Hidayatullah.com– Partai Keadilan Sejahtera (PKS) turut merayakan Hari Raya Idul Adha 1440H bersama masyarakat dengan memotong 70 ribu hewan qurban di semua lapisan.
Ketua Majelis Syura PKS, Habib Salim Segaf Aljufrie, menilai bahwa esensi dari qurban adalah meneladani Nabi Ibrahim Alaihissalam, yang rela berkorban apapun demi mendapatkan ridha Allah Subhanahu Wata’ala. Qurban bukan soal jumlahnya.
“Yang kita canangkan kita mengikuti jejak Nabi Ibrahim Alaihissalam, berkaitan dengan acara-acara qurban,” kata Habib Salim di lokasi qurban di halaman sekitar MD Building DPP PKS, Jakarta Selatan, Senin (12/08/2019).
Ia mengatakan, qurban baik berupa penyembelihan sapi, kambing, melatih umat Islam untuk berbagi. Qurban juga bermuatan kebersamaan dalam berbangsa. Sebab, ia mengungkapkan, tak sedikit orang yang hanya makan daging setahun hanya beberapa kali saja.
“Ada yang setahun hanya beberapa kali makan daging, dengan acara-acara seperti ini (berqurban) mereka merasakan dan membuat mereka bahagia. Sebagai partai dakwah, Partai Keadilan Sejahtera kita juga hadir memberikan pelayanan kepada umat. Salah satunya lewat Hari Raya Qurban,” kata Habib Salim dirilis PKS.
Setelah memberikan sambutan dan taujih, Habib Salim ikut terjun ke lokasi penyembelihan bersama para kader yang sibuk dengan daging qurban.
Ia bercengkerama dan ikut mencacah tulang dari sapi yang telah disembelih.
Terkait daging qurban, Habib Salim sangat mendukung penggunaan besek sebagai pembungkus pengganti plastik kresek untuk daging qurban.
Habib Salim menilai, penggunaan besek membuat daging lebih awet ketimbang kresek. Selain itu juga menciptakan lapangan kerja makin luas.
“Membungkus dengan kemasan besek sangat bagus. Karena dengan besek itu kita membuka lapangan pekerjaan, di samping sehat dagingnya juga akan lebih awet daripada menggunakan plastik,” ujarnya.*