Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
None

Musibah, Bentuk Kasih Sayang Allah

Insan Kamil
Terakhir diupdate: 3 April 2020 15:34 3:34 pm
Insan Kamil
Dipublikasikan 3 April 2020 15:34
Bagikan
Aparat kepolisian dan warga di atas reruntuhan Masjid Jamiul Jamaah, Dusun Karang Pangsor, Pemenang, Lombok Utara, NTB, Selasa (07/08/2018), setelah dihantam gempa pada Ahad (05/08/2018).
Bagikan

مَا يُصِيبُ الْمُؤْمِنَ مِنْ وَصَبٍ ؛ وَلَا نَصَبٍ ؛ وَلَا هَمٍّ ؛ وَلَا حَزَنٍ ؛ وَلَا غَمٍّ ؛ وَلَا أَذًى – حَتَّى الشَّوْكَةُ يَشَاكُهَا – إلَّا كَفَّرَ اللَّهُ بِهَا مِنْ خَطَايَاهُ

“Tidaklah menimpa seorang mukmin berupa rasa sakit (yang terus menerus), rasa capek, kekhawatiran (pada pikiran), sedih (karena sesuatu yang hilang), kesusahan hati atau sesuatu yang menyakiti, sampai pun duri yang menusuknya, melainkan akan dihapuskan dosa-dosanya.” (Riwayat Bukhari no. 5641 dan Muslim no. 2573)

 

Hidayatullah.com | SELAMA hidup di dunia, manusia pasti akan mengalami musibah. Tak ada satupun yang bisa lepas dari hal tersebut. Mulai dari presiden sampai pengamen, yang kaya maupun orang papa, pasti pernah mendapatkan musibah. Sebab, hal itu bagian dari kehidupan yang selalu melekat pada diri manusia.

Dalam menghadapi musibah, terdapat beberapa sikap yang ditunjukkan manusia. Ada yang mengeluh, sabar, dan berlapang dada. Bahkan, sebagian justru ada yang bersyukur ketika musibah datang menimpa.

Makna Hadits

Hadits di atas sebagai pendorong bagi umat Muslim agar mengharapkan pahala, ketika tertimpa musibah-musibah kecil seperti tertusuk duri, terkena sakit ringan (flu, batuk), ataupun saat mereka lelah karena bekerja seharian.

Baca Juga

Tahun Baru Hijriah, Kini Punya Makna Perubahan Orientasi Hidup dan Kepedulian Sosial
Cegah Anak Obesitas, Inggris Larang Makanan Manis dan Gorengan di Sekolah
Iran Hujani Israel dengan Rudal Usai Trump Klaim Kemampuannya Melemah
200 Tentara AS Terluka, Iran Nyatakan Siap Perang Panjang
Jerman Penjarakan Seorang Pria Libanon Anggota Hizbullah

Faktanya, kebanyakan manusia lalai ketika tertimpa musibah. Bukannya mengharap pahala dari Allah, tetapi malah tak terima dengan apa yang dialaminya. Padahal, dalam semua hal, setiap orang memiliki peluang memperoleh kebaikan. Bagi orang beriman yang tertimpa musibah, sekecil apapun, maka Allah akan menghapuskan kesalahan-kesalahannya.

Bahkan, apabila mereka mampu bersabar dan mengharapkan pahala dari musibah itu, sesungguhnya akan mendapat tambahan kebaikan. Karenanya, setiap orang beriman harus selalu menghadirkan niat serta mengharapkan pahala pada setiap musibah yang dialami, baik kecil maupun besar.

Bentuk Kasih Sayang

Musibah dipahami oleh para ulama sebagai sesuatu yang menimpa atau mengenai seseorang dengan bentuk bermacam-macam. Entah yang berkonotasi baik atau buruk.

Hal itu didasarkan pada firman Allah:

مَا أَصَابَكَ مِنْ حَسَنَةٍ فَمِنَ اللَّهِ ۖ وَمَا أَصَابَكَ مِنْ سَيِّئَةٍ فَمِنْ نَفْسِكَ ۚ وَأَرْسَلْنَاكَ لِلنَّاسِ رَسُولًا ۚ وَكَفَىٰ بِاللَّهِ شَهِيدًا

“Apa saja nikmat yang kamu peroleh adalah dari Allah, dan apa saja bencana yang menimpamu, maka, dari (kesalahan) dirimu sendiri. Kami mengutusmu menjadi Rasul kepada segenap manusia. Dan cukuplah Allah menjadi saksi.” (QS: An-Nisa[4]: 79).

Dari ayat ini diketahui, wujud musibah itu ada yang baik dan buruk. Hanya saja, pengertian secara umum selalu dikonotasikan sesuatu yang tidak baik.

