Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Libya: Haftar Hanyalah Proksi bagi Pihak-pihak Lain

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 16 Januari 2020 14:04 2:04 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 16 Januari 2020 14:04
Bagikan
pemberontak libya
Komandan militer Libya Khalifa Haftar
Bagikan

Hidayatullah.com– Langkah komandan militer Libya Khalifa Haftar untuk tidak menandatangani kesepakatan genjatan senjata dan meninggalkan Moskow pada Selasa pagi ditentukan oleh pihak lain, terutama pihak asing, menurut mantan kepala staf militer negara itu.

“Saya kira sudah jelas bahwa keputusan tidak ada di tangannya. Saya pikir dia hanya bekerja sebagai proksi bagi aktor-aktor lain,” Yousef al-Mangoush mengatakan pada Anadolu Agency pada Kamis.

Mangoush menyoroti bahwa Haftar yang telah mengatakan dia menyetujui perjanjian genjatan senjata, yang dia terima dua hari sebelum datang ke Moskow.

“Dia datang ke Moskow hanya untuk menandatangani perjanjian ini yang telah dia terima,” kata Mangoush, seorang veteran tentara yang menjabat sebagai kepala staf dari tahun 2012 hingga 2013.

“Tetapi di menit-menit terakhir, ketika tiba saat untuk menandatangani perjanjian, tampaknya dia tidak bisa menandatanganinya. Dan dia meminta untuk menunda tanda tangan terakhir hanya untuk menghubungi pendukungnya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Tampaknya poros Haftar – terutama Uni Emirat Arab dan Mesir – menolak menandatangani perjanjian ini, jadi mereka memintanya untuk tidak menandatangani dan dia menuruti permintaan mereka.”

“Sayangnya, kita melihat bahwa Haftar dan pendukungnya terfokus pada solusi militer daripada solusi politik. Kita melihat ini dengan jelas kemarin.”

Sejak penggulingan pemimpin Muammar Gadhafi pada 2011, kursi kekuasaan ganda telah muncul di Libya: satu di Libya timur didukung terutama oleh Mesir dan Uni Emirat Arab dan satunya di ibukota Tripoli, yang menikmati pengakuan PBB dan internasional.

Peran penting Turki di Libya

Mangoush juga menggarisbawahi bahwa peran Turki di Libya akan sangat penting di banyak tingkatan krisis.

“Kami berpikir bahwa Turki akan memberikan dukungan terbukanya kepada pemerintah Tripoli Libya. Dan dukungan ini, tentu saja, akan bertujuan untuk mengakhiri perang, mempersiapkan situasinya, dan membangun kembali negara dan institusinya.”

Dia kemudian mengatakan bahawa Pemerintah Kesepakatan Nasional (GNA) yang didukung PBB di Tripoli memiliki kekuatan militer untuk menghentikan serangan tetapi kekurangan kekuatan dan pertahanan udara, sementara di pihak lain didukung oleh negara lain. Dia menekankan bahwa pasukan Haftar menggunakan kemampuan angkatan udara Mesir dan UEA untuk menyerang warga sipil di Libya.

Pihak-pihak yang berperang di konflik Libya telah berkumpul pada Senin di Moskow untuk merundingkan genjatan senjata untuk mengakhiri permusuhan di Libya dan memulai dialog politik.

Meskipun GNA di Tripoli menyambut baik seruan genjatan senjata, Haftar dan pendukungnya meninggalkan Moskow tanpa menandatangani perjanjian itu.

Pada 12 Januari, pihak yang bertikai di konflik Libya mengumumkan genjatan senjata dalam tanggapan atas seruan oleh Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dan Presiden Rusia Vladimir Putin, meskipun pertemuan Moskow dimaksudkan untuk menandatangani dan memformalkan perjanjian.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:GNAKhalifa HaftarLibyaMesirMuammar GadhafiTripoliTurkiUEA
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya 59 Orang Meninggal di Kashmir setelah Hujan Lebat
Tulisan selanjutnya ‘Genjata Senjata tak Pernah Ada’: Idlib Kembali Dibombardir

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Berita
3 Juni 2026 12:08
Masjid Al Aqsha BSD Sembelih 198 Hewan Qurban, Distribusi hingga Aceh dan NTT
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan

Terbaru

  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?