Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Raja Moroko Lepaskan Wartawan Yang Dipenjara

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 8 Januari 2004 12:43 12:43 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 8 Januari 2004 12:43
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Lamrabet, yang memiliki kebangsaan rangkap, Maroko dan Perancis Kebangsaan, dihukum pada bulan Mei tahun lalu selama empat tahun dalam penjara karena dianggap telah menghina raja. Atas permohan hukumannya, hukumanya yang semula empat tahun telah dikurangi menjadi tiga tahun di bulan Juni.

“Long live freedom!”, ujar wartawan itu saat dirinya dilepas dari penjara, dekat ibu kota Rabat hari Rabu, (7/1) kemarin.

“Aku menjadi manusia yang sama saat aku masuk penjara, dan aku akan melanjutkan perjuanganku, “ ujarnya

Bersamaan dengan Lamrabet raja Maroko juga membebaskan enam wartawan dan sekitar 20 aktivis Islam lainnya, kutip AFP.

Sejumlah aktivis Islam telah dipenjarakan semenjak tahun 1970 hinggan tahun 1990. Dua diantaranya dua dua orang yang telah dihukum karena dianggap terlibat dalam bulan Desember 1975 terhadap pembunuhan pemimpin sosialis, Omar Benjelloun di Casablanca.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Lamrabet adalah Pemimpin Redaksi majalah satire, Demain and Doumane, yang dinyatakan tidak syah oleh pihak pemerintah Moroko.

Lamrabet juga dianggap mendiridan organisasi wartawan bernama, Sans Frontieres Reporters (RSF), wartawan tanpa batas di Maroko.

Ia dipenjarakan atas terbitan artikelnya menyangkut suatu parlemen. Termasuk, daftar sipil kerajaan, anggaran istana, dan sebuah karton tentang sejarah perbudakan.

Selama penangkapan nya, Lamrabet telah melakukan 50 hari mogok makan sebagai tindakan protes.

Menteri Kementrian Keadilan pada hari Rabu lalu menekankan bahwa larangan terhadap terbitan Lamrabet hingga kini madih belum dicabut.

Meski demikian, kepada pers Lamrabet mengatakan dirinya akan tetap bekerja di pers dan mendirikan koran baru.

Jurubicara pihak kerajaan, Hassan Aourid, mengatakan ampun pihak raja itu mencerminkan ” keinginan kerajaan untuk memperkuat aturan hukum dan mempromosikan hak azasi manusia” di negeri Afrika. (afp)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Perusahaan AS Menangkan Kontrak Pembangunan Iraq
Tulisan selanjutnya Yusuf Qaradhawi Kecam Larangan Berjilbab

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

Berita
18 Juli 2026 10:26
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

Terbaru

  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?