Para ulama menjelaskan, musibah merupakan ujian untuk meninggikan derajat seorang hamba. Hal ini biasa terjadi pada para nabi maupun rasul. Mereka mendapat musibah, dimaksudkan selain untuk meninggikan derajat, juga memperbesar pahala. Selain itu, juga sebagai qudwah (teladan) bagi yang lainnya untuk bersabar.

Dari Mush’ab bin Sa’id—seorang tabi’in—dari ayahnya, ia berkata;

يَا رَسُولَ اللَّهِ أَىُّ النَّاسِ أَشَدُّ بَلاَءً

الأَنْبِيَاءُ ثُمَّ الأَمْثَلُ فَالأَمْثَلُ فَيُبْتَلَى

“Wahai Rasulullah, manusia manakah yang paling berat ujiannya?” Beliau ﷺ  menjawab, “Para Nabi, kemudian yang semisalnya dan semisalnya lagi.” (Riwayat  Tirmidzi, Ibnu Majah dan Ad Darimi).

Orang beriman harus yakin, musibah bisa menjadi sebab dihapuskannya dosa.

وَمَا أَصَابَكُمْ مِنْ مُصِيبَةٍ فَبِمَا كَسَبَتْ أَيْدِيكُمْ وَيَعْفُو عَنْ كَثِيرٍ

“Dan apa saja musibah yang menimpa kamu  disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri, dan Allah memaafkan sebagian besar (dari kesalahan-kesalahanmu).” (QS: Asy Syura [42]: 30).

Selain itu, musibah merupakan hukuman yang disegerakan dalam rangka membersihkan dosa seorang hamba. Dari Anas bin Malik, Nabi ﷺ bersabda;

إذا أراد الله بعبده الخير عجل له العقوبة في الدنيا و إذا أراد بعبده الشر أمسك عنه بذنبه حتى يوافي به يوم القيامة

“Jika Allah menginginkan kebaikan pada hamba, Dia akan segerakan hukumannya di dunia. Jika Allah menghendaki kejelekan padanya, Dia akan mengakhirkan balasan atas dosa yang ia perbuat hingga akan ditunaikan pada hari kiamat.” (Riwayat Tirmidzi).

Sebagian salaf berkata, “Andaikata bukan karena musibah-musibah dunia, niscaya kita akan datang pada hari kiamat dalam keadaan bangkrut”.

Dengan mengetahui hikmah musibah, seharusnya umat Islam lebih giat dan berusaha keras untuk bersabar dan meraih pahala lewat musibah tersebut. Sebab, musibah bukan karena Allah benci dan tidak suka kepada hamba-Nya. Akan tetapi, semua itu hakikatnya adalah kasih sayang Allah kepada kaum Mukminin.*/Bahrul Ulum

Redaktur: Insan Kamil
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:bersabarcobaanmusibahpahala
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Mengkaji Akhir Zaman Seharusnya Begini
Tulisan selanjutnya Ateis yang Meyakini Kebenaran Islam Lewat Zakat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

ASN Jabar Bisa Dipecat Jika Terbukti Jadi Bagian Kelompok LGBT, Wagub Erwan Tegaskan Sanksi Terberat

Berita
13 Juli 2026 06:04
Kisah Yono, Tangan Kanan Ustadz Adi Hidayat yang Ogah Jadi Komisaris
Rusia Kirim Kembali Pekerjanya ke Pembangkit Nuklir Bushehr Iran
Waketum PBNU KH Zulfa Mustofa Luncurkan Kitab Ithafu Ummati Al Muqtafa Jelang Muktamar PBNU ke 35
Laporan Pesawat Kepresidenan AS Hadiah Qatar Bermasalah Berujung Pemanggilan Jurnalis New York Times

Terbaru

  • MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda
  • INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap
  • Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
  • MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
  • Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI
  • Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’
  • Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik
  • Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas
  • Relawan Bantuan di Gaza Syahid Dibom ‘Israel’ usai Gelar Nobar Piala Dunia
  • Pengangguran di China Lahirkan Industri Baru: Kantor untuk “Pura-pura Bekerja”

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaNone

Kurma Israel Beredar di Eropa dengan Label Palsu

20 Februari 2026 07:00
BeritaNone

Video: Pria Disabilitas di Nepal Viral Menjaga Masjid dari Serangan Kelompok Radikal

11 Februari 2026 05:26
None

“Kemunafikan Barat Terbongkar”: Celah Hukum Pernikahan Anak di AS Disorot Aktivis HAM

2 Februari 2026 19:30
None

Tolak Gabung ‘Dewan Perdamaian’, Jerman: Penyimpangan Sistem Internasional

23 Januari 2026 09:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?