Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Zionis-’’Israel’’ Berencana Menduduki Baitul Maqdis Timur

Ahmad
Terakhir diupdate: 13 Juni 2019 10:02 10:02 am
Ahmad
Dipublikasikan 13 Juni 2019 10:02
Bagikan
[File foto] Buldozer Zionis-Israel ini merusak rumah-rumah warga Palestina
Bagikan

Hidayatullah–Prihatin dengan laporan demografis pemukiman Yahudi semakin berkurang di Jerusalem (Baitul Maqdis) Timur pada tahun 2045, ‘‘Israel’’ dilaporkan telah memperkuat pendudukan mereka di wilayah tersebut setelah pemerintah baru ‘‘Israel’’ dibentuk, demikian diungkapkan International Crisis Group (ICG) yang berbasis di Brussels dan Jerusalem sebagaimana dikutip Al-Jazeera.

Oleh karena itu, untuk mencegah tren tidak berlanjut, ‘‘Israel’’ dapat mengenakan pajak lebih banyak pada permukiman Palestina di timur yang berbatasan dengan permukiman Yahudi dalam upaya untuk memperkuat pendudukan dan penjajahan Zionis di dekat Jerusalem.

Pemukiman penduduk Palestina, yang merupakan bagian dari ibu kota Jerusalem (Baitul Maqdis) tetapi di luar pembatas Kafr Aqab, Shuafat / Anata, al-Sawahra dan kamp-kamp pengungsi al-Walaja dapat dipindahkan dan ditempatkan di unit-unit terpisah pemerintahan pendudukan ‘‘Israel’’ di luar Jerusalem.

Rencana itu akan dilaksanakan setelah pemerintah ‘‘Israel’’ yang baru dibentuk mengikuti pemilihan Knesset pada 17 September.

Bagi warga Palestina, pengusiran itu akan berisiko menjadi penduduk ‘‘Israel’’ karena mereka seperti warga Palestina lainnya di Tepi Barat yang terjajah yang harus mendapatkan izin untuk memasuki Jerusalem Timur atau ‘‘Israel’’.

Baca Juga

Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina
Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah
Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional
Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

Meskipun pembangunan permukiman Yahudi di barat dan timur Jerusalem dan pembatasan pada peningkatan perumahan Palestina, populasi Yahudi terus menurun selama beberapa dekade.

Pada tahun 1967, laporan ICG menemukan bahwa proporsi orang Yahudi dibandingkan dengan Palestina di Jerusalem diperkirakan 74:26, tetapi laporan yang sama tiga tahun lalu menemukan bahwa angka tersebut turun menjadi 62:38.

Pengabaian ‘‘Israel’’ atas Jerusalem Timur gagal mendorong warga Palestina untuk berpisah, dipaksa membayar pajak kota dan hampir tidak menerima layanan kota.

Mengomentari pertumbuhan populasi Palestina, Menteri Urusan Jerusalem, Ze’ev Elkin memperingatkan penduduk kota, menjelang pemilihan kota 2023, kota mungkin tidak memiliki mayoritas etnis Yahudi lagi.

Menurut pakar Baitulmuqaddis, Nadav Shragai, perpajakan akan mengubah rasio demografi daerah tersebut menjadi 69 persen untuk ‘‘Israel’’ Yahudi dan 31 persen Palestina.

Namun, perpajakan di wilayah tersebut dapat menjadi contoh berbahaya, yang menawarkan model bagaimana ‘‘Israel’’ dapat mengatasi sebagian besar Tepi Barat yang diduduki.

Pembongkaran Rumah Palestina

Sementara itu, Kementerian Luar Negeri Palestina dan Kementerian Luar Negeri mengutuk kampanye pembongkaran rumah Palestina di Jerusalem Timur dan daerah sekitarnya oleh ‘‘Israel’’.

Laporan kantor berita Wafa, langkah ‘‘Israel’’ untuk menghancurkan rumah penduduk digambarkan sebagai upaya pemusnahan etnis Palestina dan perang terbuka terhadap penduduk yang bertujuan untuk mengusir mereka dari Jerusalem.

Langkah ‘‘Israel’’ itu diduga telah mengasingkan warga Palestina di Jerusalem dengan Tepi Barat.

Memburuk situasi, masyarakat internasional diam tentang pembongkaran rumah Palestina oleh ‘‘Israel’’.

Kementerian menggambarkan agresi sebagai kejahatan dan ingin menyeret pihak yang bertanggung jawab ke Pengadilan Kriminal Internasional (ICC).

Dalam perkembangan terkait, tentara ‘‘Israel’’ menghancurkan sebuah kompleks perumahan di daerah Jabal Jouhar di Hebron, Tepi Barat menggunakan mesin besar-besaran karena diduga dibangun tanpa izin.

Laporan Wafa, pasukan penjajah didampingi buldoser ke daerah itu dan menghancurkan sebuah bangunan yang berisi empat apartemen dan lantai bawah tanah.

Penduduk setempat mengklaim bahwa izin Palestina untuk membangun rumah tidak pernah disetujui oleh rezim Zionis.

Boikot Konferensi Bahrain

Dalam menyatakan dukungan untuk Palestina, Menteri Luar Negeri Libanon, Gebran Bassil bertindak untuk memboikot konferensi Bahrain yang disponsori AS pada 25 dan 26 Juni.

“Libanon tidak akan bergabung dalam konferensi karena Palestina tidak ada dan kami ingin melihat gambaran sebenarnya dari reklamasi yang diusulkan karena tidak dirujuk pada rencana,” kata Gebran.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Baitul MaqdisisraeljerusalempalestinaTepi Baratyahudi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya uu ite direvisi Ahmad Dhani Dipenjara, ICJR Dorong Pemerintah-DPR Revisi UU ITE
Tulisan selanjutnya Pengusaha India Dibui Seumur Hidup Buat Surat Pembajakan Pesawat Palsu

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Berita
4 Juni 2026 08:06
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

9 Februari 2026 11:14
Palestina Terkini

Serangan Baru ‘Israel” Menunjukkan Penjajah Tak Peduli “Dewan Perdamaian”

1 Februari 2026 18:43
Palestina Terkini

Dosen Fakultas Ushuluddin Ungkap Kesaksian Akademik tentang Abu Ubaidah 

3 Januari 2026 19:52
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?