Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Sepertiga Rakyat Prancis Tak Percaya Vaksin

Ama Farah
Terakhir diupdate: 23 Juni 2019 11:41 11:41 am
Ama Farah
Dipublikasikan 23 Juni 2019 11:41
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Sepertiga dari rakyat Prancis tidak percaya bahwa vaksin aman bagi mereka, menurut survei terbaru, yang juga mendapati bahwa Prancis merupakan negara paling skeptis terhadap vaksin di dunia

Sebanyak 140.000 orang berusia di atas 15 tahun di 144 negara ditanyai tahun lalu, dalam sebuah survey yang dilakukan oleh Gallup untuk organisasi riset non-pemerintah Inggris Wellcome Trust.

Sepuluh persen orang Prancis menjawab bahwa mereka merasa tidak perlu untuk memvaksinasi anak-anaknya dan hanya 19 persen yang menilai vaksinasi efektif untuk mencegah penyakit, lansir RFI Kamis (20/6/2019).

Profesor Heidi Larson dari London School of Hygiene and Tropical Medicine, yang memimpin proyek tersebut, menilai ketidakpercayaan yang tinggi orang Prancis terhadap vaksin disebabkan oleh rentetan kejadian yang terjadi di masa lalu. Dia mencontohkan kasus skandal darah yang tercemar HIV pada tahun 1980-an dan tahun 2009 ketika pemerintah membeli terlalu banyak persediaan vaksin flu H1N1.

Sementara itu menurut Profesor Odile Launay dari Cochin Pasteur Centre of Clinical Investigation di Paris, orang Prancis kemungkinan merasa vaksin tidak lagi diperlukan disebabkan sejumlah penyakit dianggap tidak lagi banyak ditemukan, seperti cacar yang sekarang jarang ditemui dan polio yang hampir musnah.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Profesor Launay mengatakan mereka yang menentang vaksin di Prancis kebanyakan adalah orangtua muda, yang cenderung menjadikan internet sebagai sumber informasi mereka.

Meskipun skeptisisme di Prancis terhadap vaksin tinggi, tetapi jumlah orang yang divaksinasi meningkat. Hal ini dikarenakan pemerintah menambah jumlah vaksinasi wajib bagi anak-anak, yang mana setiap anak diharuskan mendapat 11 vaksinasi wajib dan bukan 3 seperti peraturan sebelumnya.

Statistik terbaru menunjukkan bahwa 87 persen anak yang berusia sampai 1 tahun pada 2018 telah mendapatkan vaksinasi campak.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Prancisvaksin
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Rumah Dai Hidayatullah Ludes Terbakar
Tulisan selanjutnya Terhambat Birokrasi Pengungsi di Jerman Sulit Cari Kerja

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla

Berita
17 Oktober 2026 21:46
Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
Bandara King Khalid Riyad Ditutup Hingga 15 Oktober Imbas Serangan Houthi
Tiga Pria Mengaku Merencakan Serangan Terhadap Masjid Maryam di Galway
Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?