Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita dari Anda

Muslimah Bisa Bangun Ekonomi Tanpa Tinggalkan Rumah

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 26 Februari 2020 08:41 8:41 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 26 Februari 2020 08:41
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Siapa bilang Muslimah tidak berurusan dengan ekonomi umat? Sejarah mencatat, Khadijah Radhiyallahu anha, istri Nabi adalah penopang ekonomi pertama Nabi dalam berdakwah.

Hal itu dikatakan Asih Subagyo, Dewan Penasihat Asosiasi Pengusaha Hidayatullah dalam silaturahim bersama Muslimat Hidayatullah (Mushida) Gunung Tembak, Balikpapan, Kalimantan Timur (21/02/2020).

Menurut Asih, tantangan internal terbesar yang dihadapi umat Islam adalah meluruskan pandangan kaum Muslimin tentang ekonomi tersebut. Seringkali menurutnya, orang-orang kadung dianggap berpikir materialisme hanya karena selalu bercerita tentang materi dan ekonomi dalam sehari-harinya.

“Mengurus ekonomi tidak harus menjadikan kita berpikir materialisme. Itulah yang membedakan ekonomi Islam dan selainnya. Sebab ekonomi yang berbasis keumatan adalah bagian dari menegakkan perintah agama dan peradaban Islam,” ucap Asih yang juga Ketua Bidang Perekonomian DPP Hidayatullah.

Selain sosialisasi perkembangan ekonomi ormas Hidayatullah, Asih juga mengajak para ummahat (ibu-ibu) untuk berperan aktif membangun kesadaran ekonomi umat. Apalagi disebutnya, ibu-ibu sangat memungkinkan mengambil peran tersebut meski tak meninggalkan rumah sekalipun.

Baca Juga

Puluhan Murid SPI Jakarta Angkatan ke-13 Dinyatakan Lulus  
Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga
Hidayatullah Samarinda Dirikan Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah
Outbound Seru di TSOT  Prigen Pasuruan
Tutup Dauroh, Pesantren Hidayatullah Kupang Berbagi Bingkisan Ramadhan Kepada Warga non-Muslim Sekitar

“Kecanggihan teknologi internet bisa memudahkan itu semua. Jadi praktik ekonomi sebenarnya bisa terjadi dimana-mana. Di dalam atau di luar rumah. Semua punya potensi ekonomi,” ucapnya.

Tidak kalah pentingnya, lanjut Asih, terkait pendidikan ekonomi terhadap anak-anak di dalam keluarga. Seringkali menurutnya, antara teori dan praktik belum berjalan sebagaimana mestinya. “Kurikulum pendidikan kita masih kebanyakan bicara teori tapi nihil praktik ekonomi pada anak-anak,” jelasnya lagi.

Sebagai contoh, Asih menjelaskan dengan perbandingan pendidikan ekonomi dan lainnya. “Saat belajar wudhu, anak-anak langsung diajari praktik wudhu. Belajar shalat, puasa, hingga haji, semua ada contoh dan praktik belajarnya. Tapi giliran belajar muamalah jual beli, tidak dibarengi dengan praktik sekaligus,” terangnya lebih jauh.

Menurut Asih ini auto kritik kepada umat Islam, mengapa hari ini ekonomi umat tertinggal jauh dengan umat atau bangsa-bangsa lainnya. Sebab tidak diajarkan dan dicontohkan kepada anak-anak sejak dini. “Padahal Islam punya konsep secara universal. Termasuk bagaimana memajukan ekonomi dan memberdayakan umat Islam,” tutupnya.* (Tim Jurnalistik STIS Putri)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Asih Subagyoekonomi umatinternetMushidaMuslimahwirausaha
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya 13 Orang Tewas dalam Kerusuhan Menolak UU Kewarganegaraan India, Masjid Ikut Dibakar
Tulisan selanjutnya Sohibul Berikan 3 Koridor RUU Ciptaker kepada Airlangga

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

Berita
18 Juli 2026 10:48
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Berita dari Anda

Diskusi Kepemimpinan LIDMI, Pendiri INSISTS Sampaikan Konsep Adab dalam Melahirkan Pemimpin Beradab

24 Desember 2022 21:00
Berita dari Anda

Muhammadiyah Yaman Gelar Audiensi dan Sosialisasi Strategi Dakwah

22 Desember 2022 10:32
Berita dari Anda

Wakil Ketua I DPRD PPU Hadiri LTC Pemuda Hidayatullah di IKN

4 Desember 2022 21:21
Berita dari Anda

Hinaan “Anjinghu Akbar” Muncul Kembali, SPI Mengecam Keras

1 Desember 2022 19:28
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?