Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Huawei Boleh Garap Jaringan 5G di Jerman

Ama Farah
Terakhir diupdate: 16 Oktober 2019 19:28 7:28 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 16 Oktober 2019 19:28
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Perusahaan teknologi raksasa asal China Huawei tidak akan dikecualikan secara khusus dari pembangunan jaringan 5G di Jerman, menurut rancangan regulasi yang dirilis hari Selasa (15/10/2019) tentang keamanan pembangunan dan operasional jaringan telekomunikasi di negara itu.

Otoritas jaringan telekomunikasi federal Jerman Bundesnetzagentur menetapkan bahwa kontraktor jaringan dan pemasoknya harus memberikan bukti bahwa mereka dapat dipercaya, dan menunjukkan, contohnya bahwa mereka tidak akan mentransmisikan informasi rahasia ke luar negeri, lansir DW.

Amerika Serikat dan Uni Eropa sudah memberikan peringatan bahwa teknologi Huawei bisa dipakai untuk membuka pintu bagi China guna memata-matai rahasia perdagangan dan infrastruktur. Huawei senantiasa membantah tuduhan itu.

Oleh karena Huawei saat ini memegang hak patent teknologi 5G terbanyak di dunia, klausa tidak mengecualikan secara khusus Huawei berarti memberi peluang kepada perusahaan China itu untuk menjadi yang terdepan dalam pembangunan infrastruktur baru jaringan telekomunikasi 5G.

Nils Schmid, jubir urusan luar negeri partai Sosial Demokrat (SPD) dalam wawancara dengan koran Rhein-Neckar-Zeitung berkata, “Kesalahan besar membolehkan sebuah perusahaan yang berada di bawah kontrol sebuah negara untuk dengan mudahnya terlibat dalam sektor sensitif semacam itu.”

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Menteri Jerman untuk urusan energi dan ekonomi, Peter Almaier, hari Selasa (15/10/2019) mengatakan bahwa teknologi 5G “merupakan infrastruktur yang sangat penting bagi teknologi di masa depan” dan perangkat keras dan lunak yang dipergunakan Jerman harus memiliki “standar keamanan tertinggi.”

Pada bulan Juli, Deutsche Telekom mengumumkan bahwa pihaknya sudah memulai percobaan jaringan 5G terbatas di wilayah Bonn dan Berlin.

Telekom mengatakan pembangunan infrastruktur 5G akan dilanjutkan di Berlin dan Bonn, kemudian di Hamburg, Munich, Darmstadt dan Leipzig. Pada akhir 2020, perusahaan itu mengatakan jaringan 5G sudah akan beroperasi di 20 kota terbesar di Jerman.

Jaringan data 5G ultra-cepat dapat mentransfer data 1.000 lebih cepat dibanding jaringan 4G. Jaringan-jaringan itu dirancang untuk dipakai menjalankan mobil swakemudi, mengkoneksikan pabrik-pabrik dan kota-kota pintar.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:5GchinahuaweiJerman
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Jutaan Turis Ditipu Penjual Tanaman Tulip di Amsterdam
Tulisan selanjutnya Taiwan Tawarkan Wisata Ramah Muslim, Sasar 65 Ribu Turis Indonesia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

Berita
17 Juli 2026 14:04
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?