kalau ulama dan tokoh agamanya memang dilindungi, karena mereka akan bersatu untuk membangun bangsa, menyampaikan hal-hal yang baik.

Jika ada semacam tekanan atau kriminalisasi terhadap ulama, maka dikhawatirkan akan adanya distorsi di masyarakat tentang ulama dan ajaran agamanya itu sendiri,” terangnya.

Sehingga, masih menurut Ahmad Satori, RUU Perlindungan Ulama, Tokoh Agama, dan Simbol-simbol Agama sangat relevan untuk diperjuangkan.

“Saya yakin semua agama itu tujuannya baik, tidak ada ajaran agama yang mengajarkan kejahatan. Oleh sebab itu, dipentingkan untuk RUU ini diwujudkan dalam kehidupan nyata di negara yang berbineka tunggal ika ini. Maka, tidak boleh ada lagi ulama yang dikriminalisasi atau ulama yang dianggap ekstrem, padahal yang dia sampaikan ajaran agama yang benar,” tegasnya.

Sebagai salah satu mubaligh yang masuk dalam 200 rekomendasi Kemenag, Ahmad Satori jelaskan RUU yang akan diperjuangkan oleh PKS tersebut juga dapat meredam gesekan yang akhir-akhir ini kembali mencuat di masyarakat.

“Kalau saya melihat RUU Perlindungan ini akan memberikan dampak yang besar dan luas. Karena memang begitulah seharusnya negara, memberikan perlindungan kepada masyarakatnya terlebih kepada tokoh-tokohnya. Melindungi agama supaya agama itu disampaikan dengan baik dan murni. Tentunya ini memenuhi satu syarat untuk terciptanya bangsa dan negara yang bermartabat,” tutur mubaligh yang juga merupakan Guru Besar UIN tersebut.

“Saya Ahmad Satori Ismail, Ketua Umum Ikadi Indonesia mendukung penuh RUU Perlidungan Ulama, Tokoh Agama dan Simbol-simbol Agama, agar terciptanya satu kebinekaan di negeri ini dan juga terciptanya kesejahteraan dan keamanan di antara umat beragama,” tutupnya.*

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Ahmad Satori IsmailIKADIJeje ZaenudinPerlindungan ulamaPersatuan IslamPersisPKSRUU perlindungan ulamasimbol agamatokoh agamaulama
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Menag: RUU Pesantren Harus Dilihat dari Semua Perspektif
Tulisan selanjutnya ‘Ngaji On The Way’

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Berita
3 Juni 2026 09:20
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan

Terbaru

  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?