Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Opioid Sintetis Masalah Besar Bagi Eropa

Ama Farah
Terakhir diupdate: 7 Juni 2019 06:33 6:33 am
Ama Farah
Dipublikasikan 7 Juni 2019 06:33
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Sebuah lembaga pengawas obat-obatan Eropa memperingatkan narkoba sintetis yang memperparah krisis opioid di Amerika Serikat menjadi kekhawatiran besar bagi Eropa.

Dalam sebuah laporannya, European Monitoring Centre for Drugs and Drug Addiction (EMCDDA) mengatakan 11 opioid sintetis baru terdeteksi beredar di Eropa, termasuk enam turunan fentanyl, lapor Euronews Kamis (6/6/2019).

Fentanyl –yang enam kali lebih kuat dibanding heroin– diduga menjadi penyebab kematian berkaitan dengan penggunaan opioid lebih dari 19.000 orang di Amerika Serikat pada 2016, setengah kurang sedikit dari total jumlah kematian menurut National Institute of Drug Abuse.

Meskipun di pasaran heroin masih menjadi opioid yang paling umum disalahgunakan, satu dari lima orang yang mendapatkan terapi kecanduan opioid sekarang dilaporkan mengalami kecanduan opioid sintetis.

Meskipun saat ini di pasaran narkoba jenis opioid sintetis masih tergolong kecil di Eropa, tetapi kekhawatiran terhadap narkotika sintetis tersebut semakin tinggi terutama dengan munculnya kasus-kasus keracunan dan kematian yang berkaitan dengannya, kata EMCDDA.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Dalam laporan sama EMCDDA tahun lalu disebutkan bahwa terjadi sedikitnya 250 kematian berkaitan dengan fentanyl di Eropa.

Menurut Europol, fentanyl digunakan untuk mengatasi rasa sakit akibat kanker, tetapi suplai legal obat tersebut diselewengkan ke pasar gelap sebagai subsitusi heroin.

Direktur EMCDDA Alexis Goosdeel berkata, “Tantangan yang kita hadapi dalam masalah narkoba terus bertambah. Tidak hanya ada tanda-tanda peningkatan ketersediaan narkoba berbasis tanaman seperti kokain, tetapi kita juga menyaksikan pasar yang berevolusi di mana narkoba sintetis dan produksi narkoba di dalam kawasan Eropa terus meningkat.”

“Hal ini dapat dilihat dari masalah-masalah yang berkaitan dengan opioid sintetis yang sangat kuat, dalam teknik produksi MDMA dan amfetamin, serta perkembangan teranyar dalam proses pembuatan morfin menjadi heroin di dalam lingkup perbatasan Eropa,” imbuhnya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:fentanylheroinopioid
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Uni Eropa akan Persulit Pembuatan Visa
Tulisan selanjutnya Tampakkanlah Kegembiraan di Hari Raya

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik

Berita
13 Juli 2026 17:00
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?