Hidayatullah.com—Bertempat di Masjid Nurul Huda Islamic Center Universitas Sebelas Maret (UNS), hari Jum’at (14/03/2014) diresmikan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Ilmu Al Quran (IQ) oleh Rektor UNS Prof. Dr. Ravik Karsidi, MS.
Pelantikan pengurus UKM IQ – UNS berdasarkan SK Rektor No. 129/ UN27/ KM/ 2014 pada tanggal 13 februari 2014.
Berdirinya UKM IQ tak lain atas inisiatif dari rektor UNS, yang sebelumnya telah meluncurkan Gerakan Mahasiswa Menghafal Al-Qur’an (GEMMA) menjadi cikal bakal berdirinya UKM IQ.
“Tanggal 14 Maret 2014 merupakan hari dilantiknya satu UKM baru bernama UKM Ilmu Al-Qur’an. UKM ini adalah UKM yang ke-29 ditingkat Universitas Sebelas Maret. Kita perlu bangga dengan adannya UKM ini, dengan UKM inilah mahasiswa dapat lebih dekat dengan Al-Qur’an,” demikian disampaikan Prof. Dr. Ravik Karsidi dalam pesannya.
Menurutnya, setiap tahunya UNS mengadakan lomba MTQ, untuk tahun ganjil, lomba MTQ diadakan di tingkat nasional, dan di tahun genap, lomba MTQ diadakan ditingkat propinsi. UNS wajib mengirimkan mahasiswanya untuk mengikuti lomba tersebut.
“Mengikuti lomba bukan berarti sombong dan riya’, namun dengan lomba inilah kita bisa meniatkan diri untuk berdakwah. Generasi Qur’an, generasi kejayaan Islam. Kejayaan sangat erat kaitannya dengan peradaban Islam.”
Menurutnya, saat ini peradaban dunia dikuasai oleh Barat. Namun sekarang Barat pun sudah merasa khawatir karena peradaban Timur sudah memperlihatkan kemajuannya.
“Dalam mencapai kejayaan Islam kita perlu mempersiapkan diri yaitu dengan berbekal Al-Qur’an dan Ilmu yang telah kita pelajari,” lanjutnya.
Menurut rektor, tahun 2030-2040 diperkirakan, Asia akan menguasai peradaban, tahun ini adalah tahun-tahun kalian nanti, kelak di tahun ini kalian sudah harus menjadi orang yang berperan di negeri ini.
Tahun 2045 adalah sebutan untuk Indonesia Emas, atau seratus tahun Indonesia merdeka, di tahun inilah peradaban dan kejayaan timur akan lahir. Bagaimana menyongsong masa peradaban itu?
“Sudah pasti dengan kita berpegang pada Al-Qur’an. Selain kita belajar Al-Qur’an dan memahaminya, kita juga harus berakhlaqul karimah terhadap sekitar kita. Mari kita persiapkan diri, menghafal Al-Qur’an, dan memiliki kompetensi ilmu yang bagus, agar kita sejahtera lahir dan batin, sejahtera dunia dan akhirat. Kejayaan Islam, kejayaan Indonesia. Jadikan UKM Ilmu Qur’an ini sebagai tempat belajar, tempat mempersiapkan diri untuk menyongsong peradaban dan kejayaan Islam di masa depan.”*/kiriman Ihsan Al-Fida (Solo)